Pengaruh Lama Terapi Hemodialisis Terhadap Kadar Hemoglobin Dan Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Di Rumah Sakit Bintang Amin Tahun 2024/2025

Chandra Julio, Zulhafis Mandala, Selvia Anggraeni, Syuhada Syuhada

Abstract


Gagal ginjal kronik (GGK) ialah kondisi progresif serta membutuhkan terapi pengganti ginjal seperti hemodialisis. Lama terapi hemodialisis diduga memengaruhi kondisi klinis pasien, termasuk kadar hemoglobin dan kualitas hidup. Studi ini diselenggarakan guna mengidentifikasi pengaruh lama terapi hemodialisis terhadap kadar hemoglobin dan kualitas hidup pasien GGK di Rumah Sakit Bintang Amin Bandar Lampung. Studi ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dan pendekatan cross-sectional, dilaksanakan secara retrospektif menggunakan data sekunder yaitu rekam medis dan kuesioner kualitas hidup pasien selama periode Januari hingga Juni 2025. Berdasarkan studi ini ditemukan jika mayoritas pasien menjalani terapi hemodialisis selama >12 bulan (50%), dengan kadar hemoglobin normal pada 57,7% pasien dan kualitas hidup yang baik pada 73,1% pasien. Terdapat perbedaan proporsi antara lama terapi dengan kadar hemoglobin (p = 0,007), serta dengan kualitas hidup (p = 0,002), di mana pasien dengan durasi terapi lebih lama memiliki proporsi kadar hemoglobin normal dan kualitas hidup baik yang lebih tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa terapi hemodialisis jangka panjang berkontribusi terhadap stabilitas klinis dan peningkatan kualitas hidup pasien GGK.


Keywords


Gagal Ginjal Kronik; Hemodialisis; Kadar Hemoglobin; Kualitas Hidup

Full Text:

PDF

References


Ch Salim, O., Sudharma, N. I., Kusumaratna, R. K., & Hidayat, A. (2022). Validity and reliability of WHOQOL-BREF to assess the quality of life in the elderly. Jurnal Kesehatan, 26(1), 27–38.

Damayantie, N., Rusmimpong, R., Mashudi, M., & Ditiaharman, R. (2022). Analisis faktor kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(1), 585–592.

Fitriani, D., Pratiwi, R. D., Saputra, R., & Haningrum, K. S. (2020). Hubungan lama menjalani terapi hemodialisis dengan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik di ruang hemodialisa Rumah Sakit Dr.

Sitanala Tangerang. Edu Dharma Journal, 4(1), 1–9.

Gadaen, R. J. R., Kooman, J. P., Cornelis, T., van der Sande, F. M., Winkens, B. J., & Broers (2021). The effects of chronic dialysis on physical status, quality of life, and arterial stiffness: A longitudinal study in prevalent dialysis patients. Nephron, 145(1), 44–54.

Garini, A. (2018). Kadar hemoglobin pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 13(2), 118–124.

Global, regional, and national burden of chronic kidney disease, 1990–2017: A systematic analysis for the Global Burden of Disease

Study 2017. The Lancet, 395(10225), 709–733.

Irawati, D., Slametiningsih, E., & Nurhasanah, R. (2023). Perubahan fisik dan psikososial mempengaruhi kualitas hidup pasien hemodialisis. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 9(1), 96–104.

Maqrifah, A. N., Noviyanti, R. D., & Marfuah, D. (2020). Hubungan lama menjalani hemodialisis dan kepatuhan diet dengan kadar hemoglobin. Jurnal Ilmiah, 17(2), 51–57.

Mislina, S., Purwaningsih, A., & Melani, E. M. (2022). Analisa perubahan kadar hemoglobin pada pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Annisa Cikarang. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 2(2), 191–198.

Muliani, R., Fauziah, L. A., & Sumbara. (2023). Komorbiditas dan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pada klien yang menjalani hemodialisis. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 5(2), 205–212.

Nopriani, C., Chrisanto, E. Y., & Kusumaningsih, D. (2024). Faktor yang berhubungan dengan kejadian gagal ginjal kronik pada pasien hemodialisa di RS. Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung. Jurnal Ilmiah, 6(November),

Nurwidiyanti, E., & Afrida, M. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar hemoglobin (Hb) pasien hemodialisis: studi pendahuluan. Jurnal Kesehatan STIKES Guna Bangsa Yogyakarta, 8(1), 1–11.

Prodyanatasari, A., & Purnadianti, M. (2024). Hubungan terapi hemodialisa dengan kadar hemoglobin dan kreatinin pasien gagal ginjal kronik. Jurnal Kesehatan Mahardika, 5(1), 83–93.

Puspita, A. A., Setianingrum, E. L. S., & Lidia, K. (2019). Pengaruh frekuensi hemodialisis terhadap perbedaan kadar hemoglobin dan indeks eritrosit pasien gagal ginjal kronik pre dan post hemodialisis di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes tahun 2018. Cendana Medical Journal, 7(1), 102–111.

Rahayu, C., Permana, A., & Seprima, F. (2022). Studi gambaran kadar asam urat, ureum, dan kreatinin pada pasien gagal ginjal kronik. Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan, 8(1), 1–10.

Rosdewi, R., Tola’ba, Y., Syahrul, M., & Tika, D. (2023). Pengaruh hemodialisis terhadap nilai hemoglobin pada pasien end stage renal disease di RS. Stella Maris Makassar. Jurnal Ners, 7(1), 68–73.

Suciana, F., & Hidayati, I. N. (2021). Korelasi lama dan frekuensi hemodialisa dengan kualitas hidup pasien. Jurnal Kesehatan, 15(1), 13–20.

Swandayana, P. G. W., Menap, S., & Sismulyanto, M. M. P. (2023). Analisis determinan yang mempengaruhi tarif riil rumah sakit pada pelayanan hemodialisa. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 3461–3469.

World Health Organization. (2021). Global health estimates: Leading causes of death.

Widyawati, N. N., Yartin, S., & Mulki, M. M. (2023). Hubungan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pada pasien CKD di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(September), 278–282.

Yuni Asih, E., Yenny, & Trimawang Aji, Y. G. (2022). Gambaran kualitas hidup pasien dengan penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSAU dr. Esnawan Antariksa. Jurnal Kesehatan Mahardika, 9(2), 29–36.




DOI: https://doi.org/10.33024/jmm.v10i1.21912

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Medika Malahayati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

PRODI KEDOKTERAN

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI