Implementasi Penyuluhan Faktor Risiko dan Deteksi Dini Kanker Serviks Berbasis Cervicheck sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran dan Cakupan Skrining Pada Wanita Usia Subur di Desa Slamet Kecamatan Tumpang

Indah Mauludiyah, Miftakhul Mahfirah Ermadona, Eva Inayatul Faiza, Riski Akbarani, Edi Murwani, Nanik Susanti, Lilik Winarsih, Dian Hanifah

Sari


ABSTRAK

 

Kanker serviks masih menjadi penyebab utama kematian akibat kanker pada perempuan di Indonesia, dengan cakupan deteksi dini yang masih rendah, terutama di wilayah pedesaan seperti Desa Slamet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi wanita usia subur (WUS) dalam deteksi dini kanker serviks melalui penyuluhan faktor risiko dan pendampingan skrining mandiri berbasis aplikasi CerviCheck. Kegiatan dilaksanakan pada 55 WUS di Desa Slamet melalui penyuluhan interaktif, pendampingan pengisian skrining mandiri pada aplikasi CerviCheck (cervicheck.my.id), serta motivasi rujukan pemeriksaan IVA/Pap Smear, dengan evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Partisipasi deteksi risiko mandiri melalui CerviCheck meningkat dari 40,0% menjadi 100,0%, dengan 30,9% peserta teridentifikasi berisiko sedang. Cakupan skrining IVA/Pap Smear meningkat dari 21,8% menjadi 49,1%, mengidentifikasi 14,5% kasus IVA radang dan 1,8% erosi serviks. Rata-rata skor pengetahuan meningkat signifikan dari 63,6% (pre-test) menjadi 95,5% (post-test), dengan 96,4% peserta mencapai target skor ≥80% pada post-test; peningkatan terbesar terjadi pada pemahaman risiko KB hormonal jangka panjang (+47,3 poin) dan keamanan takaran konsumsi herbal (+49,1 poin), sementara status imunisasi HPV tidak berubah (tetap 94,5% belum lengkap). Penyuluhan faktor risiko dan pendampingan CerviCheck efektif meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan cakupan skrining kanker serviks hingga melampaui target luaran, tetapi diperlukan penguatan berkelanjutan pada aspek aksesibilitas imunisasi HPV yang belum tersentuh oleh penyuluhan.

 

Kata Kunci: Kanker Serviks, Cervicheck, Deteksi Dini, Penyuluhan, Skrining IVA

 

 

ABSTRACT

 

Cervical cancer remains a leading cause of cancer death among women in Indonesia, with early detection coverage remaining low, particularly in rural areas such as Slamet Village, Tumpang, Malang Regency. To increase awareness, knowledge, and participation of women of reproductive age (WRA) in early detection of cervical cancer through risk-factor counselling and assisted self-screening using the CerviCheck application. The activity involved 55 WRA in Slamet Village through interactive counselling, assisted self-screening via the CerviCheck application (cervicheck.my.id), and referral motivation for IVA/Pap Smear examination, evaluated using pre-test and post-test questionnaires. Self-screening participation through CerviCheck increased from 40.0% to 100.0%, with 30.9% of participants identified as moderate risk. IVA/Pap Smear screening coverage increased from 21.8% to 49.1%, identifying 14.5% cervicitis and 1.8% cervical erosion. Mean knowledge scores rose markedly from 63.6% (pre-test) to 95.5% (post-test), with 96.4% of participants reaching the ≥80% target score post-test; the largest gains were in understanding long-term hormonal contraceptive risk (+47.3 points) and safe herbal dosing (+49.1 points), while HPV immunization status remained unchanged (94.5% still incomplete). Risk-factor counselling combined with CerviCheck-assisted screening effectively increased knowledge, awareness, and screening coverage for cervical cancer beyond the targeted outcome, although continued reinforcement is needed regarding HPV immunization accessibility, which counselling alone could not address.

 

Keywords: Cervical Cancer, Cervicheck, Early Detection, Counselling, IVA Screening


Kata Kunci


kanker serviks, CerviCheck, deteksi dini, penyuluhan, skrining IVA

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Dewi, S. U., Suhaid, D. N., Mauludiyah, I., Pattypeilohy, A., Darmapatni, M. W. G., Lindayani, I. K., Badi’ah, A., Munizar, Sinarsari, N. M., Suarniti, N. W., Hasanah, N., & Amir, S. M. (2024). Tatalaksana kanker serviks. CV. Media Sains Indonesia.

Ermadona, M. M., & Mauludiyah, I. (2023). Pelatihan pemanfaatan tanaman herbal dan akupresure dalam mengurangi nyeri pinggang pada ibu PKK RT.07 RW.005 Kelurahan Ardimulyo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 1(4), 379–383. https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i4.55

Ermadona, M. M., Mauludiyah, I., & Hidayati, U. N. (2024). Upaya peningkatan deteksi dini kanker payudara melalui edukasi berbasis praktik pada ibu Dasa Wisma Desa Ardimulyo. Jurnal Abdi Masyarakat, 8(1), 101–109. https://doi.org/10.30737/jaim.v8i1.6175

Hendriani, D., Choirunissa, R., Jufrizal, Mauludiyah, I., Hazanah, S., Nitsae, V., Janah, E. N., Ruki, M. N., Maria P., D., Yobel, S., Ardyanti, D., Chifdhillah, N. A., Ratnaningsih, T., Purba, J. L. A., & Lestari, V. (2024). Pembinaan usaha kesehatan sekolah. CV. Media Sains Indonesia.

International Agency for Research on Cancer. (2022). Cervical cancer screening guidelines. IARC-WHO.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman nasional penanggulangan kanker serviks dan kanker payudara. Kemenkes RI.

Mago, H. C., Kok, T., & Santosa, W. N. (2022). Profil faktor risiko dan sosiodemografis kanker serviks: Sebuah kajian sistematis.

Mauludiyah, I., dkk. (2024). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya preventif komplementer dalam asuhan kebidanan. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi.

Mauludiyah, I., Ermadona, M. M., & Pitoyo, A. Z. (2024). Comprehensive evaluation of cervical cancer risk questionnaires: Analyzing demographic, behavioral, environmental dimensions. Menara Medika, 7(1), 174–187. https://doi.org/10.31869/mm.v7i1.5928

Mauludiyah, I., dkk. (2024). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya preventif komplementer dalam asuhan kebidanan. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi. [Dikutip dari Laporan Kegiatan PkM “Implementasi CerviCheck Berbasis Machine Learning dan Edukasi Herbal Alami dalam Pencegahan Kanker Serviks”, STIKes Kendedes Malang, 2026; belum dapat diverifikasi independen melalui penelusuran basis data daring.]

Mauludiyah, I., dkk. (2025). Validasi model prediksi risiko kanker serviks berbasis machine learning pada wanita usia subur. Jurnal Kesehatan Reproduksi (SINTA).

Mauludiyah, I., Akbarani, R., Faiza, E. I., Hanifah, D., & Ermadona, M. M. (2025). Peningkatan kesadaran akan dampak negatif monosodium glutamat dan aditif pengawet dalam pangan: Pendekatan edukatif untuk perlindungan pertumbuhan dan perkembangan anak melalui program pengabdian masyarakat. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 8(2), 1107–1118. https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i2.17804

Mauludiyah, I., dkk. (2025). Validasi model prediksi risiko kanker serviks berbasis machine learning pada wanita usia subur. Jurnal Kesehatan Reproduksi (SINTA). [Dikutip dari Laporan Kegiatan PkM “Implementasi CerviCheck Berbasis Machine Learning dan Edukasi Herbal Alami dalam Pencegahan Kanker Serviks”, STIKes Kendedes Malang, 2026; belum dapat diverifikasi independen melalui penelusuran basis data daring.]

Tim Pengabdi STIKes Kendedes Malang. (2026). Laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat: Implementasi CerviCheck berbasis machine learning dan edukasi herbal alami dalam pencegahan kanker serviks. STIKes Kendedes Malang.

World Health Organization. (2020). Global strategy to accelerate the elimination of cervical cancer as a public health problem. WHO.




DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i10.27613

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung


Creative Commons License
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.