Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat melalui Air Bersih dan Penataan Lingkungan di Buntu Bebo Tana Toraja
Sari
ABSTRAK
Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (community-based tourism/CBT) merupakan strategi penting dalam mendorong pembangunan wilayah berkelanjutan, namun keberhasilannya juga dipengaruhi oleh ketersediaan infrastruktur dasar dan kualitas lingkungan. Objek Wisata Buntu Bebo masih menghadapi keterbatasan pada penyediaan air bersih dan kebersihan kawasan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan wisata melalui pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dengan perencanaan sistem air bersih dan penataan lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui survei, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta penerapan teknologi tepat guna dengan melibatkan ±25–30 peserta. Hasil menunjukkan bahwa sistem air bersih kombinasi pompa dan gravitasi mampu memenuhi kebutuhan air sebesar ±1.000–1.500 liter per hari, penataan kawasan meningkatkan kebersihan dari ±40% menjadi ±80%, serta sosialisasi meningkatkan pemahaman masyarakat hingga ±70%. Secara keseluruhan, integrasi perencanaan teknis dan pemberdayaan masyarakat terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pengelolaan wisata berbasis CBT. Oleh karena itu, diperlukan implementasi berkelanjutan sistem air bersih serta penguatan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat untuk mendukung keberlanjutan destinasi wisata.
Kata Kunci: Community-Based Tourism, Sistem Air Bersih, Partisipasi Masyarakat, Penataan Kawasan, Wisata Berkelanjutan.
ABSTRACT
Community-based tourism (CBT) has been an important strategy in promoting sustainable regional development; however, its success has also been influenced by the availability of basic infrastructure and environmental quality. The Buntu Bebo Tourism Site still faced limitations in clean water supply and environmental cleanliness. This study aimed to improve the quality of tourism area management through a community empowerment approach integrated with clean water system planning and environmental arrangement. The method used was a participatory approach involving field surveys, socialization, training, assistance, and the application of appropriate technology with approximately 25–30 participants. The results showed that the clean water system using a combination of pumping and gravity flow was able to meet water demand of approximately 1,000–1,500 liters per day, environmental arrangement improved cleanliness from approximately 40% to 80%, and socialization increased community understanding by approximately 70%. Overall, the integration of technical infrastructure planning and community empowerment proved to be effective in improving CBT-based tourism management. Therefore, further implementation of the clean water system and strengthening of community-based environmental management were required to support sustainable tourism development.
Keywords: Community-Based Tourism, Clean Water System, Community Empowerment, Environmental Cleanliness, Tourism Management.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Agustiar, T. A., Mujahidah, Z., Novita, Y., & Rahma. (2025). Community Based Tourism (Cbt) Dan Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan Di Desa Wisata Koto Mesjid, Kampar. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(3), 5388–5392. Doi.Org/10.24961/J.Tek.Ind.Pert.2018.28.1.17
Aritonang, J. I., Darwis, R. S., & Santoso, M. B. (2024). Pengelolaan Sampah Berbasis Stakeholders Di Daerah Pariwisata. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 7(1), 13–22. Jurnal.Unpad.Ac.Id/Focus/Article/Viewfile/55410/23083
Arsyad, Y. (2025). Pariwisata Berbasis Komunitas Sebagai Strategi Pemberdayaan: Tinjauan Konseptual Dari Perspektif Pendidikan Nonformal. Jurnal Pendidikan Untuk Semua, 9(2), 75–88. Https://Doi.Org/10.26740/Jpus.V9n2.P75-88
Chesa Fabita, C., Lisa, Lubis, L., & Musleh, M. (2024). Analisis Pengelolaan Pariwisata Berbasis Masyarakat Community-Based Tourism Di Wisata Alam Geni Langit, Kecamatan Pancol, Kabupaten Magetan. Jurnal Pariwisata Indonesia, 20(1), 11–24. Https://Doi.Org/10.53691/Jpi.V20i1.418
E-Commerce, S. M. P., Adi, A. F., Ndari, P. W., Suyani, S., Meyana, Y. E., & Aprilia, R. (2025). Pendampingan Masyarakat Dalam Pemasaran Desa Wisata Sasak Ende. 30–36. Https://Journal.Ppicurug.Ac.Id/Index.Php/Jpkm/Article/View/1344
Ermayanti, E., Rahman, F., & Irwandi, A. (2025). Community-Based Tourism Development And Commodificiation In Sarugo Tourism Village. Humaniora, 15(2), 149–160. Https://Doi.Org/10.21512/Humaniora.V15i2.12043
Fatima, A. I., & Hardjati, S. (2025). Community Based Tourism As A Strategy For Empowerment And Community Welfare Improvement In Bandar Kidul Weaving Village, Kediri. Jurnal Kebijakan Publik, 16(3), 174–181. Dx.Doi.Org/10.31258/Jkp.V16i3.8845
Firmansyah, B. F., & Fakhruddin, F. (2025). Pengelolaan Desa Wisata Berbasis Community-Based Tourism Pada Desa Wisata Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Tamasya : Jurnal Pariwisata Indonesia, 2(2), 92–106. Doi.Org/10.62383/Tamasya.V2i2.413
Gayo, L., & Katonge, J. H. (2025). The Impacts Of Community-Based Tourism On Local Livelihoods In Communities Adjacent To National Parks In Northern Tanzania. Cogent Social Sciences, 11(1). Https://Doi.Org/10.1080/23311886.2025.2569757
Nabila, B., Widiyanto, M. K., & Ismail, H. (2025). Penerapan Community Based Tourism Untuk Meningkatkan Wisatawan Dalam Pengembangan Wisata Kota Lama Surabaya. Praja Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 5(01), 68–84. Doi.Org/10.69957/Praob.V5i01.2141
Purnomo, A. (2025). Future Research Opportunity Of Community-Based Tourism. International Journal Of Sustainable Competitiveness On Tourism, 4(01), 13–23. Https://Doi.Org/10.34013/Ijscot.V4i01.1728
Singgalen, Y. A., & Prasadja, H. (2025). Pariwisata Berbasis Komunitas. Widina Media Utama. Https://Repository.Penerbitwidina.Com/Media/Publications/593346-Pariwisata-Berbasis-Komunitas-18523395.Pdf
Sombolinggi, A. T., Bua’, R. T., & Arrang, A. T. (2026). Inovasi Awal Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat Di Lembang Saluallo, Kecamatan Sangalla Utara, Kabupaten Tana Toraja. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Jpkm) Langit Biru Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, 07(01), 55–62. Https://Journal.Ppicurug.Ac.Id/Index.Php/Jpkm/Article/View/1571/800
Sumandi, S., & Rizkikadduhani, A. (2025). Empowering Communities Through Sustainable Tourism. Advances In Tourism Studies, 2(1), 38–50. Https://Doi.Org/10.53893/Ats.V2i1.50
Tohopi, R., Ngabito, F. M., & Mukdin, N. B. (2025). Implementasi Community-Based Tourism Sebagai Strategi Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 11(1), 159–171. Https://Doi.Org/10.23887/Jiis.V11i1.94077
Wibisono, G., & Pradini, G. (2025). Gastrodiplomacy In Action: The Role Of The Indonesian Embassy In Promoting Indonesian Coffee At The Le Printemps Du Café Event In Tunis, Tunisia. Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas Dan Perjalanan, 9(1), 1–13. Https://Doi.Org/10.34013/Jk.V9i1.1662
DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i5.25485
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung

Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Panduan Penulisan





