Beyond Knowledge: Determinan Sosial Pengetahuan Pencegahan DBD pada Masyarakat Daerah Endemis
Sari
ABSTRACT
Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is still a public health problem in endemic areas such as Jahab Village, Tenggarong. Knowledge serves as the basis for preventive behavior, but there is generally a gap between knowledge and practice. This study aims to analyze social determinants (age, gender, education, and occupation) on the level of knowledge about dengue prevention in communities in endemic areas. The study uses a descriptive design analysis of a cross-sectional approach. With 100 respondents selected by consecutive sampling, using an instrument consisting of a structured questionnaire (results tested for validity = 0.184 and results tested for reliability Cronbach's alpha = 0.815. Descriptive statistical methods are used to describe the distribution of knowledge, and the Chi-Square test (α = 0.05) is used as an association test between variables. Most respondents (60%) had good knowledge of dengue prevention, 34% moderate, and 6% less. The univariate CHI-SQ test was conducted and the results showed a very significant association between education and knowledge of dengue prevention (χ² = 31,482, df = 6, p = 0.001), as well as between employment and knowledge of dengue prevention (χ² = 29,874; df = 10; p = 0.003). Respondents with a university education (100%), teachers (100%) and respondents working in the private sector scored well (95.2%). The T-test and the chi-square large population test showed that age (χ² = 6,341, df = 3 p = 0.093) and sex (χ² = 1,675; df = 2 p = 0.432) showed no statistically significant association. Identified a relationship between social determinants (education and employment) and knowledge of dengue prevention that were statistically significant, while age and gender showed no statistical significance. These results suggest that knowledge-targeting interventions need to consider education stratification and work-based access to information. However, just good knowledge is not enough because new approaches must be obtained through knowledge in order for the noble goal of continuing preventive attitudes and behaviors to be achieved.
Keywords: Social Determinants, Knowledge of Dengue Prevention, Education, Employment, Beyond Knowledge.
ABSTRAK
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di daerah endemis seperti Desa Jahab, Tenggarong. Pengetahuan berfungsi sebagai dasar bagi perilaku pencegahan, tetapi umumnya terdapat kesenjangan antara pengetahuan dan praktik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan sosial (usia, jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan) terhadap tingkat pengetahuan tentang pencegahan DBD pada masyarakat daerah endemis. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik pendekatan cross-sectional. Dengan populasi 305 orang, diambil 100 responden yang dipilih secara Consecutive sampling, menggunakan Instrumen yang terdiri dari kuesioner terstruktur (hasil diuji validitasnya = 0,184 dan hasil diuji reliabilitasnya Cronbach’s alpha = 0,815. Metode statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan distribusi pengetahuan, dan uji Chi-Square (α = 0,05) digunakan sebagai uji asosiasi antarvariabel. Sebagian besar responden (60%) memiliki pengetahuan yang baik tentang pencegahan DBD, 34% sedang, dan 6% kurang. Uji univariat CHI-SQ dilakukan dan hasil menunjukkan adanya asosiasi yang sangat signifikan antara pendidikan dan pengetahuan pencegahan DBD (χ² = 31.482, df = 6, p = 0.001), serta antara pekerjaan dan pengetahuan pencegahan DBD (χ² = 29.874; df = 10; p = 0.003). Responden dengan pendidikan universitas (100%), guru (100%) dan responden yang bekerja di sektor swasta memperoleh skor baik (95,2%). Uji T-test dan uji populasi besar chi-square menunjukkan bahwa usia (χ² = 6.341, df = 3 p = 0,093) dan jenis kelamin (χ² = 1.675; df = 2 p = 0,432) tidak menunjukkan asosiasi yang signifikan secara statistik. Mengidentifikasi adanya hubungan antara determinan sosial (pendidikan dan pekerjaan) dan pengetahuan pencegahan DBD yang secara statistik signifikan, sedangkan usia dan jenis kelamin tidak menunjukkan signifikansi statistik. Hasil ini menunjukkan bahwa intervensi yang menargetkan pengetahuan perlu mempertimbangkan stratifikasi pendidikan dan akses informasi berbasis pekerjaan. Namun, hanya pengetahuan yang baik tidak cukup karena pendekatan baru harus diperoleh melalui pengetahuan agar tujuan mulia untuk melanjutkan sikap dan perilaku pencegahan dapat tercapai.
