Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Remaja terhadap Kesehatan Reproduksi pada Siswa SMA/K di Kota Kupang
Sari
ABSTRACT
Adolescence represents a transitional developmental stage characterized by significant physical, psychological, and social changes, which increase vulnerability to reproductive health problems. Inadequate levels of knowledge and unfavorable attitudes during this period may lead to various risky sexual behaviors, including premarital sexual intercourse, unintended pregnancy, and the transmission of sexually transmitted infections, including Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS). This study aimed to analyze the relationship between the level of knowledge and adolescents’ attitudes toward reproductive health among senior high school and vocational high school students in Kupang City. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The study population comprised all senior high school and vocational high school students in Kupang City at the selected research sites, with a total sample of 107 students selected using proportionate stratified random sampling and meeting the predefined inclusion and exclusion criteria. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed through univariate and bivariate analyses using the Fisher–Freeman–Halton Exact Test with a significance level of p < 0.05. The results showed that the majority of respondents had high to very high levels of knowledge and demonstrated positive attitudes toward reproductive health. Statistical analysis indicated a significant relationship between the level of knowledge and adolescents’ attitudes toward reproductive health (p = 0.001). This study concludes that the level of knowledge is significantly associated with adolescents’ attitudes toward reproductive health, highlighting the need to strengthen reproductive health education in schools to foster positive attitudes and healthy reproductive behaviors among adolescents.
Keywords: Adolescents, Attitude and Knowledge, Reproductive Health, Kupang City.
ABSTRAK
Remaja mengalami tahap transisi yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan, sehingga meningkatkan kerentanan terhadap permasalahan kesehatan reproduksi. Tingkat pengetahuan dan sikap yang kurang memadai pada kondisi ini dapat memicu berbagai perilaku seksual berisiko, seperti hubungan seksual pranikah, kehamilan yang tidak diinginkan, serta penularan infeksi menular seksual, termasuk Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi pada siswa SMA/K di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa SMA dan SMK di Kota Kupang yang menjadi lokasi penelitian, dengan jumlah sampel sebanyak 107 siswa yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling serta memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis melalui analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher–Freeman–Halton Exact Test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi hingga sangat tinggi serta menunjukkan sikap positif terhadap kesehatan reproduksi. Analisis statistik mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi (p = 0,001). Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat pengetahuan berhubungan secara signifikan dengan sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi, sehingga penguatan edukasi kesehatan reproduksi di sekolah diperlukan untuk membentuk sikap positif dan perilaku reproduksi yang sehat pada remaja.
Kata Kunci: Remaja, Pengetahuan dan Sikap, Kesehatan Reproduksi, Kota Kupang.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Abdullah, I., & Ilmiah, W. S. (2023). Promosi Kesehatan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja dengan Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan dan Sikap di SMAN 4 Tugu Kota Malang. I-Com: Indonesian Community Journal, 3(3), 1266-1272.
Ayu, W. (2022). Supervisi Keperawatan. LovRinz Publishing.
Andriani, R., Suhrawardi, S., & Hapisah, H. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja dengan perilaku seksual pranikah. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(10), 3441-3446.
Badan Pusat Statistik NTT. (2023). Jumlah Kasus Penyakit Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Penyakit (Jiwa), 2023-2024.
Badan Pusat Statistik NTT. (2024). Jumlah Remaja Usia 15-24 Tahun yang Mendapat Penyuluhan Tentang Kesehatan Reproduksi (Kespro), 2022-2023. 1, 37–48.
Badriah, Wahyuni, S., & Zaitun. (2015). Hubungan Pengetahuan dan sikap terhadap kesehatan reproduksi remaja di SMK Mandiri Cirebon. Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing), 10(1), 41–52.
Demon, B., Hinga, I., & Sir, A. (2023). Gambaran Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Siswa SMA di Kota Kupang Tahun 2019. Journal of Community Health, 15(2), 151–163.
Dewi, S. U. (2018). Efektivitas Penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap remaja. JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi), 2(2), 92-99.
Fajar, N. (2023). Antropologi Kesehatan. Penerbit NEM.
Faustyna, & Rudianto. (2023). Filsafat Komunikasi (H. Fadhil & F. Lubis (eds.)). UMSU Press.
Lukasheva, O. V., Makarov, K. Y., Bortsov, V. A., Sokolova, T. M., & Yur’yeva, T. A. (2024). Reproductive Behavior of Adolescent Girls: Analysis of Risk Factors, Prospects of Prevention and Education. I.P. Pavlov Russian Medical Biological Herald, 32(2), 179–190. https://doi.org/10.17816/PAVLOVJ626329
Nasution, I. P. A., & Manik, B. S. I. G. (2020). Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Remaja tentang Kesehatan Reproduksi di SMK Negeri 8 Medan. SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal, 2(1), 38-43.
Pasay-an, E., Magwilang, J. O. G., Pasay-an, E., Magwilang, J. O. G., & Pangket, P. P. (2020). Knowledge, attitudes, and practices of adolescents regarding sexuality and reproductive issues in the Cordillera administrative region of the Philippines. Makara Journal of Health Research, 24(3). https://doi.org/10.7454/msk.v24i3.1245
Rahmawati, K., & Elsanti, D. (2020). Efektivitas metode ceramah dan small group discussion tentang kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja SMA muhammadiyah sokaraja. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah.
Sirupa, T. A., Wantania, J. J., & Suparman, E. (2016). Pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja tentang kesehatan reproduksi. CliniC, 4(2), 137-144.
Susanti, R., & Fatimah, O. Z. S. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap remaja terhadap perilaku beresiko. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 15(01), 88-93.
Sulastri, E., & Astuti, D. P. (2020). Pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi dan penyakit menular seksual. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 16(1), 93-102.
Tri Widyaningrum, S., & Muhlisin, A. (2024). Tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan sikap remaja terhadap seks bebas di SMA Sukoharjo.
Widiyastuti. (2022). Kesehatan Reproduksi Dan Keluarga Bencana. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_Sistem_Pembetungan_Terpusat_Strategi_Melestari
World Health Organization. (2017). Global Accelerated Action for the Health of Adolescents (AA-HA!): guidance to support country implementation. Summary. Who, 44. https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/255415/9;jsessionid=B309C8C56E5EEFA24FA2F606422AB847?sequence=1
DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i3.24394
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.


Panduan Penulisan




