Hilirisasi Produk Olahan Hasil Tangkapan Ikan Berbasis Kearifan Lokal (Ikan Kembung Betelok)

Rendita Dwibarto, Ardi ansyah, Iwan Hermawan, Bagus Hattoh Pati Rusli, Danil Eko Saputra

Sari


ABSTRAK

 

Tradisi dan kearifan lokal masyarakat yang dapat menjadi modal sosial dan pintu masuk untuk menunjang program pemerintah dalam mendukung peningkatan taraf hidup nelayan dan peningkatan pemanfaatan wilayah pesisir dalam usaha perikanan. Tujuan pelaksanaan kegiatan PKM Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat DPPM Kemdiktisaintek Tahun anggaran 2025 yaitu mewujudkan program SDG’S 3 dengan tujuan untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan bagi masyarakat nelayan. Metode yang digunakan pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) DPPM Kemdiktisaintek Tahun 2025 adalah adalah metode partisipatif dimana kelompok/mitra juga turut berpartisipasi secara langsung dengan cara pelatihan dan pendampingan. Adapun hasil kegiatan PKM meliputi : Aspek Produksi (a) Penyuluhan Pentingnya dan Keuntungan menggunakan bahan baku ikan kembung untuk dibuatkan produk olahan. (b) Penyuluhan pembuatan produk olahan ikan menjadi makanan siap saji. Aspek Sosial Kemasyarakatan yaitu penyuluhan kandungan gizi sebagai altenatif makanan pada anak sebagai bahan makanan MP ASI. Aspek Pemasaran (a) Pelatihan dan keterampilan praktek pembuatan olahan ikan menjadi produk makanan siap saji, (b) Pemasaran produk secara konvensional dan via online/digital marketing, (c) Produksi dan Launching produk serta Packing atau kemasan produk.Kesimpulan dari kegiatan PKM yaitu perangkat desa menyambut baik kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, Pelaksanaan kegiatan PKM Di Dusun Tanjung Berikat berjalan dengan baik, hal ini ditandai dengan antusiasme warga dan rasa ingin tahu dari masyarakat pada saat kegiatan berlangsung, kegiatan PKM berupa penyuluhan dan pelatihan produksi olahan ikan kembung betelok mulai dari awal sampai akhir berjalan cukup baik dan lancar.

 

Kata Kunci: Hilirisasi, Produksi, Pemasaran, Gizi.

 

 

ABSTRACT

 

Traditions and local wisdom of the community can be social capital and an entry point to support government programs in supporting the improvement of the standard of living of fishermen and increasing the utilization of coastal areas in fisheries businesses. The purpose of implementing the Community-Based Empowerment Scheme PKM activities of the DPPM Kemdiktisaintek for the 2025 budget year is to realize the SDGs 3 program with the aim of ensuring health and welfare for fishing communities. The method used in the 2025 DPPM Kemdiktisaintek Community Service (PKM) activities is a participatory method where groups/partners also participate directly through training and mentoring. The results of the PKM activities include: Production Aspects (a) Counseling on the Importance and Benefits of using mackerel as raw material to make processed products. (b) Counseling on making processed fish products into ready-to-eat foods. The Social Aspect is counseling on nutritional content as an alternative food for children as a complementary food ingredient for breast milk. Marketing Aspects (a) Training and practical skills in making processed fish into ready-to-eat food products, (b) Marketing products conventionally and via online/digital marketing, (c) Production and product launching and packing or product packaging. The conclusion of the PKM activities is that the village apparatus welcomed the Community Service activities, the implementation of PKM activities in Tanjung Berikat Hamlet went well, this was marked by the enthusiasm of residents and curiosity from the community during the activity, PKM activities in the form of counseling and training in the production of processed betelok mackerel from beginning to end went quite well and smoothly.

 

Keywords: Downstreaming, Production, Marketing, Nutrition.


Kata Kunci


hilirisasi, produksi, pemasaran, gizi

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Ananta, D. T. (2023). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian. Jayapura: Pertama Jayapura : CV. Angkasa Pelangi.

Ariani. (2021). Peranan sektor perikanan dalam pembangunan wilayah dan strategi pengembangannya dalam rangka otonomi daerah Kabupaten Balangan (The role of fisheries sector in regional development and the strategy of its development in the framework). Jurnal Fish Scientiae, 4 (8), 110-120.

Badan Pusat Statistik. (2023). Jumlah Produksi dan Nilai Penangkapan Ikan di Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2023 [Internet]. Available from: https://bangkatengahkab.bps.go.id/id/statistics- table/2/NTIzIzI=/jumlah-produksi-dan-nilai-penangkapan-ikan-di-kabupaten-bangka-tengah.html

Nainggolan, H. L., Tampubolon, J., & Ginting, A. (2021). Pengembangan sektor perikanan menuju hilirisasi industri. Jurnal Saintek Perikanan, 15(2), 139– 148.

Suwarno, R.N. (2024). ‘Strategi Ketahanan Pangan dari Basis Lokal: Integrasi Prinsip Permakultur dalam’, Indonesian Journal of Applied Science and Technology, 5(2), pp. 52–66.

Tuhumena LC. (2023) Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Black Fishball Di Hamadi, Kota Jayapura,Papua. BALOBE J Pengabdi Masy. 2(2):39–52

Widodo, S. B., Adlie, T. A., Syntia, R., Harmin, A., & Amir, F. (2023). Penerapan produk olahan ikan nila Desa Uteun Dama Kecamatan Peureulak. Jurnal Masyarakat Berdikari Dan Berkarya (Mardika), 1(1), 63–70.




DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i4.23567

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung


Creative Commons License
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.