Penyuluhan dan Pelatihan Pemanfaatan Madu Kelulut (Heterotrigona Itama) untuk Peningkatan Ekonomi dengan Diversifikasi Produk

Rahmayanti Fitriah, Reny Marliadi, Dyera Forestryana, Miftakhur Rohmah, Julinda Romauli Manullang, Enos Tangke Arung

Sari


ABSTRAK

 

Kalimantan Selatan dikenal kaya akan sumber daya alam, salah satunya adalah potensi budidaya lebah tanpa sengat atau yang dikenal dengan Lebah Kelulut (Heterotrigona itama). Potensi ekonomi Madu Kelulut di Kalimantan Selatan sangat signifikan, terbukti dari berbagai inisiatif pengembangan di beberapa wilayah seperti Banjarbaru, Tanah Laut, dan Tabalong, yang bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di Desa Satui dalam pemanfaatan Madu Kelulut (Heterotrigona itama) secara berkelanjutan dan mendorong inovasi serta nilai jual produk Madu Kelulut melalui pelatihan pengolahan produk turunan madu untuk peningkatan ekonomi dan kesehatan masyarakat. Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan teknis pengolahan produk turunan (madu herbal,teh bee pollen dan manisan jahe kencur madu), pendampingan dan evaluasi serta monitoring dan keberlanjutan program. Terdapat peningkatan pengetahuan mitra pada tahap sosialisasi dan penyuluhan pemanfaatan madu dan TOGA sebesar 32%, pada tahap Pelatihan pembuatan produk turunan madu terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 38%, dan pada tahap sosialisasi pengemasan dan labeling produk juga terdapat peningkatan 37%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas, kemandirian dan peningkatan pendapatan bagi kelompok penghasil madu.

 

Kata Kunci: Madu Kelulut, Potensi Lokal, Ekonomi, Diversifikasi Produk.

 

 

ABSTRACT

 

South Kalimantan is known for its rich natural resources, one of which is the potential for stingless bee cultivation, known as Kelulut bees (Heterotrigona itama). The economic potential of Kelulut honey in South Kalimantan is significant, as evidenced by various development initiatives in several areas such as Banjarbaru, Tanah Laut, and Tabalong, which aim to increase community income. This community service activity aims to increase the knowledge and skills of the community in Satui Village in the sustainable use of Kelulut honey (Heterotrigona itama) and to encourage innovation and the selling value of Kelulut honey products through training in the processing of honey derivative products to improve the economy and health of the community. The activities carried out include socialization and counseling, technical training in the processing of derivative products (herbal honey, bee pollen tea, and ginger honey sweets), assistance and evaluation, as well as program monitoring and sustainability. There was a 32% increase in the knowledge of partners at the socialization and counseling stage on the use of honey and TOGA, a 38% increase in knowledge at the training stage on the manufacture of honey derivative products, and a 37% increase at the socialization stage on product packaging and labeling. This community service activity has contributed to increasing the capacity, independence, and income of honey-producing groups. 

 

Keywords: Kelulut Honey, Local Potential, Economy, Product Diversification.


Kata Kunci


Madu Kelulut, Potensi Lokal, Ekonomi, Diversifikasi Produk

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Abidin, Z., Thamrin, G. A., & Naemah, D. (2021). Pengembangan Usaha Budidaya Lebah Madu Kelulut Assyifa. Pro Sejahtera (Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat), 3(1).

Afriliah, N., Taurina, W., Andrie, M. (2022). Karakterisasi Simplisia Madu Kelulut (Heterotrigona Itama) Sebagai Bahan Baku Sediaan Obat Penyembuhan Luka. Majalah Farmasi Dan Farmakologi, 26(3), 104-110.

Aprilia, Eka Santi., Jauhari, Ar., Anggraini, Novita., Iriyanti, N., Agustiningsih, Rena., Yulianti, Fitri. (2023). Pemberdayaan Petani Lebah Madu Desa Kutosari Melalui Diversifikasi Madu. Jilpi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Dan Inovasi, 2(2), 309-318.

Evahelda E., Pratama F., Malahayati N., Santoso B. (2017). Sifat Fisik Dan Kimia Madu Dari Nektar Pohon Karet Di Kabupaten Bangka Tengah, Indonesia. Agritech: Jurnal Fakultas Teknologi Pertanian Ugm, 37(4), 363-368. Doi:10.22146/Agritech.16424.

Fakih, Tm., Jamilah, L., Dzulhijjah, L., Fristiohady, A., Hidayat, Af., Soewondo, Bp., Darma, Gce., Nuzulfikri, R., Radina, F., Prayitno, R. (2023). Pelatihan Diversifikasi Produk Madu Di Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat Melalui Kolaborasi Luar Negeri Dengan Thammasat Unversity. Poltekita : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 475- 484.

Fikri, H., Satriadi, T., & Mahdie, M. F. (2021). Analisis Proksimat Madu Kelulut (Heterotrigona Itama) Dari Kelurahan Palam Banjarbaru Kalimantan Selatan. Jurnal Sylva Scienteae, 4(2).

Fonna, M. P. (2022). Manfaat Madu Sebagai Terapi Adjuvan Pada Pasien Covid-19 Dengan Sakir Tenggorokkan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(2), 511-516.

Gunawan R., Erwin., Syafrizal. (2018). Uji Fitokimia Dan Penentuan Aktivitas Antioksidan Dari Madu Trigona Incisa. Jurnal Atomik, 03(1), 18-21.

Hakim, S. S., Wahyuningtyas, R. S., Rahmanto, B., Halwany, W., & Lestari, F. (2021). Sifat Fisikokimia Dan Kandungan Mikronutrien Pada Madu Kelulut (Heterotrigona Itama) Dengan Warna Berbeda. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 39(1).

Herliana, O., 2020. Pengembangan Wanawisata Berbasis Apikultur Melalui Kuliah Kerja Nyata Tematik Di Desa Darmakradenan Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat, 3(1) : 356-364. Https://Doi.Org/10.22146/Jp2m.50188

Itta, D., Rachmawati, N., Susilawati, Nugroho, Y., Hidayah, En. ( 2022). Pkm Kelompok Tani Harapan Maju Desa Kiram Kabupaten Banjar. Jurnal Pengabdian Ilung (Inovasi Lahan Basah Unggul), 2 (2) : 345-351. : Https://Doi.Org/10.20527/Ilung.V2i2

Kustiawan, P. M., Et Al. (2023). Edukasi Dan Pelatihan Pembuatan Turunan Hasil Olahan Dari Produk Lebah Kelulut Pada Kelompok Peternak Lebah Di Samarinda. Pengabdianmu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1).

Mariono, Sujud.(2019). “Warga Tanah Bumbu Kembangkan Kelulut”. Antaranews.Com.Https://Kalsel.Antaranews.Com/Berita/96785/Warga-Tanah-Bumbu-Kembangkan-Madu-Kelulut

Media Center Portal Berita Kalsel. (2018). Madu Kelulut, Pendongkrak Penghasilanwarga.Https://Diskominfomc.Kalselprov.Go.Id/2018/06/01/Madu-Kelulut-Pendongkrak-Penghasilan-Warga/

Pamungkas, Mb., Arsalan, Nh., Nabilla, Sc., Kusumawardhani, Sn., Putri, As., Andria, Fredi. (2023). Inovasi Olahan Madu Paseban Menjadi Produk Turunan: Sabun Madu, Jelly Madu, Dan Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomis Berbasis Green Economy 4.0. Prosiding Seminar Nasional Lppm Umj. Http://Jurnal.Umj.Ac.Id/Index.Php/Semnaskat.

Ramadhan, Hafiz., Sayakti, Putri Indah., Amalia, Nurul., Yanie, Akhmad. (2025). Pemberdayaan Peternak Lebah Kelulut Di Kecamatan Karang Intan Dalam Diversifikasi Produk Madu Kelakai (Stenochlaena Palustris). Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas), 6(2),222-231.

Widi, S. (2022, Oktober 28). Produksi Madu Sebanyak 189.780 Liter Pada 2021. (Dataindonesia.Id) Retrieved September 27, 2023, From Https://Dataindonesia.Id/Agribisnis-Kehutanan/Detail/Produksi-Madu-Indonesia-Sebanyak-189780-Liter-Pada-2021.




DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i2.24154

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung


Creative Commons License
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.