Hubungan Penggunaan Media Sosial, Jenis Kelamin, dan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Bullying pada Anak Kelas XI SMAN 5 Mataram Nusa Tenggara Barat

Nurhafizhah Nurhafizhah, Dian Rahadianti, Lusiana Wahyu Ratna Wijayanti, Alfian Muhajir

Sari


ABSTRACT

 

Bullying is an aggressive behavior carried out repeatedly and is one form of violence that frequently occurs in the school environment, making it a serious concern in the field of education. This phenomenon is a major problem among senior high school adolescents because it has negative impacts on mental, social, and academic health. To determine the relationship between social media use, gender, and peer influence on bullying behavior among eleventh-grade students at SMAN 5 Mataram, West Nusa Tenggara. This study was a quantitative analytical observational study with a cross-sectional design. The study population consisted of all eleventh-grade students at SMAN 5 Mataram, totaling 445 students. The sample included 95 respondents selected using stratified random sampling. Data were collected using questionnaires, namely the Adolescent Peer Relations Instrument (APRI) to measure bullying behavior, as well as questionnaires on social media use, gender, and peer influence. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analyses to determine relationships between research variables. Most respondents were 16 years old (56.84%), male (52.6%), and had parents with elementary school education as the highest educational level (30.53%). Moderate social media use was reported by 49.50% of respondents, low peer influence by 37.9%, and almost all respondents had experienced bullying behavior (52.6%). There is a relationship between social media use, gender, and peer influence with bullying behavior among eleventh-grade students at SMAN 5 Mataram.

 

Keywords: Bullying, Social Media, Gender, Peers.

 

 

ABSTRAK

 

Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara berulang kali dan salah satu bentuk kekerasan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan. Fenomena ini menjadi masalah serius pada remaja sekolah menengah atas karena berdampak negatif terhadap kesehatan mental, sosial, dan akademik. Untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media sosial, jenis kelamin, dan pengaruh teman sebaya terhadap perilaku bullying pada siswa kelas XI SMAN 5 Mataram, Nusa Tenggara Barat. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMAN 5 Mataram sebanyak 445 siswa. Sampel penelitian berjumlah 95 responden yang dipilih menggunakan metode random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, yaitu Adolescent Peer Relations Instrument (APRI) untuk mengukur perilaku bullying, serta kuesioner penggunaan media sosial, jenis kelamin, dan pengaruh teman sebaya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat untuk mengetahui hubungan antar variabel penelitian. Responden penelitian sebagian besar berusia 16 tahun (56,84%), berjenis kelamin laki-laki (52,6%), pendidikan orang tua sebagian besar lulusan SD (30,53%), penggunaan media sosial sedang (49,50%), teman sebaya rendah (37,9%), dan perilaku bullying  (52,6%). Terdapat hubungan antara penggunaan media sosial, jenis kelamin, dan teman sebaya dengan perilaku bullying pada siswa kelas XI SMAN 5 Mataram. 

 

Kata Kunci: Bullying, Media Sosial, Jenis Kelamin, Teman Sebaya.


Kata Kunci


Bullying, Media Sosial, Jenis Kelamin, Teman Sebaya

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Aboujaoude, E., Savage, M. W., Starcevic, V., & Salame, W. O. (2015). Cyberbullying: Review of an old problem gone viral. Journal of Adolescent Health, 57(1), 10–18. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2015.04.011

Aini, K. (2023). Tinjauan naratif: Isu gender pada perilaku bullying di kalangan remaja. Journal of Education for All, 1(2), 97–108. https://doi.org/10.61692/edufa.v1i2.30

Adellia, A. P., Sulistiyana, & Putro, H. Y. S. P. (2024). Studi komparatif: Bullying di dunia nyata dan dunia maya (cyberbullying) pada siswa kelas XI SMA Negeri 12 Banjarmasin. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4), 4000–4007. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i4.7075

Andreassen, C. S. (2019). Online social network site addiction: A comprehensive review. Current Addiction Reports, 6(4), 446–456. https://doi.org/10.1007/s40429-019-00260-2

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.

Berryman, C., Ferguson, C. J., & Negy, C. (2022). Social media use and mental health among young adults. Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking, 25(2), 79–84. https://doi.org/10.1089/cyber.2020.0700

Bodhi, S., & Zahara, N. (2022). Sosialisasi hukum mengenai bullying dan hate speech di lingkungan kerja PT. Olsera Indonesia Pratama. Prosiding National Conference for Community Service Project (NaCosPro), 4(1). (Informasi halaman/tautan artikel belum ditemukan—lihat daftar “perlu verifikasi” di bawah).

