Analisis Hubungan Karateristik (Usia, Pendidikan, Pekerjaan) dengan Pengetahuan Calon Pengantin Perempuan tentang Program KB di Kua Banjarsari Kota Surakarta

Wasyara Archeriela Christy, Kusuma Estu Werdani

Sari


ABSTRACT

 

The high rate of unmet need for family planning (FP) and the public’s still limited understanding of reproductive health indicate that knowledge about family planning programs remains an issue that requires attention, particularly among prospective brides as a group preparing for married life. Knowledge regarding family planning programs is believed to be influenced by individual characteristics such as age, education, and occupation; however, research on the premarital phase remains limited. This study aims to analyze the relationship between age, education level, and occupation with prospective brides’ knowledge of family planning programs at the KUA in Banjarsari District, Surakarta City. This study employs a quantitative approach with a cross-sectional design. The research was conducted from April to May 2025 with a sample size of 102 prospective brides selected using total sampling. Data collection was conducted using a questionnaire that had been tested for validity and reliability, and the data were analyzed using the chi-square test with a significance level of p<0.05. The results showed that the majority of respondents were in the non-risk age group of 20–35 years (91.2%), had a high level of education (93.1%), and were employed (94.1%), with the majority’s knowledge of the family planning program falling into the “good” category (58.8%). Statistical test results showed no significant association between age and knowledge of family planning programs (p=0.104), educational level and knowledge of family planning programs (p=0.374), or occupation and knowledge of family planning programs (p=0.191). This study concludes that the characteristics of age, education, and occupation are not significantly associated with the level of knowledge of prospective brides regarding the family planning program at the Office of Religious Affairs (KUA) in Banjarsari District, Surakarta City. Further research is recommended to use a longitudinal design and to include additional variables such as access to information and premarital education.

 

Keywords: Family Planning, Knowledge, Prospective Brides.

 

 

ABSTRAK

            

 

Tingginya angka unmet need Keluarga Berencana (KB) dan masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai kesehatan reproduksi menunjukkan bahwa pengetahuan tentang program KB masih menjadi permasalahan yang perlu diperhatikan, terutama pada calon pengantin sebagai kelompok yang sedang mempersiapkan kehidupan berkeluarga. Pengetahuan mengenai program KB diduga dipengaruhi oleh karakteristik individu seperti usia, pendidikan, dan pekerjaan, namun penelitian pada fase pranikah masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik usia, tingkat pendidikan, dan pekerjaan dengan pengetahuan calon pengantin perempuan tentang program KB di KUA Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan April–Mei 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 102 calon pengantin perempuan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-squaredengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada usia tidak berisiko 20–35 tahun (91,2%), berpendidikan tinggi (93,1%), dan bekerja (94,1%), dengan tingkat pengetahuan program KB mayoritas dalam kategori baik (58,8%). Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan pengetahuan program KB (p=0,104), tingkat pendidikan dengan pengetahuan program KB (p=0,374), serta pekerjaan dengan pengetahuan program KB (p=0,191). Penelitian ini menyimpulkan bahwa karakteristik usia, pendidikan, dan pekerjaan tidak berhubungan secara signifikan dengan tingkat pengetahuan calon pengantin perempuan mengenai program KB di KUA Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain longitudinal serta menambahkan variabel lain seperti akses informasi dan edukasi pranikah.


 

Kata Kunci: Keluarga Berencana (KB), Pengetahuan, Calon Pengantin.


Kata Kunci


Keluarga berencana (KB), Pengetahuan, Calon pengantin

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Amanda, A., Chodijah, S., & Wahyuni, I. S. (2024). Program KB pada Bangga Kencana di Kampung Keluarga Berencana (KB) Sukamerindu Kota Bengkulu. Al-Su’aibah Midwifery Journal, 1(2), 76–79. https://doi.org/10.69597/amj.v1i2.14

Aningsih, B. S. D., & Irawan, Y. L. (2019). Hubungan Umur, Tingkat Pendidikan, Pekerjaan Dan Paritas Terhadap Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Di Dusun III Desa Pananjung Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung. Jurnal Kebidanan, 8(1), 33–40. https://doi.org/10.47560/keb.v8i1.193

Aprilia, S. M., Suprapti, S., & Kusmiwiyati, A. (2023). Pengaruh Penyuluhan KB Dengan Media E-Booklet Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Catin Tentang KB Di Puskesmas Kepanjen, Kabupaten Malang. . Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Gizi, 1(3), 30–41. https://doi.org/10.55606/jikg.v1i3.1280

Aswan, Y., & Harahap, Y. W. (2020). Hubungan Karakteristik Dengan Pengetahuan Perempuan Menikah Tentang Keluarga Berencana. Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar Rum Salatiga, 5(1).

