Edukasi Relaksasi Otot-Otot Progresif Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Dusun Vii Desa Laut Dendang Kec. Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara

Rostime Hermayerni Simanullang* -  STIKes Murni Teguh, Indonesia
Siti Meilan Simbolon -  STIKes Murni Teguh
Ayu Intan Hasibuan -  Program Studi Keperawatan, STIKes Murni Teguh, Indonesia
Bungaria Hasibuan -  Program Studi Keperawatan, STIKes Murni Teguh, Indonesia
Dwi Wahyuni Putri -  Program Studi Keperawatan, STIKes Murni Teguh, Indonesia
Eli Sabrina Tarigan -  Program Studi Keperawatan, STIKes Murni Teguh, Indonesia
Gracia Julianti Pangaribuan -  Program Studi Keperawatan, STIKes Murni Teguh, Indonesia
Irma Jiliana Sinambela -  Program Studi Keperawatan, STIKes Murni Teguh, Indonesia
Jesica Lasma Panjaitan -  Program Studi Keperawatan, STIKes Murni Teguh, Indonesia
Julia Valentine Christiani Zai -  Program Studi Keperawatan, STIKes Murni Teguh, Indonesia
Katy Butarbutar -  Program Studi Keperawatan, STIKes Murni Teguh

Supp. File(s): common.other

ABSTRAK

 

Hipertensi merupakan penyakit tekanan darah tinggi yang menyebabkan banyak komplikasi penyakit seperti terjadinya penyakit jantung, stroke dan kematian. Tekhnik relkasasi otot progresif diterangai dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Pelaksanaan pengabdian ini, bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyrakat untuk menangani tekanan darah tinggi dengan terapi non farmakologik yaitu melalui terapi tekhnik relaksasi otot-otot progresif. Bentuk kegiatan ini yaitu penyuluhan kepada masyarakat dengan metode ceramah, diskusi dan demosntrasi yang dilengkapi dengan berbagai media serta pembagian sembako. Hasil: Berdasarkan hasil evaluasi bahwa terdapat penurunan tekanan darah setelah melakukan tekhnik relaksasi otot-otot progresif yaitu kategori normal sebanyak 47,04% dan peningkatan pengetahuan menjadi baik (88,2%) setelah edukasi dan demonstrasi tekhik relaksasi otot-otot progresif . Tingkat pengetahuan masyarakat tentang tekhnik relaksasi otot-otot progresif meningkat setelah dilakukan edukasi yaitu mayoritas pada kategori baik sebanyak 88, 28%. Diharapkan kepada masyrakat agar melaksanakan terapi relaksasi otot-otot progresif dilakukan secara teratur setiap hari.

 

Kata Kunci: Hipertensi,Penyuluhan Kesehatan, Tekhnik Relaksasi, Otot-Otot Progresif

 

 

ABSTRACT

 

Hypertension is a high blood pressure disease that causes many h complications disease such as heart disease, stroke and death. Progressive muscle relaxation techniques can reduce high blood pressure. To provide health education  to prevent high blood pressure with non-pharmacological therapy through progressive muscle relaxation techniques. Health education is given by the method of lectures, discussions and demonstrations with  using the tools and media as well as the distribution of basic necessities (sembako). Based on the evaluation that there is a decrease in blood pressure after doing progressive muscle relaxation techniques are normal category as much as 47.04%  and the increase in knowledge became good (88.2%) after education and demonstration of progressive muscle relaxation techniques. The level of public knowledge about the techniques of progressive muscle relaxation increased after the education that is the majority in the good category as much as 88, 28%. It is expected that the community to carry out progressive muscle relaxation therapy is done every day and regularly scheduled or done individually. Blood pressure decreased after progressive muscle relaxation techniques in the community at Dusun VII Desa Laut Dendang Kec. Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. It is expected that the community to carry out progressive muscle relaxation therapy as regularly every day.

 

Keywords: Hypertension, Health Education, Relaxation Techniques, Progressive Muscles

Supplement Files

Kata Kunci : Hipertensi; Edukasi; Kesehatan; Tekhnik relaksasi; Otot-otot progresif

