Intervensi Pijat Refleksi dan Minyak Serai terhadap Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Kemiling Bandar Lampung

Triyoso Triyoso -  Universitas Malahayati, Indonesia
Setiawati Setiawati -  Universitas Malahayati, Indonesia
Triyono Triyono* -  Universitas Malahayati, Indonesia

Supp. File(s): Instrumen Riset

ABSTRAK

 

Hipertensi merupakan penyakit yang sering ditemukan pada masyarakat yang disebabkan factor perilaku yang tidak sehat, pola makan yang tidak teratur seperti konsumsi natrium tinggi serta makan-makanan berlemak dan sering disebut sebagai The Silent Killer. Individu yang berumur diatas 60 tahun 50-60% mempunyai tekanan darah >140/90 mmHg angka kejadian hipertensi di seluruh dunia sekitar 972 juta orang atau 26,4% penghuni bumi mengidap hipertensi. Tujuan: mampu menerapkan pijat refleksi terhadap nyeri hipertensi saat dirumah. Metode: pelaksanaan kegiatan ini dilakukan 1x5-10 menit pada titik nomor 2 dan 20 selama 3 hari. Hasil: didapatkan hasil Skala nyeri dengan rata-rata sebelum dilakukan intervensi hari pertama yaitu 6 lebih tinggi dibanding sesudah dilakukan intervensi yaitu 4. hari kedua skala nyeri  yaitu 3 lebih tinggi dibanding sesudah dilakukan intervensi yaitu 2. hari ketiga dengan skala nyeri yaitu 2 lebih tinggi dibanding sesudah dilakukan intervensi yaitu 0. Kesimpulan: terbukti terdapat manfaat antara terapi pijat refleksi terhadap nyeri hipertensi pada lansia di puskesmas kemiling Bandar lampung.

 

Kata Kunci: Hipertensi, Nyeri, Pijat Refleksi

 

 

ABSTRACT

 

Hypertension is a degenerative disease that is a public health problem, because hypertension often appears without symptoms and is often referred to as The Silent Killer. Individuals over the age of 60 years 50-60% have blood pressure> 140/90 mmHg, the incidence of hypertension worldwide is around 972 million people or 26.4% of the earth's inhabitants suffer from hypertension. Objective: to be able to apply reflexology to hypertension pain at home. Method: the implementation of this activity is carried out 1x5-10 minutes at points number 2 and 20 for 3 days. Results: The results showed that the average pain scale before the intervention on the first day was 6 which was higher than after the intervention, namely 4. on the second day the pain scale was 3 higher than after the intervention, namely 2. the third day with a pain scale that was 2 higher compared to after the intervention was 0. Conclusion: it is proven that there are benefits between reflexology therapy on hypertension pain in the elderly at the Kemiling Public Health Center Bandar Lampung.

 

