Efektifitas Progressive Muscle Relaxation (PMR) Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Banjarsari Serang Banten

M Arifki Zainaro* -  Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati, Indonesia
Sekardhyta Ayuning Tias -  Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati
Rahma Elliya -  Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati, Indonesia

ABSTRAK

Hipertensi merupakan suatu keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari sama dengan 140 mmHg dan diastolik lebih dari sama dengan 90 mmHg. Beberapa penanganan dalam hipertensi yaitu penanganan non farmakologis yaitu teknik relaksasi napas dalam, pijat refleksi kaki, hipnoterapi dan relaksasi otot progresif (Progressive Muscle Relaxation), beberapa keistimewaan dari teknik relaksasi otot profresif ini yaitu menurunkan ketegangan otot, sakit kepala, menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic. Tujuan penelitian, untuk mendapatkan pengalaman dan kompetensi lebih dalam pemberian asuhan keperawatan komprehensif pemberian terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR)  terhadap penurunan tekanan darah. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan demonstrasi terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR). Terdapat penurunan tekanan darah setelah dilakukan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) pada penderita hipertensi. Dengan demikian, terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) sangat efektif dalam menurunkan tekanan darah.

                                                                                            

Kata Kunci: Progressive Muscle Relaxation (PMR), Hipertensi, Tekanan Darah

 

ABSTRACT

Hypertension is a state of increased systolic blood pressure of more than 140 mmHg and diastolic more than equal to 90 mmHg. Some treatments in hypertension are non-pharmacological treatments namely deep breathing relaxation techniques, foot reflexology massage, hypnotherapy and progressive muscle relaxation (Progressive Muscle Relaxation). diastolic. The goal of the study was to gain more experience and competence in the provision of comprehensive nursing care in the provision of Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy for reducing blood pressure. The activities carried out in the form of counseling using leaflets and demonstrations of Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy. There is a decrease in blood pressure after Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy in patients with hypertension. Thus, Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy is very effective in lowering blood pressure.

 

Keywords: Progressive Muscle Relaxation (PMR), Hypertension, Blood Pressure

Kata Kunci : Progressive Muscle Relaxation; PMR; Hipertensi; Tekanan Darah

  1. Mubarrak, dkk. (2012). Ilmu Keperawatan Komunitas 2; Konsep Dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Medika
  2. Friedman, Marilyn M dkk. (2010). Buku Ajar : Keperawatan Keluarga Riset, Teori &Praktik. Jakarta : EGC
  3. Muttaqin. (2009). Pengantar Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular. Jakarta: Salemba Medika
  4. Nurarif & Kusuma. (2015). Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis & NANDA NIC-NOC. Jogjakarta : MediAction
  5. Harmoko, (2012). Asuhan Keperawatan Keluarga. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  6. Udjianti, W. J. (2010). Keperawatan Kardiovaskuler. Jakarta: Salemba Medika
  7. Ismudiati, Lily. (2004). Buku Ajar Kardiologi. Jakarta : FKUI
  8. Muttaqin, A. Editor Nurachmach, E. (2009). Asuhan Keperawatan Klien Gangguan Sistem Kardiovaskuler. Jakarta: Salemba Medika.
  9. Nanda. (2014). Diagnosis Keperawatan Definisi dan Klasifikasi 2012-2014. Jakarta : EGC
  10. Patricia A. Potter, Anne G. Perry. Editor dr. Dripa Sjabana. (2009). Fundamentals of Nursing Fundamental Keperawatan Buku 1 Edisi 7. Jakarta : Salemba Medika
  11. Kemenkes RI. (2014). Info Data Dan Informasi Kesehatan Indonesia Tahun 2013. Jakarta : Kemenkes RI.
  12. Wijaya, Andra S &Putri, Yesi M. (2013). Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta: Nuha Medika
  13. Brunner & Suddarth. (2015). Keperawatan Medikal Bedah Edisi 12. Jakarta : ECG.
  14. Smeltzer, Suzanne C, Brenda G bare. (2005). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Brunner & Suddarth Edisi 8 Vol 2 alih bahasa
  15. Muttaqin A. (2014). Pengantar Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular. Jakarta: Salemba Medika
  16. Nurarif & Kusuma. (2013). Asuhan Keperawatan berdasarkan Diagnosa Medis & NANDA NIC-NOC. Jogjakarta : MediAction
  17. Dinas Kesehatan Provinsi Banten Tahun 2019. (2019). Profil Kesehatan Provinsi Banten. Banten.
  18. Akhriansyah. M. (2018). Pengaruh Progressive Muscle Relaxation (PMR) terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Panti Sosial Tresna Werdha Palembang Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2018. Diakses Tanggal 13 April 2020. Pukul 11.57 Wib.
  19. Rusnoto. Dkk. (2016). Pengaruh Terapi Progressive Muscle Relaxation Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Prolanis. Diakses Tanggal 13 April 2020. Pukul 11.59 Wib.
  20. Rahmawati. Dkk. (2018). Efektifitas Progressive Muscle Relaxation (PMR) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Diakses Tanggal 19 April 2020. Pukul 08.52 Wib.
  21. Setyaningrum. Dkk. (2018). Efektifitas Progressive Muscle Relaxation Dengan Zikir Terhadap Penurunan Tekanan Darah dan Penurunan Tingkat Stres Pada Penderita Hipertensi. Diakses Tanggal 19 April 2020. Pukul 22.02 Wib.
  22. Sulistyani. Dkk. (2015). Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Esensial. Diakses Tanggal 19 April 2020. Pukul 15.06 Wib.
  23. Fitrianti. Dkk. (2018). Pemberian Relaksasi Otot Progresif Pada Lansia Dengan Hipertensi Esensial Di Kota Jambi. Diakses Tanggal 15 April 2020. Pukul 10.57 Wib.