  1. Aidha, Z., & Azhari, A. (2018). Survey Hipertensi Dan Pencegahan Komplikasi Di Wilayah Pesisir Kecamatan Percut Sei Tuan. : Pusat Penelitian Dan Penerbitan Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat UIN Sumatera Utara.
  2. Anggraini, Y. (2020). Efektifitas Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Jakarta. Jurnal JKFT, 5(1), 2580–2917.
  3. Ansar J, Dwinata I, M. A. (2019). Determinan Kejadian Hipertensi Pada Pengunjung Posbindu Di Wilayah Kerja Puskesmas Ballaparang Kota Makassar. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan, 1(3), 28–35.
  4. Arosna, A. (2014). “. (2014). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa di FIK- UMS”. Naskah Publikasi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  5. Damanik, H., & Ziraluo, A. A. . (2018). Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Rsu Imelda. Jurnal Keperawatan Priority, 1(2), 2614–4719.
  6. Darkwah, W. K., Aidoo, G., Ao, Y., Owusu Danquah, K., Adjei, E., Adankwah, E., & Kadri, A. (2018). Assessment of proliferative index in different grades of breast cancers using AgNOR (Agyrophilic Nuclear Organizer Region) expression. Beni-Suef University Journal of Basic and Applied Sciences, 7(4), 587–592. https://doi.org/10.1016/j.bjbas.2018.06.011
  7. Herawati, ade tika, Manaf, H., & Kusumawati, E. P. (2021). Pengetahuan Tentang Penanganan Penyakit Hipertensi Pada Penderita Hipertensi. JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH, 10(2), 159–165. https://stikesmu-sidrap.e-journal.id/JIKP/article/view/265
  8. Kementrian Kesehatan RI. (2013). Peningkatan Kesehatan Masyarakat Pesisir.
  9. Khasanah, K. (2017). Kualitas tidur lansia balai rehabilitasi Sosial Mandiri Semarang. Jurnal Nursing Studies., 1(1), 189–196. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
  10. Lisiswanti, R., Nur, D., & Dananda, A. (2016). Upaya Pencegahan Hipertensi. Jurnal Majority, 5(3), 50–54. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/1036
  11. Megawati, M. (2020). Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Puskesmas Muliorejo Tahun 2020. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 15(3), 376–382. https://doi.org/10.36911/pannmed.v15i3.790
  12. Mils, K. . (2016). Global Disparitas of hypertension Prevalence and Control; A Systematic Analysis of Populastion- Based Studies from 90 Countries. Circulation, 134, 441–450.
  13. Naufal, A. F., & Khasanah, D. A. (2020). Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif terhadap Tekanan Darah pada Wanita Lanjut Usia dengan Hipertensi. Jurnal Kesehatan, 13(2), 135–143. https://pesquisa.bvsalud.org/portal/resource/en/mdl-20203177951%0Ahttp://dx.doi.org/10.1038/s41562-020-0887-9%0Ahttp://dx.doi.org/10.1038/s41562-020-0884-z%0Ahttps://doi.org/10.1080/13669877.2020.1758193%0Ahttp://sersc.org/journals/index.php/IJAST/article.
  14. Notoadmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineke Cipta.
  15. Pratiwi, Y., & Anggiani, F. (2020). Hubungan Edukasi terhadap Peningkatan Pengetahuan Masyarakat pada Penggunaan Antibiotik di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Cendikia Journal of Pharmacy, 4(2).
  16. Purnama, J. (2013). Media dan Metode Penyuluhan yang Efektif Bagi Penyuluh Kesehatan. Semarang: Badan Diklat.
  17. Purwanto, B. (2013). Herbal dan Keperawatan Komplementer. Nuha Medika.
  18. Setyanda, Y. O. G., Sulastri, D., & Lestari, Y. (2015). Hubungan Merokok dengan Kejadian Hipertensi pada Laki-Laki Usia 35-65 Tahun di Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(2), 434–440. https://doi.org/10.25077/jka.v4i2.268
  19. Simanullang, R. H. (2018a). Impact of Health Education Intervention on Knowledge of Cervical Cancer Prevention Among Women in Bahorok’s Village, North Sumatra Indonesia. Belitung Nursing Journ Al, 4(6), 591–595.
  20. Simanullang, R. H. (2018b). Pengetahuan Ibu Tentang Karies Gigi Pada Anak di Sekolah Dasar Helvetia Medan. 1(2), 1–5.
  21. Simanullang, R. H., & Sitopu, S. D. (2020). Effect of Health Education on Women’s Knowledge Level about Pap Smear’s Early Detection of Cervical Cancer Prevention. Asian Journal of Oncology. https://doi.org/10.1055/s-0040-1709365
  22. Simbolon, C. A. (2016). Prevalensi penderita Hipertensi pada Lansia di Kabupaten Karo Tahun 2016. Tesis, Medan: In Tesis. Universitas Sumatera Utara, Fakultas Kesehatan Masyarakat.
  23. Siskawati, & Rostime, H. (2022). Pengaruh Edukasi Terhadap Kepatuhan Pasien Chronic Kidney Disease Dalam Pembatasan Intake Cairan Di Ruang Haemodialisa Di Rumah Sakit Aminah Tangerang. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 8(1), 5–11.
  24. Solehati, T., & C.E., K. (2017). Konsep & Aplikasi Relaksasi dalam Keperawatan Maternitas. Refika Aditama.
  25. Sri Mulyati Rahayu, Nur Intan Hayati, S. L. A. (2020). Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif terhadap Tekanan Darah Lansia dengan Hipertensi. Media Karya Kesehatan, 3(1), 91–98.
  26. Unger, T., Borghi, C., Charchar, F., Khan, N., Poulter, N., Prabakharan, D., & Ramirec, A. (2020). 2020 International Society of Hypertension Global Hypertension Practice Guidelines. Hypertension, 75, 1334–1357.
  27. Wariantini, & Amelia, R. (2021). Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi. Healthy Journal, 9(1), 45–53.
  28. Waryantini, R. A. (2021). Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi. Healthy Journal, IX(1), 11–18.
  29. WHO. (2013). A Global Brief on Hypertension, Switzerland: World Health Organization.