Penguatan Implementasi Kebijakan Pencegahan Stunting Berbasis Komunitas melalui Workshop Kebijakan Mini dan Penyuluhan Terarah bagi Kader Serta Pengelola Program di Kabupaten Musi Rawas Utara

Sri Wahyuningsih, Joyce Angela Yunica

Sari


ABSTRAK 

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan. Tingginya prevalensi stunting di wilayah ini menunjukkan perlunya penguatan implementasi kebijakan pencegahan stunting yang tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga terintegrasi hingga tingkat komunitas. Pemerintah telah menetapkan kebijakan percepatan penurunan stunting melalui Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, namun efektivitas implementasinya di tingkat lokal masih memerlukan penguatan dan evaluasi berkelanjutan. Penyuluhan di berikan  di Kabupaten Mura Tara dengan Penguatan Implementasi Kebijakan Pencegahan Stunting Berbasis Komunitas Melalui Workshop Kebijakan Mini Dan Penyuluhan Terarah Bagi Kader Serta Pengelola Program, bertujuan untuk Meningkatkan efektivitas pencegahan stunting di Kabupaten Musi Rawas Utara melalui sinkronisasi kebijakan daerah dengan implementasi di tingkat komunitas guna mempercepat pencapaian target penurunan prevalensi stunting nasional melalui workshop kebijakan mini dan penyuluhan.  Kegiatan ini dilakukan pada 30 April 2025. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis evaluasi kebijakan dengan sasaran ibu balita, kader kesehatan, dan pengelola program. Kegiatan dilaksanakan melalui diseminasi hasil penelitian evaluasi kebijakan pencegahan stunting, diskusi kelompok terarah, simulasi perencanaan program, serta evaluasi kegiatan menggunakan pre-test dan post-test yang didukung oleh observasi partisipatif selama proses pengabdian berlangsung. Evaluasi Kegiatan ini berlangsung lancar dan mendapatkan respon positif dari peserta, menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang diterapkan efektif Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat berkontribusi pada penguatan implementasi kebijakan pencegahan stunting yang lebih kontekstual, efektif, dan berkelanjutan melalui pendekatan berbasis komunitas dalam meningkatkan kapasitas evaluatif dan rekomendatif terhadap kebijakan stunting.

 

Kata Kunci: Stunting, Kebijakan Kesehatan, Berbasis Komunitas, Workshop Kebijakan Mini.

 

 

ABSTRACT 

Stunting is a public health problem that remains a serious challenge in Indonesia, including in North Musi Rawas Regency, South Sumatra Province. The high prevalence of stunting in this region demonstrates the need to strengthen the implementation of stunting prevention policies that are not only top-down, but also integrated down to the community level. The government has established a policy to accelerate stunting reduction through Presidential Regulation Number 72 of 2021, but the effectiveness of its implementation at the local level still requires continuous strengthening and evaluation. Counseling was provided in Mura Tara Regency with Strengthening the Implementation of Community-Based Stunting Prevention Policies Through Mini-Policy Workshops and Targeted Counseling for Cadres and Program Managers, aiming to increase the effectiveness of stunting prevention in North Musi Rawas Regency by synchronizing regional policies with implementation at the community level to accelerate the achievement of the national stunting prevalence reduction target through mini-policy workshops and counseling. This activity was carried out on April 30, 2025. The implementation method used a participatory approach based on policy evaluation, targeting mothers of toddlers, health cadres, and program managers. The activity was carried out through dissemination of the results of the evaluation research on stunting prevention policies, focus group discussions, program planning simulations, and activity evaluation using pre-tests and post-tests supported by participatory observation during the community service process. The evaluation of this activity went smoothly and received a positive response from the participants, indicating that the extension method applied was effective. This community service activity is expected to contribute to strengthening the implementation of more contextual, effective, and sustainable stunting prevention policies through a community-based approach in increasing evaluative and recommendatory capacity for stunting policies.

 

Keywords: Stunting, Health Policy, Community-Based, Mini Policy Workshop

Kata Kunci


Stunting, kebijakan kesehatan, berbasis komunitas, workshop kebijakan mini.

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Acc/Scn. (2000). The World Nutrition Situation Throughout The Life Cycle. Geneva: World Health Organization (Who).

Bkkbn. (2024). Buku Saku Audit Kasus Stunting: Panduan Teknis Bagi Tim Percepatan Penurunan Stunting. Jakarta: Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional.

Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (Ssgi) 2023.

Chairunnisa, E., Kusumastuti, A.C., & Panunggal, B. (2018). Asupan Vitamin D, Kalsium Dan Fosfor Pada Anak Stunting Dan Tidak Stunting Usia 12-24 Bulan Di Kota Semarang. Universitas Diponegoro, Semarang.

Dewi, Devillya Puspita. (2018). Substitusi Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) Pada Cookies Terhadap Sifat Fisik, Sifat Organoleptik, Kadar Proksimat, Dan Kadar Fe. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia, 1(2): 104-112

Dianti, R., Simanjuntak, B.Y., W, T.W. (2023). Formulasi Nugget Ikan Gaguk (Arius Thalassinus) Dengan Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera). Jurnal Media Gizi Indonesia, 18(2): 157-163. Https://Doi.Org/10.20473/Mgi.V18i2.157-163

Dunn, W. N. (2024). Public Policy Analysis: An Integrated Approach (8th Ed.). New York: Routledge. (Atau Edisi Terjemahan Bahasa Indonesia Sebagai Rujukan 5 Kriteria Evaluasi Kebijakan

Fahliani, N., & Septiani. (2020). Pengaruh Substitusi Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam.) Terhadap Sifat Organoleptik Dan Kadar Kalsium Snack Bar. Jurnal Gizi Dan Pangan Soedirman, 4(2): 216-228. Https://Jos.Unsoed.Ac.Id/Index.Php/Jgps

Febriyanti, D., Kurnia, D., & Sukmapryandhika, D. (2025). Collaborative Governance Dalam Penanganan Stunting Di Kelurahan Cibeber Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi. Praxis Idealist: Jurnal Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, 1(2).

Firdanti E., Et Al. (2021). Permasalahan Stunting Pada Anak Di Kabupaten Yang Ada Di Jawa Barat. Jurnal Kesehatan Indra Husada, Hlm, 126-133. Https://Ojs.Stikesindramayu.Ac.Id/Index.Php/Jkih/Article/View/333

Gustiputri, R., Kismartini, K., & Hanani, R. (2025). Implementasi Kebijakan Percepatan Penurunan Dan Pencegahan Stunting Terintegrasi Kelurahan Margomulyo Kabupaten Ngawi. Journal Of Public Policy And Management Review, 14(2), 1441-1458.

Hardiansyah, M., & Supriasa, I.D.N. (2016). Ilmu Gizi Teori Dan Aplikasi. Jakarta: Buku Kedokteran Egc.

Heluq, D.Z., & Mundiastuti, L. (2018). Daya Terima Dan Zat Gizi Pancake Substitusi Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris L) Dan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Alternatif Jajanan Anak Sekolah. Jurnal Media Gizi Indonesia, 13(2): 133-140. Https://Doi.Org/10.20473/Mg.V13i2.133-140.

Indiahono, D. (2009). Kebijakan Publik Berbasis Dynamic Policy Analysis. Yogyakarta: Gava Media.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi. (2024). Panduan Fasilitasi Konvergensi Pencegahan Stunting Di Desa. Jakarta: Kemendesa Pdtt. (Menjelaskan Prosedur Penyusunan Rencana Tindak Lanjut/Rtl Bagi Kader Desa).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes Ri). (2018). Buletin Stunting. Kementerian Kesehatan Ri.

Kementerian Kesehatan Ri. (2024). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (Ssgi) Tahun 2024. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.

Laporan Tpps Provinsi Sumatera Selatan 2024.

Miles, B. M., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd Ed.). Sage Publications. (Original Work Published 2014). (Trans. Tjetjep Rohindi Rohidi). Ui Press.

Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif (Revised Ed.). Bandung: Pt Remaja Rosdakarya.

Peraturan Nomor 72 Tahun 2022 Tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kuantan Singingi.

Pratama, A., & Handayani, T. (2025). "Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Dalam Edukasi Gizi Dan Pola Asuh Untuk Penanganan Stunting". Jurnal Abdimas, 15(4), 310-325.

Pratama, A., & Sari, R. (2025). "Pendekatan Partisipatif Melalui Workshop Kebijakan Mini Dalam Percepatan Penurunan Stunting Di Wilayah Perdesaan". Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 11(2), 120-135.

Ramadhan, F., & Sinaga, J. B. B. (2025). Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Menurunkan Angka Prevalensi Stunting Di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Doctoral Dissertation, Institut Pemerintahan Dalam Negeri).

Ramadoan, S., Firman, F., & Sahrul, S. (2024). Model Intervensi Terpadu Dalam Mengatasi Prevalensi Stunting Di Kota Bima. Journal Of Governance And Local Politics (Jglp), 6(2), 229-239.

Rokom. (2021). Cegah Stunting, Bangun Keluarga Berkualitas. Jakarta: Direktorat Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Ri.

Simbolon, D. (2024). Kebijakan Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting. Klaten : Cv Sanur Untung.

Sugianto, M.A. (2024). Keberhasilan Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting. Banyumas : Wawasan Ilmu.

Sugiarti, M. D., Suwarto, S., & Saptaningtyas, H. (2023). Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Pencegahan Stunting Di Desa Woro Kecamatan Kepohbaru. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 2343-2350.

Wahyuningsih,S., & Yunica, J.A. (2025). Evaluasi Kebijakan Pencegahan Stunting Berbasis Komunitas Di Kabupaten Musi Rawas Utara. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6 (3)




DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i2.24717

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung


Creative Commons License
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.