Keywords: Hypertension, Painful, Reflexology

Supplement Files

Kata Kunci : Hipertensi; Nyeri; Pijat Refleksi

  1. Alfitri, Z. Q. U., & Kartika, K. (2018). Analisa Praktik Klinik Keperawatan Pada Pasien Coronary Artery Disease (Cad) Dengan Intervensi Inovasi Foot Hand Massage Dan Inhalasi Dengan Aromaterapi Minyak Sereh Wangi (Citronella Oil) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Di Ruang Intensif Cardiac Care Unit (Iccu) Rsud Abdul Wahab Syahranie Samarinda.
  2. Arifin, M., Weta, I. W., & Ratnawati, N. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Kelompok Lanjut Usia Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Petang I Kabupaten Badung Tahun 2016. E-Jurnal Medika, 5(7), 2303-1395.
  3. Ariyanti, R., Preharsini, I. A., & Sipolio, B. W. (2020). Edukasi Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Hipertensi Pada Lansia. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 74-82.
  4. Bilqiis, T. A. (2020). Pola Peresepan Obat Antihipertensi Di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit “X” Malang. Akademi Farmasi Putra Indonesia Malang,
  5. Hartutik, S., & Suratih, K. (2017). Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Kaki Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Primer. Gaster, 15(2), 132-146.
  6. Kesehatan, D. (2018). Profil Kesehatan Provinsi Lampung. Retrieved From Https://Www.Google.Com/Url?Client=Internal-Element-Cse&Cx=Partner-Pub-6427355813933083:6561391845&Q=Https://Dinkes.Lampungprov.Go.Id/Download2/256/Umum/5996/Profil-Kesehatan-Provinsi-Lampung-Tahun-2020.Pdf&Sa=U&Ved=2ahukewiew4eu98f4ahuur2wghvxdbq0qfnoecauqaq&Usg=Aovvaw2uznenc9jw4orfmsjxoizf
  7. Madyasari, A., Cintari, L., & Wiardani, N. K. (2020). Gambaran Tingkat Konsumsi Natrium Dan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Tabanan Iii. Jurusan Gizi,
  8. Marisna, D. (2017). Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Kaki Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Dalam Kecamatan Pontianak Timur. Jurnal Proners, 3(1).
  9. Musfirah, M., & Masriadi, M. (2019). Analisis Faktor Risiko Dengan Kejadian Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Takalala Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Jurnal Kesehatan Global, 2(2), 93-102.
  10. Parinduri, J. S. (2020). Pengaruh Tekhnik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sidangkal. Indonesian Trust Health Journal, 3(2), 374-380.
  11. Pertiwi, A. N. L., Nafiah, N. N., & Oktaviani, Y. E. (2021). Penatalaksanaan Fisioterapi Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Yang Mengalami Hipertensi Dengan Metode Slow Deep Breathing Dan Swedish Massage Therapy Di Desa A. Yani Pura. Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan Dan Teknologi, 3(1), 7-17.
  12. Putra, T. R. (2015). The Effects Of Obesity In The Blood Pressure Elevation. Jurnal Majority, 4(3).
  13. Reni, W. (2018). Hubungan Antara Tingkat Stres Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Posyandu Bodronoyo Kelurahan Ngegong Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Stikes Bhakti Husada Mulia,
  14. Rezky, R. A., Hasneli, Y., Hasanah, O., Keperawatan, I., & Riau, U. (2015). Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Kaki Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Primer. Jom, 2(2), 1454-1462.
  15. Riantini, M. W. (2018). Pengaruh Pijat Refleksi Kaki Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Primer Di Wilayah Kerja Upt Kesmas Gianyar I Tahun 2018. Jurusan Keperawatan 2018,
  16. Simarmata, J., Makbul, R., Mansida, A., Rachim, F., Dharmawan, V., Bachtiar, E., . . . Muadzah, M. (2022). Keselamatan Dan Kesehatan Kerja: Yayasan Kita Menulis.
  17. Sumartini, N. P., & Miranti, I. (2019). Pengaruh Slow Deep Breathing Terhadap Tekanan Darah Lansia Hipertensi Di Puskesmas Ubung Lombok Tengah. Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal), 1(1), 38-49.
  18. Triandini, R. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Dua Puluh Tiga Ilir Kota Palembang Tahun 2021. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 308-313.
  19. Widowati, I., Harnany, A. S., Amirudin, Z., Sri, R., & Sejati, R. S. (2015). Pengaruh Masase Kaki Dengan Minyak Sereh Wangi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Hipertensi Lansia Di Kota Pekalongan. Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, 26(1).
  20. Widyastuti, I. W. (2015). Pengaruh Terapi Murottal Surah Ar-Rahman Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lanjut Usia (Lansia) Penderita Hipertensi Di Posyandu Lansia Kenanga Wilayah Kerja Upk Puskesmas Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara. Proners, 3(1).
  21. Williams, B. (2007). Simple Guide: Tekanan Darah Tinggi: Erlangga.
  22. Yanti, E., Rahayuningrum, D. C., & Arman, E. (2019). Efektifitas Massase Punggung Dan Kaki Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 10(1), 18-31.
  23. Yulendasari, R., & Djamaludin, D. (2021). Pengaruh Pemberian Teknik Relaksasi Benson Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Holistik Jurnal Kesehatan, 15(2), 187-196.
  24. Yumni, F. L., & Holidah, E. N. (2018). Masase Kaki Dengan Citronella Oil Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di Wilayah Puskesmas Medokan Ayu Surabaya. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 3(1).