OPTIMALISASI PEMANFAATAN DAUN KELOR (Moringa oleifera L) UNTUK MENCEGAH DAN MENGATASI ANEMIA DI DESA CIPADANG KECAMATAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN

Yovita Endah Lestari, Fidiya Puspa Angela, Mutiara Dewi Dinanti, Sabilita Lailatul Putri

Sari


Anemia merupakan suatu keadaan dimana kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dari pada nilai normal. Kekurangan kadar Hb dalam darah dapat menimbulkan gejala lesu, lemah, letih, lelah dan cepat lupa. Pencegahan dan pengobatan anemia dapat menggunakan Daun Kelor (Moringa oleifera L). Zat besi dalam Daun Kelor dapat membantu proses pembentukan sel darah merah sehingga dapat meningkatkan kadar hemoglobin di dalam darah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Cipadang, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, dengan jumlah peserta sebanyak 31 orang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi yang dapat meningkatkan pengetahuan Masyarakat tentang efektivitas daun kelor dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu penyuluhan terkait anemia dan pemanfaatan daun kelor sebagai pengobatan anemia, pengisian pre-test dan post-test, serta pembagian pamflet sebagai sumber informasi. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat terkait pemanfaatan daun kelor meningkat dari 63,2% (kategori sedang) menjadi 95,8% (kategori tinggi).

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anwar, F., Latif, S., Ashraf, M., Gilani, A.H., (2007). Moringa oleifera: a food plant with multiple medicinal uses. Phytother. Res. 21, 17–25.

Broin. (2010). Growing and processing moringa leaves. France: Imprimerie Horizon.

Dwi, W D . (2019). Anemia Defisiensi Besi. Yogyakarta. CV Budi Utama.

Fauziandri, E. N. (2019). Efektifitas Ekstrak Daun Kelor Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Karya Husada. 7(2): 24–29.

Hastuti, A. P., & Sari, A. N. (2022). Pengaruh Teh Daun Kelor (Moringa Oleifera L) Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Penderita Anemia. Avicenna: Journal Of Health Research, 5(1).

Hastuty, Y. D. and Khodijah, D. (2018) ‘Analisis Pemberian Tablet Fe Dengan Kombinasi Vitamin C Dan Vitamin a Terhadap Anemia Pada Siswi Smu Di Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara’, Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 12(2), pp. 141–148.

Oktaviani, D. J., Widiyastuti, S., Maharani, D. A., Amalia, A. N., Ishak, A. M., & Zuhrotun, A. (2019). Review: Bahan Alami Penyembuh Luka. Farmasetika. Majalah Farmasetika vol 4(3), 44.

Ramli, (2007), Analisis Kadar Kalsium (Ca) dan Besi (Fe) Pada Bawang Merah yang Beredar di Pasaran Secara Spektroskopis Serapan Atom, Skripsi.Makassar: FMIPA UNM Makassar.

World Health Organization. (2020). World Health Statistics 2020. World Health Organization, 1–92

Yameogo, W. C., Bengaly, D. M., Savadogo, A., Nikièma, P. A., Traoré, S. A. (2011). Determination of Chemical Comition and Nutritional values of Moringa oleifera Leaves. Pakistan Journal of Nutrition 10 Vol (3): 264-268.

Zidni, I., Waryana, W., Sitasari, A., Sitasari, A., & Aritonang, I. 2018. Media Aplikasi Mobile “Stop Anemia” Terhadap Pengetahuan Tentang Anemia Dan Sikap Dalam Mencegah Anemia Pada Remaja Putri. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. 11–30.




DOI: https://doi.org/10.33024/jpfm.v8i2.23595

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##