Asuhan Akupunktur Pada Pasien Nyeri Menstruasi di Rumah Terapi Medical Hacking Bekasi
Sari
ABSTRACT
Menstrual pain or dysmenorrhea is one of the most common gynecological complaints among women of reproductive age. This condition is characterized by lower abdominal pain, cramps, lower back soreness, and discomfort that can interfere with daily activities. From the perspective of Traditional Chinese Medicine (TCM), menstrual pain is often caused by Qi and Xue stagnation, Cold Stagnation, or Qi and Xue deficiency, which disrupts the smooth circulation of blood and energy in the uterus. Acupuncture offers a safe, effective, and non-pharmacological approach with minimal side effects. This study was conducted as a single-case study over six therapy sessions involving one 27-year-old female participant who had experienced menstrual pain for the past two months. Data collection techniques included observation (Wang), inquiry/interview (Wen), listening and smelling (Wen), and palpation (Qie), in accordance with Traditional Chinese Medicine diagnostic standards. The selection of acupuncture points was based on the syndrome of Qi and Blood Deficiency, with therapeutic principles focusing on tonifying Qi and Blood, strengthening the Spleen, and improving uterine function. Evaluation of the therapeutic outcomes showed that after six acupuncture sessions, menstrual pain was no longer experienced, headaches resolved, sleep quality improved, emotional stability increased, and menstrual blood returned to normal in terms of both volume and color. The prognosis of the therapy was considered good; therefore, the treatment was deemed sufficient and temporarily concluded.
Keywords: Menstrual Pain, Acupuncture Therapy, Qi and Blood Deficiency.
ABSTRAK
Nyeri menstruasi atau dismenore merupakan salah satu keluhan ginekologis yang paling umum di kalangan wanita usia reproduktif. Kondisi ini ditandai dengan nyeri perut bagian bawah, kram, nyeri punggung bawah, dan ketidaknyamanan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Dari perspektif Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM), nyeri menstruasi sering disebabkan oleh stagnasi Qi dan Xue, stagnasi dingin, atau defisiensi Qi dan Xue, yang mengganggu kelancaran sirkulasi darah dan energi di rahim. Akupunktur menawarkan pendekatan yang aman, efektif, dan non-farmakologis dengan efek samping minimal. Studi ini dilakukan sebagai studi kasus tunggal selama enam sesi terapi yang melibatkan satu partisipan wanita berusia 27 tahun yang mengalami nyeri menstruasi selama dua bulan terakhir. Teknik pengumpulan data meliputi observasi (Wang), pertanyaan/wawancara (Wen), mendengarkan dan mencium (Wen), dan palpasi (Qie), sesuai dengan standar diagnostik Pengobatan Tradisional Tiongkok. Pemilihan titik akupunktur didasarkan pada sindrom Defisiensi Qi dan Darah, dengan prinsip terapeutik yang berfokus pada penguatan Qi dan Darah, penguatan Limpa, dan peningkatan fungsi rahim. Evaluasi hasil terapeutik menunjukkan bahwa setelah enam sesi akupunktur, nyeri menstruasi tidak lagi dialami, sakit kepala hilang, kualitas tidur membaik, stabilitas emosional meningkat, dan darah menstruasi kembali normal baik dari segi volume maupun warna. Prognosis terapi dianggap baik; oleh karena itu, pengobatan dianggap cukup dan diakhiri sementara.
Kata Kunci: Nyeri Menstruasi, Terapi Akupunktur, Defisiensi Qi dan Darah.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Aditya, S. (2025). Efektivitas Terapi Akupunktur Titik Sp6 (Sanyinjiao), Cv 4 (Guanyuan), Li 4 (Hegu), Lr 3 (Taichong) Dan St 36 (Zusanli) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Penderita Nyeri Haid Sindrom Stagnasi Qi Dan Xue Di Klinik Bidan" S" Bandung.
Armour, M., Smith, C. A., Wang, L. Q., Naidoo, D., Yang, G. Y., Macpherson, H., & Hay, P. (2019). Acupuncture For Primary Dysmenorrhea: A Systematic Review And Meta-Analysis. Cochrane Database Of Systematic Reviews, 2019(4).
Ayoade, M., Adeyemi, O., & Ogunleye, O. (2020). Safety Concerns Of Long-Term Use Of Nsaids In Menstrual Pain Management. Journal Of Women's Health, 29(4), 512–519.
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approaches (5th Ed.). Thousand Oaks, Ca: Sage Publications.
Dewi, H. L., Wulandari, M., & Mahadini, C. (2025). Asuhan Akupunktur Pada Pasien Nyeri Menstruasi Karena Stagnasi Qi Hati Di Griya Sehat Purple Acupuncture Cirebon. Jusindo.
Iacovides, S., Avidon, I., & Baker, F. C. (2015). What We Know About Primary Dysmenorrhea: A Critical Review. Human Reproduction Update, 21(6), 762–778.
Ningtyas, L. Dan Astiti, N. 2024. Efektivitas Metode Terapi Akupunktur Dan Aurikular Akupunktur Pada Penurunan Nyeri Dismenore Primer. Arteri : Jurnal Ilmu Kesehatan. 6(1) : 27-29.
Nurmalasari, D., & Kurniawati, D. (2020). Prevalensi Dan Faktor Risiko Dismenore Pada Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(1), 34–42.
Osayande, A. S., & Mehulic, S. (2014). Diagnosis And Initial Management Of Dysmenorrhea. American Family Physician, 89(5), 341–346.
Proctor, M., & Farquhar, C. (2022). Dysmenorrhoea. Bmj Clinical Evidence, 2022.
Putri, K. E., Haryanto, J. T., & Mutiah, N. (2024). Efektifitas Terapi Akupunktur Pada Titik Lv 3, Ki3 Dan Sp 6 Terhadap Perubahan Skala Nyeri Haid Pada Kasus Dismenorea. Jurnal Ilmiah Obsgin: Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-Issn: 1979-3340 E-Issn: 2685-7987, 16(3), 271-277.
Sari, A. P., Nareswari, I., & Lazuardi, D. (2022). Laporan Kasus: Kombinasi Akupunktur Tubuh Dan Akupunktur Daun Telinga Dalam Penanganan Nyeri Akibat Dismenorea Primer. Jurnal Kedokteran (Unram Medical Journal), 11(1), 821-826.
Smith, C. A., Cochrane, S., & Zhu, X. (2011). Acupuncture For Primary Dysmenorrhea: A Randomized Controlled Trial. Pain, 152(9), 1966–1975.
Strisanti, I. A. S., Rastiti, I. A. A., Harditya, K. B., & Dharmapatni, N. W. K. (2024). Kombinasi Akupuntur Dan Moxibustion Dalam Menurunkan Skala Nyeri Haid Primer Pada Mahasiswi Keperawatan. Mahesa: Malahayati Health Student Journal, 4(1), 294-305.
Watini. (2024). Efektivitas Konsumsi Coklat Terhadap Perubahan Nyeri Menstruasi Pada Wanita Usia Subur. Jurnal Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan, 3(1).
Widjojo, L. K. (2021). Asuhan Akupunktur Jinsanzhen Pada Penderita Nyeri Haid Di Klinik Akupunktur" Rm" Bogor (Doctoral Dissertation, Itsk Rs Dr. Soepraoen).
World Health Organization. (2021). Menstrual Health And Disorders. Who.
Zolekhah, D., & Barokah, L. (2023). Karakteristik Kejadian Nyeri Menstruasi Pada Mahasiswi Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(3).
DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i6.25223
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.


Panduan Penulisan




