Upaya Pencegahan Penyakit Diare Pada Anak Melalui Pendidikan Kesehatan Dan Tindakan Cuci Tangan Di RW 02 Kelurahan Slipi Jakarta Barat

Elfira Awaliyah Rahmawati* -  Akademi Keperawatan Pelni Jakarta, Indonesia
Nikita Juniawati -  Akademi Keperawatan Pelni Jakarta, Indonesia
Kanti Prastitis -  Akademi Keperawatan Pelni Jakarta, Indonesia
Fitri A -  Akademi Keperawatan Pelni Jakarta, Indonesia
Fahrun N -  Akademi Keperawatan Pelni Jakarta

Penyakit diare masih menempati peringkat kedua penyebab kematian pada anak dibawah lima tahun. Tingginya angka kejadian diare pada anak disebabkan oleh banyak faktor, antara lain sanitasi yang buruk, fasilitas kebersihan yang kurang, kebersihan pribadi yang buruk, seperi tidak mencuci tangan sebelum, sesudah makan dan setelah buang air. Cuci tangan merupakan salah satu usaha untuk pencegahan dan resiko penularan penyakit diare. Program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Akademi Keperawatan Pelni Jakarta bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang diare dan upaya pencegahannya melalui cuci tangan. Metode pelaksanaanya melalui kegiatan penyuluhan kepada masyarakat dan kader kesehatan, tentang penyakit diare dan upaya pencegahannya melaui cuci tangan. Kegiatan ini melibatkan masyarakat dan seluruh kader kesehatan di RW 02 Kelurahan Slipi. Dengan peserta berjumlah 15 orang. Hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan peserta dan seluruh peserta  telah mampu untuk mencuci tangan dengan benar.

Kata Kunci: Cuci tangan, Diare, Pendidikan Kesehatan.

 

ABSTRACT

 

Diarrhea disease is still ranked second cause of death in children under five years. The high incidence of diarrhea in children is caused by many factors, including poor sanitation, poor hygiene facilities, poor personal hygiene, such as not washing hands before, after eating and after defecating. Washing hands is one of the efforts to prevent and risk the transmission of diarrhea disease. The community service program carried out by the Pelni Nursing Academy in Jakarta aims to increase community knowledge and understanding of diarrhea and prevention through hand washing. The method of implementation is through counseling activities to the community and health cadres, about diarrhea diseases and prevention efforts through hand washing. This activity involved the community and all health cadres in RW 02 Kelurahan Slipi. With 15 participants. The results of the activity showed that there was an increase in the knowledge of the participants and all participants were able to wash their hands properly.

Keywords: Hand washing, Diarrhea, Health Education.

  1. Departemen Kesehatan RI. (2009). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2009. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
  2. Departemen Kesehatan RI. (2015). Ayo biasakan cuci tangan pakai sabun. Retrieved from www.depkes.go.id.
  3. Kementerian Kesehatan RI. (2016). Profil Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2016. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
  4. Kementerian Kesehatan RI. (2017). Profil Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2017. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
  5. Kementerian Kesehatan RI. (2015). Buku Panduan Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-51 tahun 2015. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI.
  6. Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
  7. Notoadmodjo, S. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
  8. Nur, J. S. (2013). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Dengan Penatalaksanaan Diare Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tilote Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. Jurnal Keperawatan Prasanti,
  9. D., & Fuady, I. (2017). Penyuluhan Program Literasi Informasi Kesehatan Dalam Meningkatkan Kualitas Sanitasi Bagi Masyarakat Di Kaki Gunung Burangrang Kab. Bandung Barat. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 129–138.
  10. World Health Organization. (2017). Diarrhoeal Disease. World Health Organization International. Retrieeved from www.who.int