Gambaran Kesembuhan Pasien Hemangioma di Poli Bedah Anak RSD Gunung Jati Cirebon Periode Januari 2020 – Desember 2024

Marwah Alhasyim, Iwan Hermawan, Imam Syakhruddin

Sari


ABSTRACT

 

Hemangioma is a vascular tumor that proliferates from blood vessel endothelium cells. Hemangiomas are found in 5% of newborns. Some cases of hemangioma can undergo spontaneous involution, while others require active therapy to prevent complications such as ulceration, impaired organ function, and psychosocial impact.Therapy with oral propranolol and topical timolol 0,5% is an effective and commonly used approach in the management of hemangioma cases. Knowing the description of the recorvery of hemangioma patients in the pediatric surgery clinic of Gunung Jati General Hospital for the period January 2020 – December 2024. This study uses a descriptive observational method, which aims to obtain a descriptions of a situation objectively. Data collection was carried out retrospectively with total sampling technique and 21 samples were obtained. A total of 21 patients (100%) were diagnosed with hemangioma, with the majority aged 0–12 months (76,2%) and most being female (61,9%). All cases were infantile hemangiomas. The most common location of the lesions was in the head and neck area (66,7%). Most patients underwent combination therapy with oral propranolol and topical timolol 0,5%(81,0%). The duration therapy most commonly lasted less than 1 year (61,9%), with the majority of patients showing a complete recovery outcome (95,2%). The combination produces a synergistic effect that accelerates lesion regression, improves aesthetic outcomes, and maintains a favorable safety profile. The high cure rate suggests that the combination of oral propranolol and topical timolol 0,5% is an effective therapy for hemangiomas.

 

Keywords: Hemangioma, Propranolol, Topical Timolol 0,5%, Recorvery.

 

 

ABSTRAK

 

Hemangioma merupakan tumor pembuluh darah yang berproliferasi dari sel – sel endothelium pembuluh darah. Hemangioma ditemukan pada 5% bayi baru lahir. Sebagian kasus hemangioma dapat mengalami involusi spontan, sebagian lainnya memerlukan terapi aktif untuk mencegah komplikasi seperti ulserasi, gangguan fungsi organ, hingga dampak psikososial. Terapi dengan propranolol oral dan timolol 0,5% topikal menjadi pendekatan yang efektif dan umum digunakan dalam tatalaksana kasus hemangioma.  Mengetahui gambaran kesembuhan pasien hemangioma di poli bedah anak RSD Gunung Jati periode Januari 2020 – Desember 2024. Penelitian ini menggunakan metodeobservasional deskriptif, yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang suatu keadaan secara objektif.Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan teknik total sampling dan didapatkan 21 sampel. Sebanyak 21 pasien (100%) terdiagnosis hemangioma, dengan mayoritas berusia 0 – 12 bulan (76,2%) dan sebagian besar berjenis kelamin perempuan (61,9%). Seluruh kasus merupakan hemangioma infantil. Lokasi lesi terbanyak berada di area kepala dan leher (66,7%). Sebagian besar pasien menjalani terapi kombinasi propranolol oral dan timolol 0,5% (81,0%). Durasi terapi paling banyak berlangsung <1 tahun (61,9%), dengan mayoritas pasien menunjukan outcome sembuh total (95,2%). Kombinasi keduanya menghasilkan efek sinergis yang mampu mempercepat regresi lesi, meningkatkan hasil estetika, dan mempertahankan profil keamanan yang baik. Tingkat kesembuhan yang tinggi menunjukan bahwa kombinasi propranolol oral dan timolol 0,5% topikal merupakan terapi yang efektif untuk hemangioma. 

 

Kata Kunci: Hemangioma, Propranolol, Timolol 0,5% Topikal, Kesembuhan.


Kata Kunci


Hemangioma, Propranolol, Timolol 0,5% topikal, Kesembuhan.

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Arma, N., Karlinah, N., & Yanti, E. (2015). Bahan Ajar Obstetri Fisiologi. Deepublish.

Arviansyah, A., Wihastyoko, H., Agustina, W., Siswanto, Y., & Sintaningrum, E. (2024). Hemangioma In Children: Literature Review. Jurnal Klinik Dan Riset Kesehatan, 4(1), 31-45.

Devi, N. N. L. P. S., Kep, M., An, S. K., Antari, G. A. A., Kep, M., Kep, S., ... & Kep, M. (2023). Menggali Esensi Luka: Pengenalan, Penilaian, Dan Penanganan Yang Tepat. Kaizen Media Publishing.

Doni, B., Widiastuti, M. G., & Astuti, E. R. T. Skleroterapi Injeksi Boiling Water Pada Hemangioma Tipe Kavernosa Mukosa Bukal Dekstra. Mkgk (Majalah Kedokteran Gigi Klinik)(Clinical Dental Journal) Ugm, 6(3), 65-71.

Ekasari, D. P., & Devitasari, R. (2024). Different Therapeutic Modalities In Two Pediatric Cases With Pyogenic Granuloma. Journal Of Dermatology, Venereology And Aesthetic, 4(2), 57-68.

Herdata, H. N., Gatot, D., & Windiastuti, E. (2016). Terapi Vincristine Dan Triamcinolone Dalam Pengobatan Hemangioma Infantil. Sari Pediatri, 9(1), 59-66.

Hirawati, G. K., Mulianto, N., Kk, S., & Pramuningtyas, R. (2013). Hubungan Antara Berat Badan Lahir Rendah Dan Kejadian Hemangioma Infantil Di Poliklinik Kulit Dan Kelamin Rsud Dr. Moewardi (Doctoral Dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Ikhsana, M., Budia, A. S., & Handriania, I. (2021). Faktor Resiko Dan Karakteristik Infantil Hemangioma Di Rsud Dr. Soetomo Tahun 2015-2019. Jurnal Rekonstruksi & Estetik, 6(1).

Jatmiko, S. W., & Budi, A. S. (2017). Laporan Kasus Serial Variasi Terapi Pada Kelainan Vaskular. Qanun Medika-Medical Journal Faculty Of Medicine Muhammadiyah Surabaya, 1(01).

Klinis, G. (2023). Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan Penunjang Yang Diperlukan Berupa Imaging, Foto Polos Atau. Sinopsis Bedah Kepala Leher, 39, 167.

Lubis, H., Ayunin Syahida, S. S. T., & Putri, M. R. Asuhan Neonatus, Bayi, Dan Balita Untuk Mahasiswa Kebidanan. Zahir Publishing.

Nur Hidayah, E. (2024). Asuhan Berkesinambungan Pada Ny. R Usia 37 Tahun G2p1ab0ah1 Dengan Faktor Risiko Usia≥ 35 Tahun Di Klinik Kasih Bunda (Doctoral Dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).

Puspitasari, G. D., & Prawitasari, S. (2020). Combining Topical Therapy And Bisoprolol On Refractory Venous Ulcer. Journal Of Dermatology, Venereology And Aesthetic, 1(2), 84-94.

Rampengan, S. H. (2014). Peran Terkini Beta Bloker Pada Pengobatan Kardiovaskular. Universitas Indonesia Publishing.

Riskiah, S., & Budiman, B. J. (2018). Diagnosis Dan Penatalaksanaan Angiofibroma Septum Nasi. Jurnal Kesehatan Andalas, 7, 104-110.

Sari, N., Agustina, A., & Fitri, E. W. (2022). Hemangioma Infantil. Media Dermato-Venereologica Indonesiana, 49(1), 35-41.

Sinto, L. (2017). Hemangioma Pada Anak. Cermin Dunia Kedokteran, 44(6), 401105.

Widhiati, S., Rahma, A., Ellistasari, E. Y., & Nareswari, A. (2025). Studi Retrospektif Hemangioma Infantil Di Rumah Sakit Pusat Rujukan Di Surakarta Jawa Tengah. Media Dermato-Venereologica Indonesiana, 52(2).




DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i3.22246

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.