Penyuluhan Pemenuhan Nutrisi Seimbang Pada Balita di Wilayah Kelurahan Periuk Kota Tangerang

Ika Oktaviani, Suci Nurfajriah, Nizla Rohaya

Sari


ABSTRAK

 

Menurut data prevalensi balita pendek (stunting) dari World Health Organization (WHO), Negara Indonesia menduduki peringkat ketiga di regional Asia Tenggara yaitu dengan jumlah rata – rata prevalensi balita pendek (stunting) tahun 2005 – 2017 sebesar 36,4%. Berdasarkan Data Pemantauan Status Gizi Tahun 2015 – 2017 di Indonesia, kejadian balita pendek (stunting) memiliki prevalensi tertinggi dibandingkan dengan permasalahan gizi lainnya seperti gizi kurang, kurus, dan gemuk (Kemenkes RI, 2018). Prevalensi stunting bayi berusia di bawah lima tahun (balita) Indonesia pada 2015 sebesar 36,4%. Artinya lebih dari sepertiga atau sekitar 8,8 juta balita mengalami masalah gizi di mana tinggi badannya di bawah standar sesuai usianya. Stunting tersebut berada di atas ambang yang ditetapkan WHO sebesar 20%. Penyuluhan yang dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di kelurahan periuk Tangerang pada bulan Agustus sampai dengan September 2023. Setelah dilakukan penyuluhan pemenuhan nutrisi pada balita didapatkan hasil sebanyak 42 (70 %) ibu memiliki pengetahuan yang baik dan setelah dilakukan penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat, didapatkan sebanyak 48 (80%) peserta memiliki pengetahuan yang baik. Pelaksanaan kegiatan pengabdian Masyarakat dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang pemenuhan nutrisi seimbang pada balita dan perilaku hidup bersih.

 

Kata Kunci: Stunting, Balita, Penyuluhan.

 

 

ABSTRACT

 

Indonesia is ranked third in Southeast Asia by the World Health Organization (WHO) in terms of the frequency of stunted toddlers, with an average incidence of 36.4% from 2005 to 2017. In comparison to other nutritional issues including malnutrition, thinness, and fatness, stunting among children under five has the highest prevalence in Indonesia, according to Nutritional Status Monitoring Data for 2015–2017 (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2018). In 2015, there were 36.4% of toddlers (kids under the age of 5) in Indonesia who had stunting. This indicates that 8.8 million toddlers, or more than one third, have nutritional issues when their height is below the average for their age. This stunting is more severe than the WHO's 20% cutoff point. The methods for the delivery of counseling include lecture, discussion, and question and answer sessions. From August to September 2023, community service initiatives will be taken out at Tangerang's Periuk subdistrict. After receiving counseling on the dietary needs of toddlers, it was discovered that 42 (70%) mothers had good knowledge, while 48 (80%) participants had good knowledge after receiving instruction on clean and healthy living habits. It can be said that the implementation of community service activities has resulted in an improvement in participants' awareness and comprehension of the importance of clean living practices and providing toddlers with a balanced diet.

 

Keywords: Stunting, Toddlers, Counseling.


Kata Kunci


Kebidanan; Penyuluhan; Nutrisi; stunting;

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Anggraeni, P. S., Munawaroh, M., & Ciptiasrini, U. (2020). Hubungan pengetahuan, sikap, sarana prasarana puskesmas tentang gizi seimbang terhadap perilaku pemenuhan gizi balita. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 10(04), 188-195.

Damin, H., Hengky, H. K., & Umar, F. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Salo Kabupaten Pinrang. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, 2.

Kartika, R. C., Selviyanti, E., Umbaran, D. P. A., Fitriyah, D., & Yuanta, Y. (2021). Peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang untuk mencegah permasalahan gizi pada balita di Kabupaten Jember. Journal of Community Development, 2(2), 91-96.

Kemenkes RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehatan RI, 53(9), 1689–1699.

Kinanti rahmadita, dkk. (2020). Permasalahan Stunting Dan Pencegahannya. Jurnal Ilmiah Sandi Husada, 11.

Kuswanti, I., & Azzahra, S. K. (2022). Hubungan pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi seimbang dengan perilaku pencegahan stunting pada balita. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(1).

Margowati, S. and Suharyanti, E. (2020). ‘Maping Faktor Penyebab Stunting Pada Balita Di Desa Suronalan.’ University Research Colloquium (URECOL), 198–204.

Masrikhiyah, R. (2020). Peningkatan Pengetahuan Ibu Mengenai Gizi Seimbang Dalam Pemenuhan Gizi Keluarga. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 476-481.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta.

Pratiwi, I. G. (2020). Edukasi Tentang Gizi Seimbang Untuk Ibu Hamil Dalam Pencegahan Dini Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo, 1(2), 62. https://doi.org/10.32807/jpms.v1i2.476

Siti Maulani, Fanny Rizkiyani, & Sari, D. Y. (2021). Pemahaman Orang Tua Mengenai Gizi Seimbang pada Anak Usia 4-5 Tahun. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 154–168. https://doi.org/10.19105/kiddo.v2i2.4186

Simamora, R. S., & Kresnawati, P. (2021). Pemenuhan pola makan gizi seimbang dalam penanganan stunting pada balita di wilayah puskesmas kecamatan rawalumbu bekasi. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 11(1), 34-45.

Sustainable, T., & Goals, D. (2016). The sustainable development goals report 2016. United Nation. file:///C:/Users/ASUS/Downloads/the sustainable development goals report 2016.pdf

Tadale, D. L., Ramadhan, K., & Nurfatimah, N. (2021). Peningkatan pengetahuan ibu balita terkait gizi seimbang balita untuk mencegah stunting melalui penyuluhan. Community Empowerment, 6(1), 48-53.

Utaminingtyas, F., & Lestari, R. M. (2020). Pengaruh penyuluhan gizi seimbang balita dengan media leaflet terhadap pengetahuan ibu. Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga, 5(1), 39-47.

Wahyuni, S., Wahyuningsih, A., & Hartati, L. (2022). Hubungan pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi seimbang dengan status gizi pada balita usia 24-35 bulan di desa Manjung Ngawen, Klaten. INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan, 12(2), 42-47.

Widari, N. P., Dewi, E. U., & Astuti, E. (2021). Peningkatan peran orang tua dalam pemenuhan gizi sebagai upaya pencegahan stunting pada balita. Jurnal Booth Dharma Medika, 2(2), 55-59.

World Health Organization. (2014). Childhood Stunting: Challenges and opportunities. Report of a Promoting Healthy Growth and Preventing Childhood Stunting colloquium. WHO Geneva, 34.




DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i5.12379

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung


Creative Commons License
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.