Hubungan Aktivitas Senam Lansia Terhadap Penyakit Tidak Menular (Hipertensi) Pada Lansia di Puskesmas Sanggeng

Hosiana Loisa Sombuk, Ruth Harriet Faidiban, Bahrah Bahrah

Sari


ABSTRACT

 

The elderly group is the most vulnerable to non-communicable diseases due to physiological changes that occur with aging as well as high exposure to behavioral risk factors. Based on preliminary study data at Sanggeng Health Center, there are still elderly individuals experiencing hypertension, and interviews with 10 elderly people found that 7 of them had not engaged in physical activities such as senior exercise. This study aims to analyze the relationship between physical activity and non-communicable diseases (hypertension) in the elderly at Sanggeng Health Center. This type of research is analytical with a cross-sectional study approach, where the independent and dependent variables are measured at the same time. The researchers only conducted observations without intervening with the research subjects. The sample in this study includes all elderly visitors to Sanggeng Health Center using a total sampling technique. This study involved human research subjects, comprising 69 respondents who were given a questionnaire that had been tested for validity and reliability. The data collected were primary data, and the data analysis was conducted using the Chi-Square test. The results of the study indicated that there is a relationship between physical activity in the form of elderly exercise and non-communicable diseases (hypertension) at Sanggeng Health Center, with a p-value of 0.000 < α value (0.05). The conclusion is that physical activity in the form of elderly exercise is a factor that can influence non-communicable diseases or hypertension in the elderly. 

 

Keywords: Physical Activity, Non-Communicable Diseases, Hypertension.

 

 

ABSTRAK

 

Kelompok lansia merupakan kelompok yang paling rentan terhadap penyakit tidak menular karena perubahan fisiologis yang terjadi seiring bertambahnya usia serta tingginya paparan terhadap faktor risiko perilaku. Berdasarkan data studi pendahuluan di Puskesmas Sanggeng masih ditemukan lansia yang mengalami hipertensi dan hasil wawancara pada 10 lansia ditemukan bahwa terdapat 7 lansia yang belum melakukan aktivitas fisik seperti senam lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalisis hubungan aktivitas fisik dengan penyakit tidak menular (hipertensi) pada lansia di Puskesmas Sanggeng. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional study dimana variabel independen dan variabel dependen diukur pada waktu yang bersamaan. Peneliti hanya melakukan observasi tanpa melakukan intervensi terhadap subjek penelitian Sampel dalam penelitian ini adalah semua lansia yang berkunjung ke Puskesmas Sanggeng dengan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan subjek penelitian manusia yaitu sebanyak 69 responden yang akan diberikan kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Data yang diambil merupakan data primer dan analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan aktivitas fisik senam lansia dengan penyakit tidak menular (hipertensi) di PuskesmasSanggeng dengan nilai p value 0.000 < nilai α (0,05). Kesimpulan yaitu aktivitas fisik berupa senam lansia merupakan faktor yang dapat mempengaruhi penyakit tidak menular atau hipertensi pada lansia.

 

Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Penyakit Tidak Menular, Hipertensi.


Kata Kunci


Aktivitas Fisik, Penyakit Tidak Menular, Hipertensi

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


andry Sartika, Betrianita, Juli Andri, Padila, A. V. N. (2020). Senam Lansia Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia. Journal Of Telenursing (Joting), 2, 11–20.

Budreviciute, A. Et Al. (2020). Management And Prevention Strategies For Non-Communicable Diseases (Ncds) And Their Risk Factors. Public Health.

Darmojo, R. B., & Martono, H. H. (2018). Geriatri (Ilmu Kesehatan Usia Lanjut). Jakarta: Balai Penerbit Fkui.

Hernawan, T., & Rosyid, F. N. (2017). Pengaruh Senam Hipertensi Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Lansia Dengan Hipertensi Di Panti Werdha Dhara Bakti Kelurahan Pajang Surakarta. Jurnal Kesehatan, 10(1).

Izhar, M. D. (2017). Pengaruh Senam Lansia Terhadap Tekanan Darah Di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 17(1), 204–210.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Jakarta: Balitbangkes.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia. Jakarta: Kemenkes Ri.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kemenkes Ri.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Putri, A. D., & Handayani, S. (2018). Hubungan Frekuensi Senam Lansia Dengan Kejadian Penyakit Tidak Menular. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 6(1), 22–29.

Rasetyo, B., Santoso, H., & Aminah, S. (2021). Aktivitas Senam Lansia Terhadap Risiko Penyakit Kardiovaskular Pada Lanjut Usia. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(3), 134–141.

Rofana Aghniya, P. (2024). Deteksi Dini Dan Pencegahan Penyakit Tidak Menular Melalui Aktivitas Fisik, Edukasi Dan Promosi Kesehatan Di Uptd Yosomulyo Kota Metro. Urnal Pengabdian Sosial, 1(6).

S, S. C. (2025). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Senam Lansia Di Puskesmas Noling. Window Of Public Health Journal.

Sari, D. P., Rahmawati, I., & Lestari, T. (2019). Hubungan Senam Lansia Dengan Tekanan Darah Pada Lansia. Jurnal Keperawatan Komunitas, 7(2), 85–92.

Sianipar, S. S., & Putri, D. K. F. (2018). Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi Di Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya. Dinamika Kesehatan, 9(2), 558–566.

Who, M. And R. Who. Noncommunicable Disease Surveillance,. , (2025).

World Health Organization. (2020). Who Guidelines On Physical Activity And Sedentary Behaviour. . Geneva: Who.

World Health Organization. Activity, G. R. On P. World Health Organization. , (2022).

World Health Organization. (2020). Global Status Report On Noncommunicable Diseases. Geneva.

Wulandari, R., & Nugroho, A. (2020). (2020). Pengaruh Senam Lansia Terhadap Kadar Gula Darah Pada Lansia Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Kesehatan Masyarakat.




DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i8.24968

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.