Evaluasi Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan Di Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung

Deby Amabel, Annisa Primadiamanti, Gusti Ayu Rai Saputri, Artha Meithia

Abstract


Secara global, hampir 8 juta orang meninggal akibat hipertensi setiap tahunnya. Di Indonesia, hipertensi merupakan faktor utama mortalitas dan morbiditas. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi rawat jalan di rumah sakit imanuel bandar lampung. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode cross sectional dan pengambilan data dilakukan menggunakan dua tahap yaitu tahap pertama mengambil data kepatuhan dengan cara membagikan kuisioner MMAS-8 dan tahap kedua dilakukan secara prospektif berdasarkan rekam medik pasien hipertensi rawat jalan di Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung pada bulan Januari-Maret 2023 sebanyak 83 responden dengan teknik non probabillity sampling dan purposive. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil frekuensi tingkat kepatuhan minum obat penderita hipertensi di Rumah Sakit Imanuel yaitu 16% dengan kepatuhan tinggi, 35% kepatuhan sedang, 49% responden kepatuhan rendah. Tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pasien hipertensi yang berobat di Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung mayoritas termasuk dalam tingkat kepatuhan rendah. Hasil analisis uji Chi Square dapat disimpulkan bahwa pada hanya data lama menderita yang memiliki pengaruh terhadap kepatuhan pasien untuk minum obat antihipertensi dengan nilai signifikansi sebesar 0,036 (p < 0,05). hal ini menunjukkan bahwa terdapat variabel subyek penelitian yang berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat antihipertensi.


Keywords


Antihipertensi; Hipertensi; Kepatuhan; MMAS-8

Full Text:

PDF

References


Abegaz TM, Shehab A, Gebreyohannes EA, Bhagavathula AS, Elnour AA. Nonadherence to antihypertensive drugs: A systematic review and meta-analysis. Medicine (Baltimore). 2020;96(4):e5641.

Anggi, A. (2021). Tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat jalan di RSU Purbowangi. Jurnal Kesehatan, 14(2), 85–92.

Augustine AA, dkk. Hubungan karakteristik pasien dengan tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2016;11(2):112–118.

Bosworth HB, Granger BB, Mendys P, et al. Medication adherence: A call for action. American Heart Journal. 2018;162(3):412–424.

Burnier M, Egan BM. Adherence in hypertension: A review of prevalence, risk factors, impact, and management. Circulation Research. 2019;124(7):1124–1140.

Burnier, M., & Egan, B. M. (2019). Adherence in hypertension: A review of prevalence, risk factors, impact, and management. Circulation Research, 124(7), 1124–1140. https://doi.org/10.1161/CIRCRESAHA.118.313220

Hajjar, I., & Kotchen, T. A. (2005). Trends in prevalence, awareness, treatment, and control of hypertension in the United States, 1988–2000. Journal of the American Medical Association, 290(2), 199–206.

Handayani D, Pratiwi NL, Utami RS. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi. Jurnal Keperawatan Indonesia. 2019;22(3):180–188.

Hidayat, A. A. (2010). Metode penelitian kesehatan: Paradigma kuantitatif. Surabaya, Indonesia: Health Books Publishing.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kim J, Lee E, Park BJ. Validity and reliability of the 8-item Morisky Medication Adherence Scale for patients with chronic diseases. Healthcare. 2021;9(9):1102.

Kim, J., Lee, E., & Park, B. J. (2021). Validity and reliability of the 8-item Morisky Medication Adherence Scale for patients with chronic diseases. Healthcare, 9(9), 1102. https://doi.org/10.3390/healthcare9091102

Liberty IA, Pariyana, Roflin E, Waris L. Determinan kepatuhan berobat pasien hipertensi pada fasilitas kesehatan tingkat I. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan. 2017;30(2):167–170.

Mills, K. T., Stefanescu, A., & He, J. (2020). The global epidemiology of hypertension. Nature Reviews Nephrology, 16(4), 223–237. https://doi.org/10.1038/s41581-019-0244-2

Morisky, D. E., Ang, A., Krousel-Wood, M., & Ward, H. J. (2008). Predictive validity of a medication adherence measure in an outpatient setting. The Journal of Clinical Hypertension, 10(5), 348–354.

Pramesti A, Ichsan B, Romadhon YA, Dasuki MS. Faktor-faktor penyebab ketidakpatuhan berobat penderita hipertensi. Proceeding Book Call for Paper Thalamus. 2019;2:117–129.

Tumundo DG, Wiyono WI, Jayanti M. Tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat jalan. Jurnal Ilmiah Farmasi. 2021;10(2):1121–1128.

Uchmanowicz B, Chudiak A, Uchmanowicz I, et al. Treatment adherence in patients with hypertension. Patient Preference and Adherence. 2019;13:195–204.

Winda A, Rahmatilah DL. Evaluasi tingkat kepatuhan penggunaan antihipertensi menggunakan kuesioner MMAS-8. Jurnal Farmasi Klinik. 2019;4(3):23–33.

World Health Organization (WHO). (2018). Noncommunicable diseases country profiles 2018. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization (WHO). (2021). Hypertension. Geneva: World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension

Zhou, B., Bentham, J., Di Cesare, M., et al. (2019). Worldwide trends in blood pressure from 1975 to 2015: A pooled analysis of 1479 population-based measurement studies. The Lancet, 389(10064), 37–55.




DOI: https://doi.org/10.33024/jmm.v9i4.20271

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Medika Malahayati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

PRODI KEDOKTERAN

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI