Efektivitas Home Visit Dalam Penanganan Stunting di Desa Bojongloa, Kabupaten Bandung: Studi Kasus

Fadlan Baihaqi, Khaira Nafisa Sukma, Cahya Febriyanti, Riska Putri Handayani, Titis Kurniawan

Sari


ABSTRAK

 

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Indonesia. Di Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, teridentifikasi 69 kasus stunting dari 1.169 balita, dengan konsentrasi tertinggi di RW 12. Permasalahan ini dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan ibu tentang gizi, pola asuh yang belum optimal, kondisi sanitasi yang kurang memadai, serta keterbatasan ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan stunting serta menganalisis efektivitas intervensi berbasis kunjungan rumah (home visit) dalam meningkatkan status gizi balita di Desa Bojongloa, Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode intervensi kunjungan rumah yang dilaksanakan dua kali seminggu selama empat minggu (10 November – 4 Desember 2025) terhadap 11 balita stunting di RW 12. Intervensi meliputi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) tinggi protein hewani, edukasi pola asuh responsif, serta pemantauan antropometri secara berkala. Sebagian besar subjek penelitian (72,7%) menunjukkan respons positif terhadap intervensi, dengan total peningkatan berat badan sebesar 5,41 kg dan rerata kenaikan 0,49 kg per anak. Peningkatan tertinggi ditunjukkan oleh balita MA dengan kenaikan berat badan dari 8,0 kg menjadi 9,9 kg disertai penambahan tinggi badan 7 cm. Selain parameter fisik, terjadi perbaikan perilaku hidup sehat pada keluarga, di antaranya seluruh keluarga menerapkan kebiasaan cuci tangan pakai sabun dan perbaikan pola istirahat pada 8 rumah tangga. Intervensi terpadu berbasis kunjungan rumah yang mengombinasikan PMT, edukasi gizi, dan pemantauan rutin terbukti efektif memberikan dampak terukur terhadap peningkatan status gizi balita stunting dalam jangka pendek. Keberlanjutan program melalui penguatan peran kader kesehatan dan dukungan lintas sektor diperlukan untuk mempertahankan hasil intervensi jangka panjang.

 

Kata Kunci: Stunting, Kunjungan Rumah, Pemberian Makanan Tambahan, Pola Asuh.

 

 

ABSTRACT

 

Stunting remained a chronic nutritional challenge in Indonesia's public health development. In Bojongloa Village, Rancaekek District, Bandung Regency, 69 stunting cases were identified among 1,169 children under five, with the highest concentration in RW 12. Contributing factors included low maternal nutritional knowledge, suboptimal childcare practices, inadequate sanitation, and household economic constraints. This study aimed to identify stunting determinants and analyze the effectiveness of a home visit-based intervention in improving the nutritional status of stunted children in Bojongloa Village. A case study approach was employed with home visit interventions conducted twice weekly for four weeks (November 10 – December 4, 2025) involving 11 stunted children in RW 12. Interventions included high-protein supplementary feeding (PMT), responsive parenting education, and periodic anthropometric monitoring. Most of the subjects (72.7%) responded positively to the intervention, with a total weight gain of 5.41 kg and a mean increase of 0.49 kg per child. The most significant improvement was observed in child MA, whose weight increased from 8.0 kg to 9.9 kg with a height gain of 7 cm. Beyond physical parameters, healthy behavioral improvements were recorded, including universal adoption of handwashing with soap and improved sleep patterns in 8 households. A comprehensive home visit-based intervention combining supplementary feeding, nutritional education, and routine monitoring proved effective in producing measurable short-term improvements in stunted children's nutritional status. Program sustainability through strengthened community health worker roles and cross-sector support was essential for long-term outcomes.

 

Keywords: Stunting, Home Visit, Supplementary Feeding, Parenting Practices.


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Arief, M. R., Hidayat, T., & Kurniasih, D. (2025). Socioeconomic And Environmental Determinants Of Stunting Among Children Under Five In Rural Indonesia. Journal Of Public Health And Nutrition, 14(1), 23–35.

Arief, Y. S., Yunita, F. C., Efendi, F., Murti, F. A. K., Pradipta, R. O., & Mckenna, L. (2025). Social And Environmental Determinants Of Childhood Stunting In Indonesia: National Cross-Sectional Study. Jmir Pediatrics And Parenting, 8, Article E68918. Https://Doi.Org/10.2196/68918

Azriani, D., Putri, R. M., & Kurniawan, A. (2024). Environmental Sanitation And Its Association With Stunting Incidence Among Children Under Five In Rural Areas. Journal Of Public Health Research, 13(2), 145–156.

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2022). A Review Of Child Stunting Determinants In Indonesia. Advances In Nutrition, 13(4), 1138–1151. Https://Doi.Org/10.1093/Advances/Nmac009

Ginting, S., Lestari, W., & Pratama, R. (2026). Community-Based Intervention Strategies In Reducing Stunting Prevalence: A Systematic Review. International Journal Of Environmental Research And Public Health, 23(1), 112–125.

Gusnedi, G., Nindrea, R. D., Purnakarya, I., Umar, H. B., Andrafikar, Syafrawati, Asrawati, Susilowati, A., Novianti, Masrul, & Lipoeto, N. I. (2023). Risk Factors Associated With Childhood Stunting In Indonesia: A Systematic Review And Meta-Analysis. Asia Pacific Journal Of Clinical Nutrition, 32(2), 184–195.

Kementerian Kesehatan Ri. (2023). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (Ssgi) Tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Https://Upk.Kemkes.Go.Id/New/Kementerian-Kesehatan-Rilis-Hasil-Survei-Status-Gizi-Indonesia-Ssgi-Tahun-2022

Khatimah, N. H., & Avila, D. Z. (2024). Determinants Influencing The Prevalence Of Stunting In Toddlers. Indonesian Journal Of Global Health Research, 7(4), 1679–1686. Https://Doi.Org/10.37287/Ijghr.V7i4.6245

Lede, R. R., Susanto, B. H., & Yuniastuti, T. (2025). Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Mahaleta Kabupaten Maluku Barat Daya Provinsi Maluku. Jurnal Berita Kesehatan, 18(2), 99–107. Https://Doi.Org/10.58294/Jbk.V18i2.304

Maigoda, T., Rizal, A., & Natan, O. (2024). Pemberdayaan Kader Dalam Deteksi Dini Dan Konseling Balita Stunting Di Wilayah Puskesmas Beringin Raya, Kota Bengkulu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia, 3(2), 2553. Https://Doi.Org/10.34011/Jpmki.V3i2.2553

Mulyaningsih, T., Mohanty, I., Widyaningsih, V., Gebremedhin, T. A., Miranti, R., & Wiyono, V. H. (2021). Beyond Personal Factors: Multilevel Determinants Of Childhood Stunting In Indonesia. Plos One, 16(11), Article E0260265.

Nugroho, H., Santoso, B., & Rahmawati, D. (2026). Determinants Of Stunting And Its Long-Term Impact On Child Development In Indonesia. Bmc Nutrition, 12(1), 55–67.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting. (2021). Https://Peraturan.Bpk.Go.Id/Details/174964/Perpres-No-72-Tahun-2021

Permatasari, A. D., Wulandari, S., & Fitriani, E. (2023). Context-Specific Determinants Of Stunting In Indonesian Children: A Cross-Sectional Study. Kesmas: National Public Health Journal, 18(2), 89–98.

Permatasari, T. A. E., Chadirin, Y., Ernirita, Elvira, F., & Putri, B. A. (2023). The Association Of Sociodemographic, Nutrition, And Sanitation On Stunting In Children Under Five In Rural Area Of West Java Province In Indonesia. Journal Of Public Health Research, 12(3). Https://Doi.Org/10.1177/22799036231197169

Pertiwi, A. N. A. M., & Hendrati, L. Y. (2023). Literature Review: Analisis Penyebab Kejadian Stunting Pada Balita Di Provinsi Jawa Timur [Literature Review: Analysis Of The Causes Of Stunting In Toddlers In East Java Province]. Amerta Nutrition, 7(2sp), 320–327. Https://Doi.Org/10.20473/Amnt.V7i2sp.2023.320-327

Pingge, Y. A. U., Mirasa, Y. A., & Winarti, E. (2023). Pemberian Pmt Modifikasi Berbasis Kearifan Lokal Pada Balita Stunting. Sci-Tech Journal, 2(2), 245–251. Https://Doi.Org/10.56709/Stj.V2i2.106

Rahim, F. K., Arifiati, N., Suryani, S., Lintang, S., Agustina, A., & Veronika, R. (2023). Peningkatan Kapasitas Kader Tentang Penanggulangan Stunting Di Desa Pamengkang Kecamatan Kramatwatu. Jurnal Pemberdayaan & Pendidikan Kesehatan, 3(1), 976. Https://Doi.Org/10.34305/Jppk.V3i01.976

Ravimasitah, Safrida, Fanany, I., & Dessritina, P. (2025). Edukasi Gizi Seimbang Sebagai Upaya Pencegahan Dan Penatalaksanaan Gizi Kurang Pada Balita. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala, 5(2), 1795–1800. Https://Doi.Org/10.51574/Patikala.V5i2.3890

Sari, M. P. (2026). Maternal Knowledge And Feeding Practices As Predictors Of Stunting Among Children Under Five. Malaysian Journal Of Nutrition, 32(1), 89–102.

Simamora, M., Sipayung, R., Sinaga, J., & Sutrisna, A. A. (2023). Kejadian Stunting Dengan Kemampuan Kognitif Anak Usia Sekolah. Jurnal Online Keperawatan Indonesia, 6(1), 29–36. Https://Doi.Org/10.51544/Keperawatan.V6i1.4304

Suratri, M. A. L., Putro, G., Rachmat, B., Nurhayati, Ristrini, Pracoyo, N. E., Yulianto, A., Suryatma, A., Samsudin, M., & Raharni. (2023). Risk Factors For Stunting Among Children Under Five Years In The Province Of East Nusa Tenggara (Ntt), Indonesia. International Journal Of Environmental Research And Public Health, 20(2), Article 1640. Https://Doi.Org/10.3390/Ijerph20021640

Suryana, E. A., & Azis, M. (2023). The Potential Of Economic Loss Due To Stunting In Indonesia. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 8(1), 52–65. Https://Doi.Org/10.7454/Eki.V8i1.6796

Togatorop, V. E., Rahayuwati, L., Susanti, R. D., & Tan, J. Y. (2024). Stunting Predictors Among Children Aged 0–24 Months In Southeast Asia: A Scoping Review. Revista Brasileira De Enfermagem, 77(2), Article E20220625.

Unicef. (2025). The State Of The World's Children 2025: Child Nutrition And Development. United Nations Children's Fund.

Veronica, S. Y., Destiana, E., Komariah, S., Putri, W. E., Fadilah, I. N., Hestina, N., Dewi, T. N., Juliani, D., Riskiani, D., & Siskarina, A. (2025). Pemberian Makanan Tambahan (Pmt) Berbasis Pangan Lokal Untuk Pencegahan Dan Penanganan Wasting Dan Stunting Pada Balita Di Desa Rejosari Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(6), 2889–2897. Https://Doi.Org/10.59837/Jpmba.V3i6.2833

World Health Organization, Unicef, & World Bank Group. (2023). Levels And Trends In Child Malnutrition: Unicef/Who/World Bank Group Joint Child Malnutrition Estimates: Key Findings Of The 2023 Edition. World Health Organization. Https://Www.Who.Int/Publications/I/Item/9789240073791




DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i9.27298

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung


Creative Commons License
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.