Borualogo, I. S., Kusdiyati, S., & Wahyudi, H. (2023). Keyakinan yang mendukung tindak kekerasan perundungan berdasarkan perspektif perbedaan jenis kelamin. Jurnal Psikologi Sosial, 21(1), 83–97. https://doi.org/10.7454/jps.2023.10

Borualogo, I. S., Wahyudi, H., & Kusdiyati, S. (2023). Prevalence and predictors of cyberbullying in middle and high school students during the COVID-19 pandemic. Jurnal Psikologi, 50(2), 206–218. https://doi.org/10.22146/jpsi.76494

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Cinelli, M., Quattrociocchi, W., Galeazzi, A., et al. (2020). The COVID-19 social media infodemic. Scientific Reports, 10, 16598. https://doi.org/10.1038/s41598-020-73510-5

Cosma, A., Bjereld, Y., Elgar, F. J., et al. (2022). Gender differences in bullying reflect societal gender inequality: A multilevel study with adolescents in 46 countries. Journal of Adolescent Health, 71(5), 601–608. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2022.05.015

Denissa, C., Pusparini, D. A., Mulyani, S. M., & Prasetyo, D. (2022). Dampak cyber bullying terhadap kesehatan mental remaja serta implementasi nilai-nilai Pancasila sebagai upaya pencegahan cyber bullying. EMPATHY: Jurnal Fakultas Psikologi, 5(1), 30–40. https://doi.org/10.26555/empathy.v4i1

Detik.com. (2025a, Februari 10). Siswa SD di Bangka Selatan meninggal diduga akibat perundungan. DetikNews. (Tautan spesifik artikel belum dicantumkan—lihat “perlu verifikasi” di bawah).

Detik.com. (2025b, Februari 15). Kasus bunuh diri siswa di Garut diduga akibat bullying. DetikNews. (Tautan spesifik artikel belum dicantumkan—lihat “perlu verifikasi” di bawah).

Dewi, P. A. N. P. (2025). Hubungan pola asuh orang tua dan penggunaan media sosial dengan perilaku bullying pada remaja. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 10(3), 80–90. https://doi.org/10.30651/jkm.v10i3.25845

Dishion, T. J., & Tipsord, J. M. (2011). Peer contagion in child and adolescent social and emotional development. Annual Review of Psychology, 62, 189–214. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.093008.100412

Elmalia, M. T., Augest, W. K., Hidayat, R. A., & Sahfrina, N. A. (2024). Cyberbullying: Tantangan bagi pengguna media sosial terhadap kesehatan mental di Indonesia. Student Scientific Creativity Journal, 2(4), 20–29. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v2i4.3319

Equinea, A. M. N., & Asyanti, S. (2023). Pengaruh empati dan kontrol diri terhadap kecenderungan perilaku perundungan (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Firmansyah, K. C., & Basit, A. (2024). Social media and cyberbullying behavior (Case study at SMA Negeri 6 Tangerang). Jurnal Komunikasi, 18(2). https://doi.org/10.21107/ilkom.v18i2.27113

Fitri, S., Intan, M., Luawo, R., & Puspasari, D. (2016). Pengaruh metode The Six Thinking Hats dalam bimbingan klasikal untuk meningkatkan insight. Jurnal Bimbingan Konseling, 5(2).

Harahap, Y. A., Nasution, N. K., & Sharfina, D. (2023). Hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan konsep diri remaja pada masa pandemi COVID-19 di MTS Madinatussalam Sei Rotan Percut Sei Tuan. JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan, 3(2), 160–166. https://doi.org/10.51771/jintan.v3i02.661

Herman, F., Fikri, M., & Purwaty. (2023). Exploration of mental health in children victims of bullying. Journal of Health and Nutrition Research, 2(1), 21–26. https://doi.org/10.56303/jhnresearch.v2i1.89

Hirschi, T. (1969). Causes of delinquency. University of California Press.

Kasturiratna, K. T. A. S., Hartanto, A., Chen, C. H. Y., Tong, E. M. W., & Majeed, N. M. (2025). Umbrella review of meta-analyses on the risk factors, protective factors, consequences and interventions of cyberbullying victimization. Nature Human Behaviour, 9, 101–132. https://doi.org/10.1038/s41562-024-02011-6

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Hasil survei kesehatan berbasis sekolah pelajar SMP dan SMA: Global School-based Student Health Survey (GSHS) 2015. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kowalski, R. M., Giumetti, G. W., Schroeder, A. N., & Lattanner, M. R. (2021). Bullying in the digital age: A meta-analysis of cyberbullying among youth. Psychological Bulletin, 147(4), 341–385. https://doi.org/10.1037/bul0000309

Kowalski, R. M., Limber, S. P., & McCord, A. (2021). A developmental perspective on bullying and cyberbullying. American Psychologist, 76(3), 431–443. https://doi.org/10.1037/amp0000641

Leswidyanti, J. S., Nur, M., & Retsa, M. (2025). Mencari jati diri: Peran peer group dalam membentuk identitas remaja. Sabana, 4(1), 164–170. https://doi.org/10.55123/sabana.v4i1.4999

Liliweri, A. (2015). Komunikasi media sosial. Remaja Rosdakarya.

Lusiana, S. N. E., & Arifin, S. (2022). Dampak bullying terhadap kepribadian dan pendidikan seorang anak. Kariman: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan, 10(2), 337–349.

