Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Pada Remaja Putri melalui Skrining Kesehatan Terpadu

Atik Purwandari, Sjenny O Tuju, Sandra GJ Tombokan

Sari


ABSTRAK

 

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Faktor risiko PTM dapat mulai muncul pada usia remaja sehingga diperlukan deteksi dini dan edukasi kesehatan bagi mahasiswi. Meningkatkan deteksi dini faktor risiko PTM pada mahasiswi melalui skrining kesehatan dan edukasi kesehatan. Kegiatan dilakukan melalui skrining kesehatan pada 165 mahasiswi yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, hemoglobin, glukosa darah, indeks massa tubuh (IMT), lingkar lengan atas (LiLA), serta pemeriksaan kesehatan gigi pada 43 peserta. Seluruh peserta memperoleh edukasi kesehatan, konsultasi hasil pemeriksaan, dan rekomendasi tindak lanjut. Sebanyak 52,7% peserta mengalami pra hipertensi, 13,9% hipertensi ringan, dan 1,8% hipertensi sedang–berat. Risiko kekurangan energi kronis ditemukan pada 13,3% peserta. Anemia dialami oleh 39,4% peserta, sedangkan 1,2% memiliki kadar glukosa darah yang mengarah pada pradiabetes. Pemeriksaan kesehatan gigi menunjukkan 79,1% dari 43 peserta mengalami karies. Skrining kesehatan dan edukasi berhasil mengidentifikasi faktor risiko PTM pada mahasiswi sejak dini serta menjadi dasar pengembangan program skrining berkala dan promosi kesehatan untuk mendukung terwujudnya kampus sehat.

 

Kata Kunci: Deteksi Dini, Penyakit Tidak Menular, Skrining Kesehatan, Mahasiswi, Pendidikan Kesehatan, Kampus Sehat.

 

 

ABSTRACT

 

Non-communicable diseases (NCDs) are a leading cause of morbidity and mortality in Indonesia. Risk factors for NCDs may develop during adolescence, highlighting the need for early detection and health education among female university students. To improve the early detection of NCD risk factors among female university students through health screening and health education. This community service program involved health screening of 165 female university students, including measurements of blood pressure, hemoglobin, blood glucose, body mass index (BMI), and mid-upper arm circumference (MUAC). Oral health examinations were conducted for 43 participants. All participants received health education, counseling on screening results, and recommendations for follow-up care. The screening revealed that 52.7% of participants were classified as prehypertensive, 13.9% had stage 1 hypertension, and 1.8% had moderate to severe hypertension. A total of 13.3% were at risk of chronic energy deficiency based on MUAC measurements. Anemia was identified in 39.4% of participants, while 1.2% had blood glucose levels indicative of prediabetes. Oral health examinations showed that 79.1% of the 43 examined participants had dental caries. Health screening and education successfully identified NCD risk factors among female university students at an early stage. The findings provide a basis for implementing regular health screening and sustainable health promotion programs to support the development of a healthy campus.

 

Keywords: Early Detection, Non-Communicable Diseases, Health Screening, Female University Students, Health Education, Healthy Campus.


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


American Diabetes Association Professional Practice. (2024). Diagnosis and classification of diabetes: Standards of Care in Diabetes—2024’, Diabetes Care, 47(Supplement 1). S20–S42. https://doi.org/doi: 10.2337/dc24-S002.

Annisa Uami, Dodik, B., Ali, K., Mira, D., Ikeu, E., R, M. K., Abanti, Z., & R, M. L. (2020). Awareness about Anaemia and Weekly Iron-Folic Acid Supplementation ( WIFAS ) among School-Going Adolescent Girls and Parents in East Java and East Nusa Tenggara , Indonesia. 111–117.

Comellas Sáenz, M., Esqué Boldú, S. and Juvinyà Canal, D. (2025). Health promoting universities: A scoping review’, Health Promotion. Journal of Australia, 36(2), e939. https://doi.org/10.1002/hpja.939.

Fauzi, A., Rahman, H. dan Lestari, S. (2025). Penguatan Perguruan Tinggi sebagai Motor Pemberdayaan Masyarakat di Era Digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi, 4(1), hal.

Kemdiktisaintek. (2025). Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026.

Kemdiktisaintek. (2026a). Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026. Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Kemdiktisaintek. (2026b). Peluncuran Kosabangsa 2026 Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi Hadirkan Solusi Berdampak bagi Masyarakat. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Nutrition Action: Healthy Movement for Teens. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Buku Saku Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil dan Remaja Putri. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Direktorat Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak. ISBN 978-623-301-388-8. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Direktorat Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2026). Anemia pada remaja putri: tantangan pencegahan melalui konsumsi Tablet Tambah Darah. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, 16 March. Available at: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (Accessed: 8 August 2026).

Pratama, R. (2024). Monitoring dan Evaluasi Metode Logical Framework dalam Program Pemberdayaan Masyarakat.

Solihat, I., Maryani, D. dan Nugraha, A. (2025). Peran Perguruan Tinggi dan Kemitraan Masyarakat dalam Memperkuat Kewirausahaan serta UMKM. Socius. Jurnal Penelitian Sosial, 12(2), hal.

Vidiawati, D., Werdhani, R. A., Sahar, J., & Ekawati, F. M. (2025). Excess body weight and its associated factors among first-year health sciences university students in Indonesia. 1–11. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0322773

WHO. (2023a). Accelerating anaemia reduction. World Health Organization.

WHO. (2023b). Daily iron supplementation in adult women and adolescent girls. Geneva: World Health Organization.

WHO. (2023c). Global breast cancer initiative implementation framework: assessing, strengthening and scaling up of services for the early detection and management of breast cancer: executive summary. World Health Organization.

WHO. (2024a). Noncommunicable diseases. (Available at: WHO – Noncommunicable diseases (Accessed: 8 August 2026). (ed.)). World Health Organization.

WHO. (2024b). Physical activity. World Health Organization.

WHO. (2025a). Hypertension. World Health Organization.

WHO. (2025b). Obesity and overweight. World Health Organization.

Wibowo, T. (2022). Sosialisasi Mata Kuliah dan Indikator Keberhasilan Pemberdayaan Masyarakat berbasis Mitra.




DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i10.27714

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung


Creative Commons License
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.