Pengaruh Pijat Bayi terhadap Peningkatan Berat Badan dan Perkembangan Motorik Kasar pada Bayi Usia 0 – 11 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Lapang

Fioleta Yuldiana Lukas, Agus Purnamasari, Idha Faradhiba

Abstract


Praktik pijat bayi merupakan sebuah kearifan lokal turun temurun yang dilakukan oleh nenek moyang kita sejak dulu. Jadi dapat dikatakan bahwa, pijat bayi merupakan salah satu teknik yang umum diberikan pada bayi atau anak yang sedang sakit untuk membantu penyembuhannya. Manfaat pijat sangat beragam dan sangat baik untuk pertumbuhn dan perkembangan anak sehingga dapat mencegah keterlambatan. Pijat bayi juga emrupakan sebuah bentuk stimulasi penting yang dapat dilakukan orang tua di rumah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pijat bayi terhadap peningkatan berat badan dan perkembangan Motorik Kasar  bayi umur 0 s/d 11 bulan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif quasy experiment dengan pendekatan pre and post test design without control group. Analisis data penelitian menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan Uji Wilcoxon signed Ranks. Nilai rata-rata berat badan bayi sebelum perlakuan pijat adalah 6016, 67 dengan standar deviasi 2113, 33302 sedangkan nilai rata-rata berat badan bayi setelah menerima perlakuan pijat bayi selama 4 minggu atau 8 kali adalah 6680, 56 dengan standar deviasi 1918,72651 dengan nila P Value < 0,05 yaitu 0,000. Sedangkan untuk nilai rata-rata perkembangan motorik kasar setelah perlakuan adalah 3,17 dengan standar deviasi 0,383 dengan hasil uji Wilcoxon didapatkan P value < 0,05 yaitu 0,046. Kesimpulan penelitian ini didasarkan pada hasil Asymp. Sig. (2-tailed) < 005 artinya ada pengaruh pijat bayi terhadap kenaikan berat badan dan perkembangan motorik kasar bayi.


Keywords


Pijat bayi; berat badan; motorik kasar

Full Text:

PDF

References


Amru, et all (2022). Pengaruh pijat bayi terhadap kenaikan berat badan di Klinik Zada Care. HealthCaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Afiliasi, vol 1 nomor 1.

Hidayat, A.A.A. 2014. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data. Salemba Medika. Jakarta.

Huru, M. M., Mangi, J. L., Boimau, A., & Mamoh, K. (2022). Optimalisasi pemanfaatan buku KIA oleh orang tua dan kader posyandu dalam melakukan stimulasi deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang pada balita. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6 (5). https://doi.org/10.31764/jmm.v6i5.10445

Kementrian Kesehatan RI. (2022). Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar. Kementrian Kesehatan RI

Khalifatunnisak, K. R. S. A. D. (2022). Optimalisasi Pertumbuhan Bayi Melalui Pijat Bayi. Journal of Nursing and Health (JNH), 7 Nomor 2, 182–187

KIA 2020. Buku KIA Terbaru Revisi tahun 2020. Jakarta: Dinkes. 2020

Khoiroh et al. (2022). Hubungan Pijat Bayi dengan Perkembangan Motorik Kasar pada Bayi usia 3-6 bulan di Nareswara Mom and Baby

Care Kudus 2022. Jurnal Ilmiah Kebidanan.

Marni. (2019). Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan pada Bayi. Jurnal Kebidanan Indonesia. Vol. 10 No.1, Januari 2019. h. 12-18.

Mawaddah, S., & Mursyidah, M. (2021). Pijat Bayi sebagai Cara Menaikkan Berat Badan Bayi Usia 3 –6 Bulan. Jurnal Kebidanan

Malakbi, 2(1), 09. https://doi.org/10.33490/b.v2i1.367

Natalia, R. K. (2022). Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Durasi Menyusu pada Bayi Usia 0–6 Bulan di Klinik Wanasari Medika Karawang. Jurnal Ilmiah Kesehatan Indonesia, 2(February), 187–192. https://doi.org/10.30604/well.261422022

Prananingrum, R., Kusudarwati, I.D.P.D., (2017). Buku Panduan Pijat Bayi. Yuma Pustaka, Surakarta.

Qomariah et al. (2023). Pengaruh Pijat bayi terhadap frekuensi menyusui. Al-Insyirah Midwifery. 12 (1). https://jurnal.stikes-alinsyirah.ac.id/index.php/kebidanan

Rusmil, Kusnandi. (2016). Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Depkes RI.

Safitri, M., Siti Latifah, N., Octaviani Iqmy, Lady, & Studi DIV Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati, P. (2020). Maya Safitri, Neneng Siti Latifah, Lady Octaviani Iqmy pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan neonatus.

Sanjaya, R., Komalasari, K., Puspitasari, A., Ainasari, A., Sanjaya, R., Komalasari, K., Puspitasari, A., Ainasari, A., Studi, ), Penerapan, K., Bayi, P., Tidur, P., Menyusu, D., sJurnal, B., Maternal, K., & Neonatal, D. (2022). Studi Kasus Penerapan Pijat Bayi terhadap Perubahan Tidur dan Menyusu pada Bayi (Case Study of the Application of Infant Massage to Changes in Sleep and Breastfeeding in Infants) How to Cite. Jurnal Kesehatan Maternal Dan Neonatal (JESMAN), 1(1), 5–8. https://doi.org/10.35912/jesman.v1i1.1765

Sukesi, Astuti setiani, asyuananik, 2016. Modul bahan ajaran cetak kebidanan praktikum asuhan kebidanan neonatus, bayi, anak prasekolah. Kemenkes RI

Sundoyo. 2017. “Permenkes RI No 28 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Praktik Bidan.” 6:5–9

Sulistyorini, S., Meitia Sandy, D., & Bina Husada Palembang, S. (2023). Efektivitas pijat bayi terhadap motoric kasar dan kenaikan berat badan bayi usia 6 – 12 bulan di PMB Yanti Kab. Banyuasin Sumsel.

Wintoro, Piscolia Dyna murti Wahyuningsih, A. (2022). Efektifitas Pijat Bayi Terhadap Penambahan Berat Badan Bayi. 12(1), 23–28.

Yanti, D., Fatonah, S., Maryani, R., & Mulyasari, R. (2022). Pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan perkembangan motoric kasar pada bayi usia 0 – 3 bulan. J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 148. https://doi.org/10.35329/jkesmas.v8i2.2857




DOI: https://doi.org/10.33024/jmm.v9i4.19886

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Medika Malahayati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

PRODI KEDOKTERAN

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI