Pemberdayaan Kader Posyandu Berbasis Media Sosial Tiktok dalam Upaya Eliminasi Tuberkulosis di Desa Kramat Bangkalan
Sari
ABSTRAK
Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius dalam masalah nasional. Indonesia menempati peringkat kedua di dunia untuk kasus TB, sebagai respon terhadap epidemi TB, pemerintah mengeluarkan kebijakan strategi penanggulangan TB yang komprehensif salah satunya adalah penguatan komitmen di pemerintahan pada semua tingkatan. Mengoptimalkan peran masyarakat merupakan salah satu upaya pendukung dalam eliminasi TB. Kader merupakan barisan pertama yang bisa menjangkau masyarakat ketika masyarakat sakit dan akan mengakses layanan kesehatan sehingga peningkatan pengetahuan dan ketrampilan sangat diperlukan untuk menunjang peran kader dalam implementasi program TB. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan kader kasehatan tentang TB dan penatalaksanaannya dan edukasi pemanfaatan media sosial TikTok bagi kader untuk penyebaran informasi kesehatan di Desa Kramat Bangkalan. Metode yang digunakan adalah memberikan edukasi tentang TB dan penatalaksanaanya selain itu kader juga diberikan edukasi terkait pemanfaatan media sosial bagi penyebaran informasi kesehatan dan bagaimana membuat video promosi kesehatan yang kreatif dan menarik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan kader posyandu tentang TB sebesar 21,8% dan kemampuan kader dalam membuat video promosi kesehatan tentang TB yang diunggah di akun media sosial TikTok kader desa Kramat yang sudah banyak pengikut atau follower dan banyaknya kesukaan (like) dari postingan tersebut. Kegiatan pengabdian ini adalah bentuk nyata jika dengan peningkatan pengetahuan dan skill dapat diupayakan dengan pemberian edukasi dan pelatihan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.
Kata Kunci: Tuberkulosis, Media, Sosial, TikTok.
ABSTRACT
Tuberculosis remains a serious public health problem in the national context. Indonesia ranks second in the world for TB cases. In response to the TB epidemic, the government has issued a comprehensive TB control strategy policy, one of which is strengthening commitment across all levels of government. Optimizing the role of the community is one of the supporting efforts in TB elimination. Cadres are the first line of defense who can reach the community when they are sick and will access health services, so increasing knowledge and skills is essential to support the role of cadres in implementing TB programs. The purpose of this activity is to increase the knowledge of health cadres about TB and its management, and educate cadres on the use of TikTok social media to disseminate health information in Kramat Bangkalan Village. The method used is to provide education about TB and its management. In addition, cadres are also given education regarding the use of social media for disseminating health information and how to create creative and engaging health promotion videos. The results of the activity showed a 21.8% increase in Posyandu cadres' knowledge about TB and their ability to create health promotion videos about TB, which were uploaded to the Kramat village cadre's TikTok social media account, which already has a large following and many likes. This community service activity is a concrete example of how increasing knowledge and skills can be achieved through education and training in accordance with the objectives to be achieved.
Keywords: Tuberculosis, Media, Social, TikTok.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Anjani, A. D., Aulia, D. L. N., Oktaviona, N., Duriyanti, Andara, I. F., Alini, & Al-Hikmah, N. (2025). Pengaruh Paparan Konten Kesehatan di TikTok Terhadap Pengetahuan Kehamilan Sehat Pada Gen Z. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1), 3966–3974.
Arfan, I., Rizky, A., & Alkadri, S. R. (2020). Optimalisasi Kemampuan Kader TB dalam Pengendalian Tuberkulosis. Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan IPTEKS, 18(2), 209–217. https://doi.org/10.33369/dr.v18i2.13927
Berek, P. A. L., Fouk, M. F. W. A., Made, Y., & Amaral, F. (2025). Upaya Pemberantasan Penularan Penyakit TB Paru dan Manajemen Dahak Menuju Eliminasi TB 2030. Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin, 4(3), 243–252. https://doi.org/10.56910/wrd.v4i3.593
Damayanti, A., Delima, I. D., & Suseno, A. (2023). Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Informasi dan Publikasi ( Studi Deskriptif Kualitatif pada Akun Instagram @ rumahkimkotatangerang ). Publikasi Ilmu Komunikasi Meia Dan Cinema, 6(September), 173–190.
Fadhilah, N., Nuryati, E., Duarsa, A., Djannatun, T., & Hadi, R. S. (2014). Perilaku Kader dalam Penemuan Suspek Tuberkulosis. Kesmas, Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 8(6), 280–283. https://doi.org/10.21109/kesmas.v0i0.381
Hanim, R. Z. (2025). Kasus TBC di Indonesia Tembus 1 Juta pada 2025: Tantangan Besar Menuju Eliminasi 2030. Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Kamalurrijal, K., Fahdhienie, F., & Aramico, B. (2024). Analisis Pelaksanaan Program Penanggulangan Tuberkulosis pada Puskesmas Kuta Alam Tahun 2023. Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 121–145. https://doi.org/10.31943/afiasi.v9i2.356
Making, M. A., Banhae, Y. K., Aty Bita, M. Y., Abanit, Y. M., Selasa, P., & Israfil. (2023). Analisa Faktor Pengetahuan dan Sikap Dengan Perilaku Pencegahan TB Paru Pada Kontak Serumah Selama Era New Normal Covid 19. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(1), 43–50.
Maliki, I., Deviana, E., & Hendra, D. (2020). Efektivitas Pemberdayaan Kader Kesehatan terhadap Eliminasi Stigma bagi Penderita Tuberkulosis Paru pada Masyarakat di Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Serambi Saintia : Jurnal Sains Dan Aplikasi, 8(2), 94–104. https://doi.org/10.32672/jss.v8i2.2422
Platini, H., & Maulana, I. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengenalan Dan Penatalaksanaan Tuberkulosis Paru. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(6), 2168–2178.
Presiden Republik Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Nomor 67 tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis. 67(069394), 107.
Rahamadani, R. A., Sainal, A. A., & Suprapto, S. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Tentang Tuberkulosis. Abdimas Polsaka, 2(2), 117–123. https://doi.org/10.35816/abdimaspolsaka.v2i2.50
Rahmayanti, D., Tahlil, T., & Diba, F. (2024). Peningkatan Pengetahuan dan Skill Kader Kesehatan Melalui Edukasi Tentang Hipertensi dan Simulasi Terkait Teknik Komunikasi Efektif. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(2), 569–574.
Rasyid, B. S., Dewi, N. R., & Inayati, A. (2025). Implementasi Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit TB Paru Terhadap Pengetahuan Pencegahan Penularan Penyakit TB Paru. Jurnal Cendekia Muda, 5(1), 87–94.
Sari, W., Hadi, M. R. S., & Damayanti, N. A. (2021). Pengetahuan Kader Kesehatan tentang Tuberkulosis. Jurnal Info Abdi Cendekia, 4(1), 20–24.
Wahono, M. S., Pranowo, A., & Ulfa, S. M. (2022). Pemanfatan Media Sosial TikTok untuk Sarana Promosi Kesehatan. Jurnal Peduli Masyarakat, 4(1), 181–188.
Wirakhmi, I. N., Rahmawati, A. N., & Purnawan, I. (2023). Penyuluhan Tentang Tubercolusis (TBC) dan Pengelolaannya di Masyarakat Pada Kader dan Penyuluh Agama di Kecamatan Kedungbanteng. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita, 4(2), 28–37.
Yani, D. I., Juniarti, N., & Lukman, M. (2019). Pendidikan Kesehatan Tuberkulosis untuk Kader Kesehatan. Media Karya Kesehatan, 2(1). https://doi.org/10.24198/mkk.v2i1.22038
Yuliastina, R., Liyanto, L., & Ahmaniyah, A. (2025). Pemberdayaan kader kesehatan TB melalui Aplikasi Lapor TBC dalam melakukan Screening, investigasi kontak (IK) dan pengawasan menelan obat (PMO) di desa Grujugan Kabupaten Sumenep Madura. Jurnal SOLMA, 14(1), 1518–1527. https://doi.org/10.22236/solma.v14i1.17243
Yunita, A., Rahmawati, E., Maula, L. N., & Africia, F. (2024). Optimalisasi Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Deteksi Tbc Paru Di Pare Kabupaten Kediri Tahun 2024. Indonesian Health Literacy Journal, 1(2), 70–77. https://doi.org/10.70574/33kf7d81
DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i2.23380
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung

Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Panduan Penulisan





