Hubungan Antara Aktifitas Fisik dengan Nyeri Haid (Dysmenorrhea) pada Remaja Putri
Sari
ABSTRACT
Menstruation is a physiological that occurs periodically in a woman’s body. During menstruation, most women experience abdominal pain, also known as dysmenorrhea. The incidence of dysmenorrhea increases with inactivity and lack of exercise during menstruation. Appropriate physical activity (the right amount and intensity) can reduce menstrual pain, as exercise releases endorphins, which reduce pain. The purpose this study aims to determine the relationship between physical activity and menstrual pain in adolescent girls. This study used a quantitative approach with a cross-sectional design involving 60 respondents selected through propotiornal random sampling. Data was collected using a questionnaire that include variables for physical activity measured by IPAQ and pain levels measured by NRS scale (Numeric Rating Scale). The Result a statistical test using Spearman’s Rank showed a P value of 0,750 (p > 0,05), which means there is no significant relationship between physical activity and menstrual pain in teenage girls. Conclusion there is no relationship between physival activity and menstrual pain in adolescent girls.
Keywords: Menstruation, Menstrual Pain, Physical Activity.
ABSTRAK
Menstruasi merupakan perubahan fisiologis tubuh perempuan yang terjadi secara berkala. Pada saat mengalami mestruasi sebagain besar wanita akan mengalami rasa nyeri pada perut atau disebut dengan disminore. Kejadian disminore akan meningkat dengan kurangnya aktivitas dan kurangnya olahraga selama menstruasi. Aktifitas fisik yang dilakukan dengan tepat (jumlah dan intensitas yang tepat) dapat mengurangi nyeri haid, karena saat berolahraga tubuh dapat mengeluarkan hormone endorphin sehingga rasa nyeri akan berkurang. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktifitas fisik dengan nyeri haid pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional yang melibatkan 60 responden yang dipilih melalui teknik propotional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup variabel aktifitas fisik yang diukur dengan IPAQ dan tingkat nyeri yang diukur dengan skala NRS (Numeric Rating Scale). Hasil penelitian Uji statistic dengan menggunakan Rank Spearman menunjukkan nilai P sebesar 0,750 (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan nyeri haid pada remaja putri. Kesimpulan tidak ada hubungan antara aktifitas fisik dengan nyeri haid pada remaja putri
Kata Kunci: Menstruasi, Nyeri Haid, Aktivitas Fisik.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Berkley, K. J. (2013). Primary Dysmenorrhea: An Urgent Mandate. International Association for the Study of Pain. Pain Clinical Updates, 21(3), 1–8.
Davaneghi, S., & Dahri, M. (2016). Association of Nutritional Factors and Physical Activity with Severity of Primary Dysmenorrheal Pain. Journal of Health and Care, 18(2), 93–100.
Fasya, A., Arjita, I. P. D., Pratiwi, M. R. A., & Andika, I. B. Y. (2022). Hubungan Aktivitas Fisik dan Tingkat Stres dengan Kejadian Dismenorea Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 12(3), 511–526.
Hu, Z., Tang, L., Chen, L., Kaminga, A. C., & Xu, H. (2020). Prevalence and Risk Factors Associated with Primary Dysmenorrhea among Chinese Female University Students: A Cross-sectional Study. Journal of Pediatric and Adolescent Gynecology, 33(1), 15–22. https://doi.org/10.1016/j.jpag.2019.09.004
Kahn, E. B., Ramsey, L. T., Brownson, R. C., Heath, G. W., Howze, E. H., Powell, K. E., Stone, E. J., & Rajab, M. W. (2010). The Effectiveness of Interventions A Systematic Review. 22(02).
Kusmiyati, K. (2011). Nyeri Haid, Penyebab, Dan Penanggulangannya. Jurnal Pijar Mipa, 6(1), 249–258. https://doi.org/10.29303/jpm.v6i1.121
Madani, Rijan; Hamidah, Ernawati; Lutiyah; Hadiyanto, H. (2025). Hubungan Pola Makan dan Stres Dengan Gastritis pada Remaja. MANUJU: MALAHAYATI NURSING JOURNAL, 8(2), 3210–3224. https://publications.waim.org.my/index.php/jims/article/view/132/100
Mahdalena, & Hardianti, I. S. (2025). Hubungan Tingkat Stress Dan Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Terhadap Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri Di Kelas X Sma Anwarul Hidayah. [MAHESA: MALAHAYATI HEALTH STUDENT JOURNAL, 5(5), 834–847.
Mahvash, N., Eidy, A., Mehdi, K., Zahra, M. T., Mani, M., & Shahla, H. (2012). The Effect of Physical Activity on Primary Dysmenorrhea of Female University Students. 17(10), 1246–1252.
Mivandha, D., & Follona, W. (2023). Hubungan Tingkat Stres dan Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Terhadap Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri. 4(1), 34–46. https://doi.org/10.24853/myjm.4.1.34-46
Motahari-Tabari, N., Shirvani, M. A., & Alipour, A. (2017). Comparison of the effect of stretching exercises and mefenamic acid on the reduction of pain and menstruation characteristics in primary dysmenorrhea: A randomized clinical trial. Oman Medical Journal, 32(1), 47–53. https://doi.org/10.5001/omj.2017.09
Putri, T. S., & Daryanti, M. S. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Dismenorea Pada Mahasiswi S1 Kebidanan. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 1, 22–2023.
Qomarasari Desi. (2021). Hubungan Usia Menarche, Makanan Cepat Saji (Fast Food), Stress Dan Olahraga Dengan Kejadian Dismenorea Pada Remaja Putri Di Man 2 Lebak Banten. Bunda Edu-Midwifery Journal (Bemj), 4(2).
Sunarti, N. T. S., & Lestari, R. T. (2023). Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Olah Raga dengan Kejadian Dismenore. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(3), 201–206. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v1i3.204
Suryoadji, K., & Nugraha, D. (2021). Aktivitas Fisik pada Anak dan Remaja selama Pandemi COVID-19: Sebuah Tinjauan Sistematis. Khazanah: Jurnal Mahasiswa, 13(1), 24–29. https://doi.org/10.20885/khazanah.vol13.iss1.art3
Tsamara, G., Raharjo, W., & Putri, E. A. (2020). The Relationship Between Lifestyle with The Incident of Primary Dysmenorrhea in Medical Faculty Female Students of Tanjungpura University. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan (JNIK), 2(3), 130–140.
Villasari, A. (2021). Fisiologi Menstruasi. In Strada Press (Vol. 1, Issue 1).
Wibawati, F. H. (2021). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Dismenore Pada Siswi di SMK Kesehatan Pelita Kabupaten Bogor. Jurnal Ilmiah Wijaya, 13(2), 1–10. www.jurnalwijaya.com
Yunita, A., & Viridula, E. Y. (2021). Pengaruh Massage Counterpressure terhadap Penurunan Nyeri Haid pada Remaja Putri di SMAN 2 Pare Kediri. Jurnal Bidan Komunitas, 4(2), 45–52. https://doi.org/10.33085/jbk.v4i2.4835
Zahra Mohebbi Dehnavi, Farzaneh Jafarnejad1, Z. K. (2017). The Effect of aerobic exercise on primary dysmenorrhea: A clinical trial study. Journal of Education and Health Promotion, November, 1–6. https://doi.org/10.4103/jehp.jehp
DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i3.22316
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.


Panduan Penulisan