Belinda, S. E., & Cahyaningrum, F. D. (2025). Partisipasi Masyarakat Dalam Pelayanan KB Di Kelurahan Bangunharjo. DIALOGIA, 2(1).

Birabwa, C., Chemonges, D., Tetui, M., Baroudi, M., Namatovu, F., Akuze, J., Makumbi, F., Ssekamatte, T., Atuyambe, L., Hernandez, A., & Sewe, M. O. (2021). Knowledge and Information Exposure About Family Planning Among Women of Reproductive Age in Informal Settlements of Kira Municipality, Wakiso District, Uganda. Frontiers in Global Women’s Health, 2. https://doi.org/10.3389/fgwh.2021.650538

Diyanah, S. F., Susiloningtyas, I., & Sutrisminah, E. (2022). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pasangan Usia Subur dalam Alat Kontrasepsi Dalam Rahim. Jurnal Maternitas Kebidanan, 7(1), 85–99. https://doi.org/10.34012/jumkep.v7i1.2246

Fatchiya, A., Sulistyawati, A., Setiawan, B., & Damanik, R. (2021). Peran Penyuluhan Keluarga Berencana dalam Meningkatkan Pengetahuan KB pada Pasangan Usia Subur (PUS) Kelompok Masyarakat Miskin. Jurnal Penyuluhan, 17(1), 60–71. https://doi.org/10.25015/17202134151

Handayani, S., & Putri, A. (2020). Hubungan pengetahuan remaja tentang kontrasepsi dengan kejadian kehamilan tidak diinginkan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 12–18.

Harzif, A. K., Maidarti, M., Handayaning, F. N., & Andyra, A. F. (2022). Factors affecting knowledge regarding unmet need on fertile aged women in Indonesia: evaluation of 2012 and 2017 IDHS. Reproductive Health, 19(1), 26. https://doi.org/10.1186/s12978-022-01338-5

Kassim, M., & Ndumbaro, F. (2022). Factors affecting family planning literacy among women of childbearing age in the rural Lake zone, Tanzania. BMC Public Health, 22(1), 646. https://doi.org/10.1186/s12889-022-13103-1

Khalil, S. N., Alzahrani, M. M., & Siddiqui, A. F. (2018). Unmet need and demand for family planning among married women of Abha, Aseer Region in Saudi Arabia. Middle East Fertility Society Journal, 23(1), 31–36. https://doi.org/10.1016/j.mefs.2017.07.004

Kiani, Z., Simbar, M., Hajian, S., & Zayeri, F. (2021). The prevalence of depression symptoms among infertile women: a systematic review and meta-analysis. Fertility Research and Practice, 7(1), 6. https://doi.org/10.1186/s40738-021-00098-3

Mayangsari, D. K., Susilaningrum, R., Pipitcahyani, T. I., & Mamik, M. (2022). Hubungan Usia, Pengetahuan, Pendidikan, Pekerjaan, Dan Budaya Akseptor Kb Aktif Terhadap Penggunaan Kontrasepsi Jangka Panjang. Gema Bidan Indonesia, 11(3), 84–90. https://doi.org/10.36568/gebindo.v11i3.86

Nuryuliana, N., & Rini, S. P. (2026). Hubungan antara Jenis Kelamin, Usia, dan Paritas terhadap Kepesertaan KB MKJP pada Akseptor KB. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 6(2), 378–388. https://doi.org/10.55606/jikki.v6i2.11081

Purnami, I. G. A. P., Hindriyawati, W., Ekawati, D., & Kismoyo, C. P. (2023). Tingkat Pendidikan Dan Pengetahuan Pasangan Usia Subur Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Jurnal Kebidanan Malakbi, 4(2), 114. https://doi.org/10.33490/b.v4i2.983

Rahayu, D. taurisiawati, Ertiana, D., & Shima, E. N. (2023). Edukasi Keluarga Tentang Kesehatan Reproduksi Untuk Meningkatkan Keikutsertaan Dalam Program KB. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia, 2(1), 97–102.

