PENEGAKAN DIAGNOSA ARTHRITIS REUMATIC DENGAN PEMERIKSAAN RADIOLOGI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KELURAHAN GUNUNG TERANG KEC. LANGKA PURA
Sari
Rheumatoid arthritis atau sering disingkat RA merupakan penyakit yang banyak dialami oleh penduduk dunia. Penelitian tahun 2012 menyatakan bahwa prevalensi penduduk dunia yang mengidap RA sebanyak 0,5 – 1 %. Meskipun saat ini ada berbagai program pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat untuk mempermudah mereka menikmati fasilitas kesehatan yang tersedia. Namun dalam kenyataannya adanya proses administrasi yang berbelit-belit terkadang membuat masyarakat enggan untuk memanfaatkan sarana tersebut. Untuk meringankan beban masyarakat dan untuk meningkatkan derajat kesehatan maka diperlukan tindakan nyata dari berbagai pihak terkait untuk terjun secara langsung ketengah-tengah masyarakat. Tindakan nyata tersebut dapat berupa pemberian pelayanan kesehatan secara cuma-Cuma. Salah satu bentuk pelayanan yang dibutuhkan yaitu berupa penyuluhan tentang penyakit Rheumatoid Arthritis. Tujuan setelah adanya penyuluhan ini nantinya dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait penyakit tersebut dan kedepannya pravalensi penyakit Rheumatoid Arthritis di wilayah kelurahan gunung terang kecamatan langka pura tersebut dapat menurun. Adapun salah satu bentuk kegiatan pelayanan yang dibutuhkan yaitu berupa penyuluhan tentang penyakit Rheumatoid Arthritis. Terdapat peningkatan proporsi pengetahuan masyarakat tentang penyakit tersebut dan kedepannya pravalensi penyakit Rheumatoid Arthritis.
Kata Kunci :Penyuluhan Kesehatan, Rheumatoid Atrhritis, Masyarakat.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Aletaha, D., Neogi, T., Silman, A. J., et al., 2010. Rheumatoid Arthritis
Calssification Criteria. An American College of Rheumatology/European League Against Rheumatism Collabortaive Initiative. Arthritis & Rheumatism, 62 (9), 2569-81. doi: 10.1002/art.27584.
American Collage of Rheumatology, 2012, Recomendations for the Use Of
Nonpharmacologic and Pharmacologic Therapies in Osteoarthritis of the Hand, Hip, and Knee, diakses pada 18 Oktober 2018, https:/www.rheumatology.org.
American College of Rheumatology, 2010, American College of
Rheumatology :Recommendations for the Use of Disease- Modifying Antirheumatic Drugs and Biologic Agents in the Treatment of Rheumatoid Arthritis, American College of Rheumatology, 62(9): 2569-2581.
Blumental, 2012, Rheumatoid Arthritis And The Incidence Of Influenza And
Influenza Related Complications, A Retrospective Cohort Study BMC Musculoskeletal Disorders 2012, 13: 158.
Gibofsky, 2012, Overview of Epidemiology, Pathophysiology, and Diagnosis
Of Rheumatoid Arthritis, The American Journal of Managed Care, 18(13): 295-302.
Nainggolan G., 2009. Buku Ajar Ilmi Penyakit Dalam Jilid II Edisi 5. Jakarta:
InternaPublishing pp.1094
McInnes IB, Schett G., 2011. Mechanisme of disease: The Pathogenesis of
Rheumatoid Arthritis. Journal of Medicine: 2205-2219.
DOI: https://doi.org/10.33024/jpm.v4i2.8084
DOI (PDF): https://doi.org/10.33024/jpmpkm.v4i2.8084.g5323
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Keapada Masyarakat Stat
JURNAL PERAK MALAHAYATI : Pengabdian Keapada Masyarakat
indexed by:
Universitas Malahayati
Mail : Jl. Pramuka No. 27, Kemiling, Kota Bandar Lampung
Telp : 085279526789
email: jurnalperak@malahayati.ac.id

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License