Kata Kunci: Determinan Sosial, Pengetahuan Pencegahan DBD, Pendidikan, Pekerjaan, Beyond Knowledge.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Aini Novita Sari, Indrawati, L. N. A. (2023). Hubungan Perilaku Pencegahan Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue. Jurnal Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan, 2(5), 304–314.
Al-Manji, A., Wirayuda, A. A. B., Eltayib, R. A. A., Al-Azri, M., & Chan, M. F. (2025). Factors Contributing To Mosquito-Borne Disease: A Systematic Review In The Middle East And North Africa (Mena) Region. Current Research In Parasitology & Vector-Borne Diseases, 8, 100281. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.1016/J.Crpvbd.2025.100281
Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Jaya.
Bäck, A. T., & Lundkvist, A. (2013). Dengue Viruses - An Overview. Infection Ecology & Epidemiology, 3. Https://Doi.Org/10.3402/Iee.V3i0.19839
Biro Komunikasi & Pelayanan Masyarakat, K. R. (2016). Menkes: Dibanding Fogging, Psn 3m Plus Lebih Utama Mencegah Dbd. Retrieved From Https://Kemkes.Go.Id/Id/ 14156-2
Biro Komunikasi & Pelayanan Masyarakat, K. R. (2020). Data Kasus Terbaru Dbd Di Indonesia. Retrieved From Https://Kemkes.Go.Id/Eng/Data-Kasus-Terbaru-Dbd-Indonesia?
Budiman, & R. (2013). Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan Dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
Carolina, P. (2024). Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Keluarga Dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue ( Dbd ). Jurnal Kesehatan Saelmakers Perdana, 7(1), 97–103. Https://Doi.Org/10.32524/Jksp.V7i1.1123
Dishub.Kukarkab. (2024). Kecamatan Tenggarong Tahun 2023-2024. Retrieved From Https://Dishub.Kukarkab.Go.Id/Pemkabkukar/Detail/Kecamatan-Tenggarong-Tahun-2023--2024#:~:Text=Perbankan Yang Memadai.-,Dengan Berbagai Potensi Yang Dimiliki%2c Kecamatan Tenggarong Diharapkan Terus Berkembang,Tahun 2023 Adalah 114.039 Jiwa.
Elisa Andriyanti, Muhammad Syukri, Andree Aulia Rahmat, M. Ridwan, O. L. S. (2025). Determinan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Wilayah Kelurahan Kenali Asam Bawah Tahun 2024. Edukreatif: Jurnal Kreatifitas Dalam Pendidikan, 6(2), 100–112.
Ernyasih. (2019). Hubungan Karakteristik Responden , Pengetahuan Dan Sikap Kepala Keluarga Terhadap Praktik Pencegahan Demam Berdarah Dengue ( Dbd ). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 08(01), 6–13.
Espiana, I. (2020). Masyarakat Tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue ( Dbd ) Correlation Of Knowledge And Attitude With Community Behavior About The Eradication Of Nests Mosquito Dengue Blood Fever ( Dhf ). Jurnal Surya Medika, 8(1), 129–135.
Fitria Diana. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Dusun Bekelan Sidorejo Lendah Kulon Progo. Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta.
Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (Eds.). (2008). Health Behavior And Health Education: Theory, Research, And Practice, 4th Ed. Health Behavior And Health Education: Theory, Research, And Practice, 4th Ed. Hoboken, Nj, Us: Jossey-Bass/Wiley.
Gubler, D. J. (1998). Dengue And Dengue Hemorrhagic Fever. Clinical Microbiology Reviews, 11(3), 480–496. Https://Doi.Org/10.1128/Cmr.11.3.480
Hidayah, A. N. (2009). Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Praktek Keluarga Tentang Pencegahan Demam Berdarah Dengue Di Rw 09 Kelurahan Kramatpela Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan Tahun 2009. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Kholid, A. (2012). Promosi Kesehatan Dengan Pendekatan Teori Perilaku, Media, Dan Aplikasinya. Jakara: Rajawali Pers.
Meyrinda, L., & Candra, E. (2025). Hubungan Sikap , Tingkat Pendidikan , Dan Usia Terhadap. Jurnal Wacana Kesehatan, 10(1), 22–29. Https://Doi.Org/10.52822/Jwk.V10i1.672
Notoatmodjo, S. (2011). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakara: Rineka Jaya.
Notoatmodjo, S. (2012a). Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Jaya.
Notoatmodjo, S. (2012b). Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Jakara: Rineka Jaya.
Oktarisa, F., Yusra, Z., & Rinaldi, R. (2017). Perbedaan Prestasi Akademik Ditinjau Dari Coping Stress Dan Jenis Kelamin Pada Pers Mahasiswa, 6(2). Https://Doi.Org/10.24036/Rapun.V6i2.6617
Putra A. U. Retang, Johny A. R. Salmun, A. S. (2021). Hubungan Perilaku Dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Kerja Puskesmas Bakunase Kota Kupang. Media Kesehatan Masyarakat, 3(1), 63–71.
Putra, R. T., Nurhendriyana, H., & Permana, O. R. (2026). The Relationship Between Knowledge And Public Attitude In Early Detection And Prevention Of Dengue. Inovasi Pembangunan - Jurnal Kelitbangan, 14(01).
Rohman, N. (2024). Pengetahuan: Definisi, Tingkatan, Dan Faktor Yang Mempengaruhi. Retrieved November 11, 2024, From Https://Wirabuana.Ac.Id/Artikel/Asal-Usul-Pengetahuan-2/
Salsabila, F. P., & Sahrul, M. (2024). Pencegahan Demam Berdarah Dengan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk ( Psn ) Melalui 3m Plus, (November), 1–9.
Scott, C. M. (2001, September). Health Promotion Planning: An Educational And Ecological Approach (3rd Ed): L.W. Green, M.W. Kreuter (Eds.) Mountain View, Ca: Mayfield Publishing Company, 1999; 621 Pp. Canadian Journal Of Public Health = Revue Canadienne De Santé Publique. Https://Doi.Org/10.1007/Bf03404986
Sri Sayekti Heni Sunaryati, S. I. (2020). Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Perilaku Dalam Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Desa Jelok Cepogo Boyolali. Avicena: Jurnal Of Health Research, 3(1), 92–104.
Syafei, A. (2023). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(50), 545–553.
Syahrun, Metungku, F., Aini, N., & Arrizqi, Z. (2024). Artikel Penelitian The Influence Of Knowledge On The Lifestyle Of Diabetes Mellitus Patients At The Workplace Of The Bengkuring Community Health Center , Samarinda, 7(1), 65–70.
Tokan, P. K., Owa, K., Ahmad, H., Studi, P., Ende, K., & Kemenkes, P. (2024). Gambaran Faktor Predisposing , Enabling Dan Pencegahan Penyakit Dbd Di Kelurahan Mautapaga, 24(2), 412–422.
Ulfah, R., & Purnamawati, D. (2024). Gambaran Pengetahuan, Sikap, Dan Praktik Dalam Penanganan Demam Berdarah Dengue Di Bekasi Utara. Pubhealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 33(1), 33–41. Retrieved From Https://Jurnal.Ilmubersama.Com/Index.Php/Pubhealth/Article/View/580/366
World Health Organization. (2009). Dengue: Guidelines For Diagnosis, Treatment, Prevention And Control: New Edition. Retrieved From Https://Www.Ncbi.Nlm.Nih.Gov/Books/Nbk143159/
World Health Organization. (2021). Regional Office For The Western Pacific (2021). Dengue Situation Updates 2021. Who Regional Office For The Western Pacific, (611), 1–5.
Yuniar, V. T., Raharjo, M., Martini, M., Nurjazuli, N., Masyarakat, F. K., & Diponegoro, U. (2024). Hubungan Pengetahuan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(2), 234–240.
DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i9.25928
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.


Panduan Penulisan