Mahmudi, I., & Wardani, S. Y. (2023). Pengaruh konformitas teman sebaya dan intensitas penggunaan media sosial terhadap perilaku bullying. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(1), 421–426. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i01.5168

Mujiburrahman, F., et al. (2024). Penguatan kapasitas berbasis Characterapy (terapi karakter) pada kasus bullying di SMAN 7 Mataram. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(4), 6379–6385. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.4668

Murwani, E. (2023). Pemetaan pola keragaman konten perilaku perundungan daring pada remaja melalui media sosial. Jurnal Studi Komunikasi, 7(1), 319–334. https://doi.org/10.25139/jsk.v7i1.6105

Nasir, A. (2014). Metodologi penelitian kesehatan: Konsep, penerapan, dan analisis data. Nuha Medika.

Naslund, J. A., Aschbrenner, K. A., Marsch, L. A., & Bartels, S. J. (2020). The future of mental health care: Peer-to-peer support and social media. Psychiatric Services, 67(7), 666–670. https://doi.org/10.1176/appi.ps.201500327 (Catatan: tahun/volume pada entri ini perlu dicek ulang; lihat “perlu verifikasi”.)

NDTV. (2024, Juni 6). Indonesia doctor’s death sparks debate on medical bullying culture. NDTV World. (Tautan spesifik artikel belum dicantumkan—lihat “perlu verifikasi”.)

Nufus, A. S., & Lestari, M. (2023). Tindakan bullying terhadap gender di lingkungan sekolah. Buhuts Al-Athfal: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini, 3(2), 241–250.

Nurhidayah, I., Aryanti, K. N., Suhendar, I., & Lukman, M. (2021). Hubungan tekanan teman sebaya dengan perilaku bullying pada anak usia remaja awal. Journal of Nursing Care, 4(3), 175–183. https://doi.org/10.24198/jnc.v4i3.31566

Parwitasari, T. A., Supanto, S., Ismunarno, I., Fitriono, R. A., & Budyatmojo, W. (2024). Pengaruh media sosial terhadap cyberbullying di kalangan remaja di Indonesia. Media Keadilan: Jurnal Ilmu Hukum. https://journal.ummat.ac.id/index.php/JMK/article/view/25330

Patchin, J. W., & Hinduja, S. (2020). Cyberbullying: Identification, prevention, and response. Cyberbullying Research Center. https://cyberbullying.org

Peltzer, K., & Pengpid, S. (2019). Prevalence and correlates of being bullied among adolescents in Indonesia: Results from the 2015 Global School-based Student Health Survey. International Journal of Adolescent Medicine and Health, 31(1), 1–8. https://doi.org/10.1515/ijamh-2017-0198

Prasettyo, S. H., & Purwoto, L. (2025). Pengaruh iklim sekolah dan pemantauan orang tua terhadap perilaku perundungan pelajar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(1), 65–88. https://doi.org/10.24832/jpnk.v10i1.4215

Putri, D. H., & Kustanti, E. R. (2023). Hubungan antara konformitas teman sebaya denyan bullying terhadap guru. Jurnal Empati,12(3), 207-214

Riswanto, D., & Marsinun, R. (2020). Perilaku cyberbullying remaja di media sosial. Analitika, 12(2), 98–111. https://doi.org/10.31289/analitika.v12i2.3704

Samsuddin, V. R., & Khilmiyah, A. (2025). The influence of family support, social media, and religiosity on bullying behavior of junior high school students. Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 11(1), 336–346. https://doi.org/10.19109/tadrib.v11i1.30645

Saputra, W. N. E., Hanifah, N., & Widagdo, D. N. (2017). Perbedaan tingkat perilaku agresi berdasarkan jenis kelamin pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Kota Yogyakarta. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 2(4), 142–147. https://doi.org/10.17977/um001v2i42017p142

Schunk, D. H., & DiBenedetto, M. K. (2020). Self-regulated learning and academic achievement: The role of motivation and self-efficacy. Educational Psychologist, 55(2), 1–17. https://doi.org/10.1080/00461520.2019.1710593

Sari, N. M., & Falah, F. (2024). Perilaku agresif ditinjau dari konformitas dan jenis kelamin pada siswa yang bermain game online dengan durasi lebih dari 2 jam. Jurnal Ilmiah Sultan Agung, 3(2), 93–105. https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/JIMU/article/view/38620

Wulandzari, A., & Surawan, S. (2025). Cyberbullying dan krisis remaja: Implikasinya terhadap mental dan akademik siswa SMA NU Palangka Raya. Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(3), 1045–1053. https://doi.org/10.61104/jq.v3i3.1397

Yun, H.-Y., & Espelage, D. (2024). Self-ratings and peer-ratings of bullying perpetrators: Intrapersonal and interpersonal factors that differentiate bully subgroups. Journal of School Psychology, 106, 101358. https://doi.org/10.1016/j.jsp.2024.101358

Yusri, Y. (2024). Language and violence: A gender-based analysis of verbal bullying among students. Indonesian Journal of Educational Studies, 27(2), 71–77. https://doi.org/10.26858/ijes.v7i2.67945

Zaneva, M., Minnick, E., Nahar, Ginting, V., et al. (2023). Social norms predict bullying: Evidence from an anti-bullying intervention trial in Indonesia. International Journal of Bullying Prevention. https://doi.org/10.1007/s42380-023-00176-8




DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i4.24831

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.