Rangkuti, N. A., & Harahap, M. A. (2020). Hubungan pengetahuan dan usia ibu hamil dengan kehamilan risiko tinggi di puskesmas labuhan rasoki. Jurnal Education and Development, 8(4), 513–517.

Rohmatika, D., Prastyoningsih, A., & Rumiyati, E. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode pemberian buku saku PerKaSa (persiapan keluarga sehat) terhadap kesiapan menikah calon pengantin. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(1). https://doi.org/10.36419/jki.v12i1.435

Sardi, R. A. A. T., & Werdani, K. E. (2025). A Literature Review of Factors Affecting Male Participation in Family Planning Methods in Indonesia. Jurnal Kesehatan, 152–162. https://doi.org/10.23917/jk.v18i2.2793

Setiawan, F., Megantari, G. S., Santoso, L. F. A. S., Nurdiansyah, F., Salsabiil, R., Mallapasi, H. A. A., & Latifi, S. R. (2025). Socioeconomic Factor Association to Knowledge and Attitude of Indonesian Young Adults Regarding Family Planning: A Cross-Sectional Multicenter Study. Journal of Maternal and Child Health, 10(5), 255–270. https://doi.org/10.26911/thejmch.2025.10.05.01

Shintya, L. A., & Monde, F. M. (2021). Hubungan Pengetahuan Pasangan Usia Subur Tentang Metode Kontrasepsi Dengan Pemakaian Kontrasepsi. Nutrix Journal, 5(2), 48–55. https://doi.org/10.37771/nj.Vol5.Iss2.582

Situmorang, E. Y. (2025). Teori Pengetahuan Dalam Pendidikan. Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media, 5(2), 447–461. https://doi.org/10.52690/jitim.v5i2.977

Sumarsih, S. (2023). Hubungan Karakteristik Ibu Nifas Terhadap Pemilihan Metode Kontrasepsi Pascasalin Di Puskesmas Selopampang Kabupaten Temanggung. Sinar : Jurnal Kebidanan, 5(1), 1–14. https://doi.org/10.30651/sinar.v5i1.17321

Susiloningtyas, I., Realita, F., & Hasna, F. N. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Suntik 3 Bulan. Jurnal Health Sains, 4(1), 120–133. https://doi.org/10.46799/jhs.v4i1.821

Tinangon, H. A., Fahriyah, & Prakoso, B. (2025). Scientific Information of Higher Education: Analysis of Scientific Information Needs of Academics of The Stikes Gunung Maria. JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi Dan Komunikasi Kepustakawanan, 15(1), 11–17. https://doi.org/10.20473/jpua.v15i1.2025.11-17

Utari, M. D. (2019). Pengetahuan dan Sikap Pasangan Usia Subur Tentang Infertilitas di Praktek Dokter Ihsan Suheimi, SpOG Pekanbaru Tahun 2018. Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences), 8(1), 62–72.

Wardani, Y. B., Annas, J. Y., & Ningrum, A. G. (2024). Hubungan Pengetahuan tentang Keluarga Berencana dengan Kejadian Kehamilan Tidak diinginkan pada Wanita Menikah Usia Muda di Bojonegoro. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(3), 2193–2198. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i3.15459

Yanti, D., Supiyah, S., & Mesalina, R. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Penerimaan KIE Kesehatan Reproduksi dan Seksual Bagi Calon Pengantin. Jurnal Sehat Mandiri, 17(2), 18–33. https://doi.org/10.33761/jsm.v17i2.607

Yantika, B. R., & Werdani, K. E. (2026). Hubungan Karakteristik dengan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Calon Pengantin di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 204–216. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v5i1.7027




DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i9.26013

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.