Self-Efficacy Dan Kesehatan Mental Siswa: Analisis Tingkat Kecemasan Pada Masa Masuk Sekolah
Abstract
Masa transisi dari sekolah dasar (SD) ke sekolah menengah pertama (SMP) merupakan fase yang sering memunculkan kecemasan dan memengaruhi keyakinan diri (self-efficacy) siswa dalam menghadapi lingkungan baru. Self-efficacy yang tinggi dapat membantu siswa beradaptasi, sedangkan self-efficacy rendah berpotensi meningkatkan kecemasan. Penelitian ini dilakukan karena tingginya kecemasan siswa pada masa transisi sekolah yang berpotensi mengganggu adaptasi akademik dan sosial. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 60 siswa yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian meliputi General Self-Efficacy Scale (GSES) untuk mengukur self-efficacy dan Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) untuk mengukur kecemasan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki self-efficacy tinggi (68,3%) dan kecemasan minimal (66,7%) nilai p = 0,218 (p > 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara self-efficacy dan tingkat kecemasan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecemasan siswa dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti dukungan sosial, pengalaman sebelumnya, serta kesiapan psikologis dalam menghadapi lingkungan sekolah baru.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Amna, Z. (2025). Self-efficacy dan kecemasan siswa dalam konteks dukungan keluarga dan sekolah di Aceh. Jurnal Psikologi Pendidikan Indonesia, 14(1), 45–56.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. New York, NY: W. H. Freeman.
Bronfenbrenner, U., & Morris, P. A. (2006). The bioecological model of human development. In R. M. Lerner (Ed.), Handbook of Child Psychology (6th ed.). Wiley.
Edwards, J., Thomas, R., & Miller, S. (2020). Self-efficacy and anxiety in nursing students: A longitudinal analysis. Journal of Nursing Education, 59(4), 210–218.
Fitriana, N., Sari, R. P., & Hidayat, A. (2021). Kecemasan siswa pada masa transisi sekolah dasar ke sekolah menengah pertama. Jurnal Psikologi Perkembangan, 10(2), 123–131.
Gagnon, M., Janosz, M., Pascal, S., et al. (2024). Association between self-efficacy and anxiety symptoms in adolescents: Secondary analysis of a preventive program. Social and Emotional Learning: Research, Practice, and Policy, 3, 100040. https://doi.org/10.1016/j.sel.2024.100040.
Hafidz, M., & Rahma, N. (2024). Dampak kecemasan terhadap prestasi akademik dan kesejahteraan emosional siswa SMP. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 1–10.
Hastuti, T. (2022). Pengaruh Self-Efficacy terhadap Tingkat Kecemasan Remaja. Jurnal Konseling Remaja, 8(1), 45–53.
Hayu, L. R. (2024). Kecemasan siswa dalam menghadapi transisi pendidikan di Aceh. Jurnal Pendidikan dan Psikologi, 6(2), 78–87.
Kim, J., & Park, H. (2022). Self-efficacy and anxiety among adolescents in school transition: A cross-cultural study. Journal of Adolescent Psychology, 45(3), 210–220. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2022.01.005
Lestari, D., & Yuliani, S. (2023). Tingkat kecemasan siswa SMP dalam menghadapi sekolah baru di Indonesia. Jurnal Psikologi Klinis dan Pendidikan, 8(1), 34–42.
López, M., Cava, M. J., & Buelga, S. (2025). Social Support, Self-Concept and Resilience as Protectors Against School Maladjustment During Adolescence. School Mental Health, 17, 435–448. https://doi.org/10.1007/s12310-024-09736-9.
Nuraini, S. (2020). Hubungan Self-Efficacy dengan Kecemasan Akademik pada Siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(2), 101–110.
Nuraini, S., & Mulyani, E. (2022). Peer mentoring berbasis self-efficacy untuk menurunkan kecemasan siswa SMP. Jurnal Intervensi Psikologi, 5(2), 99–108.
Pratiwi, A., Widodo, A., & Amalia, R. (2024). Kecemasan situasional
pada siswa SMP di masa awal masuk sekolah. Jurnal Psikologi Remaja, 7(1), 15–25.
Putri, D. A., & Hartono, Y. (2021). Peran self-efficacy terhadap kesiapan siswa menghadapi transisi sekolah. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(3), 201–209.
Rafnadila, R. (2021). Layanan bimbingan konseling dan dukungan psikologis di sekolah menengah pertama Aceh. Jurnal Konseling Indonesia, 6(2), 65–73.
Rahmadani, F., & Wijaya, H. (2023). Dukungan sosial, self-efficacy, dan kecemasan siswa SMP. Jurnal Psikologi Sosial dan Pendidikan, 11(2), 89–98.
Schunk, D. H., & DiBenedetto, M. K. (2021). Motivation and social cognitive theory. Contemporary Educational Psychology, 60, 101832.
van Rens, M., Haelermans, C., Groot, W., & van den Brink, H. (2018). Facilitating a Successful Transition to Secondary School: A Systematic Literature Review. Adolescent Research Review, 3, 43–56. https://doi.org/10.1007/s40894-017-0063-2
DOI: https://doi.org/10.33024/jmm.v10i2.25847
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Medika Malahayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
(1).jpg)

1.png)
