Promosi Kesehatan Tentang Perawatan Luka Perineum Menggunakan Madu

Anggraini Anggraini, Putri Sawitri, Ni kadek intan suarniti, Siti Alinda

Sari


 

Masa nifas merupakan periode penting setelah persalinan yang berlangsung selama kurang lebih 6 minggu, dimana terjadi proses pemulihan organ reproduksi ibu. Salah satu masalah yang sering dialami pada masa nifas adalah luka perineum akibat persalinan, yang berisiko mengalami infeksi dan memperlambat proses penyembuhan apabila tidak dirawat dengan baik. Upaya perawatan luka perineum dapat dilakukan secara farmakologi maupun non-farmakologi. Salah satu terapi non-farmakologi yang dapat digunakan adalah madu, yang memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan mampu mempercepat proses regenerasi jaringan.

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum menggunakan terapi non-farmakologi dengan madu. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan, serta diskusi interaktif dengan media leaflet. Kegiatan dilaksanakan pada 28 april 2026 dengan sasaran 25 orng ibu hamil trimester 3, di Desa panjang selatan, panjang, bandar Lampung, Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu mengenai perawatan luka perineum serta manfaat penggunaan madu sebagai terapi alternatif yang aman dan mudah diperoleh.

Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi kesehatan mengenai perawatan luka perineum dengan madu efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu nifas serta dapat menjadi salah satu upaya alternatif dalam mempercepat penyembuhan luka.

Kata kunci: masa nifas, luka perineum, madu, terapi non-farmakologi


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Erma Yusmaniar,Anggraini,Fijri Rachmawati, Ana Mariza (Desember 2025).Pengaruh Penggunaan Madu terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Wanita Pascapersalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Pekurun, Kabupaten Lampung Utara

DOI10.33024,http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman promosi kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.

Nababan, L., Suryani, T. E., Afriannisyah, E., & Putri, D. J. (2024). Hubungan usia dan tingkat pendidikan ibu nifas dengan perawatan luka perineum. Jurnal Ners.

Ratiyun, R. S., Maydinar, D. D., & Juksen, L. (2023). Upaya peningkatan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan perineum melalui pendidikan kesehatan. Mitra Raflesia (Journal of Health Science).

Putri, R., & Anggraini, D. (2024). Edukasi kesehatan sebagai upaya peningkatan pengetahuan ibu nifas. Jurnal Kesehatan dan Kebidanan, 12(2), 88–96.

Sakti, B., Ramadhiany, A. A., & Kusniasih, S. (2022). Gambaran pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum: Literature review. Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale.

Suparti, S. (2025). Balutan madu sebagai terapi penyembuhan luka perineum pada ibu nifas (Tesis). Universitas Nasional.

World Health Organization (WHO). (2018). WHO recommendations on postnatal care of the mother and newborn. Geneva: WHO

World Health Organization (WHO). (2017). Maternal mortality and postpartum care.

Yulianti, A. W., et al. (2025). Efektivitas madu dalam penyembuhan luka: Literature review. Jurnal Keperawatan.




DOI: https://doi.org/10.33024/jpmpkm.v8i1.26005

DOI (PDF): https://doi.org/10.33024/jpmpkm.v8i1.26005.g15115

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


SENGKUNI JOURNAL views Statistic Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Keapada Masyarakat Stat

JURNAL PERAK MALAHAYATI : Pengabdian Keapada Masyarakat

indexed by:


Secretariat Office:
Universitas Malahayati
Mail  : Jl. Pramuka No. 27, Kemiling, Kota Bandar Lampung
Telp  : 085279526789
email: jurnalperak@malahayati.ac.id

<" Copyright UNIVERSITAS MALAHAYATI
 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License