Penerapan Pemurnian Air Darurat Pasca Banjir Bandang dengan Pelatihan Masyarakat untuk Peningkatan Ketahanan Lokal di Aceh, Indonesia

Nanda Savira Ersa, Teuku Yusrizal, Heri Gustami, Ajmir Akmal, Najmuddin Najmuddin, Wenny Herdianti, Wisnu Prayogo

Sari


ABSTRAK

 

Banjir bandang di Aceh sering merusak infrastruktur air minum sehingga masyarakat terdampak kehilangan akses terhadap air yang aman. Pemulihan cepat layanan air bersih yang disertai peningkatan kapasitas operasional masyarakat menjadi krusial untuk mencegah dampak kesehatan lanjutan. Artikel ini bertujuan menyajikan model terintegrasi antara penerapan teknologi pemurnian air darurat dan pelatihan teknis berbasis masyarakat pada konteks pascabanjir bandang di Aceh, Indonesia. Program dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan bertahap yang meliputi asesmen kebutuhan cepat, commissioning unit pemurnian air bergerak tipe skid-mounted, pelatihan operator, serta pemantauan rutin. Hasil pengujian kualitas air menunjukkan penurunan parameter fisik-kimia dari air baku menuju air hasil olahan hingga air minum, yang mengindikasikan peningkatan kualitas air secara konsisten selama periode operasional, dengan tren stabilitas parameter yang menunjukkan efektivitas sistem dalam berbagai kondisi kualitas air baku lapangan yang berfluktuasi. Selain itu, evaluasi kepuasan masyarakat menunjukkan mayoritas responden menyatakan puas terhadap aspek layanan, kinerja sistem, serta dampak program terhadap kesehatan dan kebutuhan dasar air, dengan tingkat kepuasan yang tinggi pada indikator aksesibilitas, keandalan sistem, dan kemudahan operasional di tingkat pengguna lokal. Unit yang diterapkan mampu memulihkan akses air yang lebih aman bagi masyarakat terdampak serta menjaga stabilitas operasional dalam kondisi lapangan yang fluktuatif. Selain itu, pelatihan meningkatkan kompetensi operator lokal dan memperkuat praktik penanganan air yang aman di tingkat rumah tangga. Model integrasi antara teknologi pemurnian non-kimia dan pemberdayaan masyarakat ini menunjukkan pendekatan yang praktis dan replikatif untuk penyediaan air minum darurat pascabanjir, dengan menekankan pengendalian risiko rekontaminasi dan keberlanjutan operasional berbasis komunitas.

 

Kata Kunci: Banjir Bandang, Pemurnian Air Darurat, Pelatihan Masyarakat, Air Minum Aman, Respons Bencana.

 

 

ABSTRACT

 

Flash floods in Aceh frequently damage drinking water infrastructure, resulting in the loss of access to safe water for affected communities. Rapid restoration of clean water services, combined with strengthening community operational capacity, is essential to prevent further public health risks. This article aims to present an integrated model that combines the deployment of emergency water treatment technology with community-based technical training in a post-flash flood context in Aceh, Indonesia. The program was implemented through a participatory and phased approach, including rapid needs assessment, commissioning of a skid-mounted mobile water treatment unit, operator training, and routine monitoring. Water quality assessment results indicate a consistent reduction in physico-chemical parameters from raw water to treated water and final drinking water, demonstrating stable performance of the system under fluctuating field conditions. In addition, community satisfaction evaluation shows that most respondents expressed high satisfaction with service delivery, system performance, and program impact on health and basic water needs, particularly in terms of accessibility, system reliability, and operational ease at the local user level. The deployed unit successfully restored access to safer water for affected communities while maintaining operational stability under variable field conditions. Furthermore, the training program improved local operator competence and strengthened safe water handling practices at the household level. This integrated approach, combining non-chemical water treatment technology and community empowerment, provides a practical and replicable model for post-flood emergency drinking water supply, emphasizing recontamination risk control and community-based operational sustainability.

 

Keywords: Flash Flood, Emergency Water Purification, Community Training, Safe Drinking Water, Disaster Response.


Kata Kunci


banjir bandang; pemurnian air darurat; pelatihan masyarakat; air minum aman; respons bencana

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Aji, A. D. S., Suhardono, S., Sofiyah, E. S., Ridhosari, B., Nastiti, A. D., Prayogo, W., & Suryawan, I. W. K. (2025). Community participation in urban sanitation programs at Koja, Jakarta, Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 20(3), 619–632.

Aji, A. D. S., Suhardono, S., Suryawan, I. W. K., & Prayogo, W. (2024). Impacts of sanitation practices on human development: A decade-long analysis of the Malang District. Ekuilibrium: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi, 19(2), 276–288.

Akbar, H., Alfarisi, M., Maulidiansyah, R. F., Sari, D. M., & Arysad, A. W. (2024). Manfaat Survei Kepuasan Pelanggan Bagi Masyarakat Untuk Menunjang Keberlanjutan Bisnis Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(3), 3146-3156.

Amoako, C., & Boamah, E. F. (2015). The three-dimensional causes of flooding in Accra, Ghana. International Journal of Urban Sustainable Development, 7(1), 109–129.

Anggraini, W. P., Latif, M., Pangaribuan, M., & Munizar, R. (2026). Pendampingan Penyusunan Rekomendasi Teknis Penanganan Banjir Berbasis Masyarakat Di Tingkat Desa/Kelurahan. Journal of Community Service and Engagement, 1(2), 216-226.

Asiah, N., Sitohang, N. A., & Oktari, R. S. (2025). Program GENTAB pelatihan mitigasi dan konseling pasca bencana banjir pada remaja di MAS Darul Hikmah Desa Kahju Kec. Baitussalam, Aceh Besar. Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA), 8(2), 244–247.

Brown, J., Cavill, S., & Cumming, O. (2013). Water, sanitation, and hygiene in emergencies: Summary review and recommendations for further research. Waterlines, 32(1), 11–29.

Budhiarta, I. K., Robbiy, S. R., Salshabilla, A. Z., & Sari, T. W. (2025). Indeks Kepuasan Masyarakat Program Pertamina Sehati Tahun 2025 PT Pertamina Patra Niaga Aft Sepinggan. Reka Ruang, 8(1).

Cann, K. F., Thomas, D. R., Salmon, R. L., Wyn-Jones, A. P., & Kay, D. (2013). Extreme water-related weather events and waterborne disease. Epidemiology and Infection, 141(4), 671–686.

Chaerul, M., Daffa, A. S. N., Kholif, A. N., Aisyarah, N. R., Nurulloh, R. H., & Prayogo, W. (2025). Applying circular economy principles to strengthen organic waste management using BSF maggots in RW 02 Jamaras, Bandung, Indonesia. International Journal of Community Engagement Payungi, 5(3), 468–485.

Fitria, N., Qadafi, M., Kusuma, R. P., Prayogo, W., & Fitria, L. (2023). Effect of Storage Time and Temperature on Drinking Water Characteristics. Journal of Community Based Environmental Engineering and Management, 7(2), 67-74.

Hawa, S., Yani, A., & Hamid, M. A. (2026). Sinergi civitas akademika STIT Mumtaz Karimun dalam pengabdian masyarakat melalui donasi untuk korban banjir di Aceh dan Sumatra. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 4(1), 514–521.

Imami, A. D., Algifari, M. H., Mufti, A. A., Yandra, I. N., Larasati, N. A., Zhabiyan, D. A., ... & Prayogo, W. (2023). Peningkatan penanganan sampah anorganik melalui digitalisasi operasional bank sampah di Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan. International Journal of Community Service Learning, 7(3), 360–369.

Indahwati, R., Soraya, N., & Jazuli, M. A. (2026). Pengabdian tanggap bencana distribusi logistik di Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 7(1), 602–608.

Kasmi, M., Amir, S. M., Usman, A. F., Makkulawu, A. R., Abdullah, A., & Latif, M. I. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Sistem Logbook Nelayan (Celebesreeffish. com) Untuk Keberlanjutan Usaha Perikanan Nelayan. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 4(2), 1381-1385.

Kayser, G. L., Amjad, U., Dalcanale, F., Bartram, J., & Bentley, M. E. (2019). Drinking water quality governance: A comparative case study of Brazil, Ecuador, and Malawi. Environmental Science & Policy, 94, 79–87.

Kistemann, T., Classen, T., Koch, C., Dangendorf, F., Fischeder, R., Gebel, J., Vacata, V., & Exner, M. (2002). Microbial load of drinking water reservoir tributaries during extreme rainfall and runoff. Applied and Environmental Microbiology, 68(5), 2188–2197.

Lamusu, Z., Djuna, F., Potale, S. M., Muksin, F. F., Mayang, W. W. T., & Madraka, F. (2025). Evaluasi Kualitas Air Minum Isi Ulang Di Beberapa Titik DAMIU Sebagai Upaya Menjamin Keamanan Konsumen. Jurnal Entropi, 20(2), 69-78.

Lantagne, D., Quick, R., & Mintz, E. (2007). Household water treatment and safe storage options in developing countries: A review of current implementation practices. Woodrow Wilson International Center for Scholars.

Lestari, D., Meylissa, M., & Sartika, D. (2026). Sosialisasi tanggap bencana banjir Aceh Tamiang tahun 2025. Transformasi Masyarakat: Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian, 3(1), 222–229.

Levy, K., Woster, A. P., Goldstein, R. S., & Carlton, E. J. (2016). Untangling the impacts of climate change on waterborne diseases: A systematic review of relationships between diarrheal diseases and temperature, rainfall, flooding, and drought. Environmental Science & Technology, 50(10), 4905–4922.

Loo, S. L., Fane, A. G., Krantz, W. B., & Lim, T. T. (2012). Emergency water supply: A review of potential technologies and selection criteria. Water Research, 46(10), 3125–3151.

Luthan, P. L. A., Prayogo, W., Sitanggang, N., & Yacub, M. (2022). Runoff-stormwater management at Ridho Residence using the rain garden. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 2720–2730.

Mulyono, R. D. A. P., Rosa, D. V., Karimah, M. N. U., & Soeprapto, D. E. (2025). Optimalisasi Strategi Bisnis BUMDes" Sidomulyo Bahagia" Kecamatan Silo, Jember melalui Pendampingan Usaha Berbasis Business Model Canvas untuk Meningkatkan Kinerja dan Keberlanjutan. Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 19-26.

Nazirah, L., Nilahayati, N., Ichsan, I., Yurni, I., Latifah, L., & Wirda, Z. (2026). Edukasi lingkungan sejak dini: Sosialisasi peran pohon dalam mencegah banjir di Desa Reuleut Timu, Aceh Utara. Jurnal Pengabdian Sosial, 3(3), 420–426.

Pardede, P. D. K., Lase, A., Siahaan, A. Y., & Sihombing, T. (2025). Penguatan koordinasi pemerintah dan intervensi komunitas berbasis masyarakat dalam penanggulangan bencana banjir di Kota Medan. SEPAKAT: Sesi Pengabdian pada Masyarakat, 5(2), 193–205.

Peter-Varbanets, M., Zurbrügg, C., Swartz, C., & Pronk, W. (2009). Decentralized systems for potable water and the potential of membrane technology. Water Research, 43(2), 245–265.

Prayogo, W., Novrianty, I., Purwanti, A., Mulyana, R., Panjaitan, N. H., Fitria, L., … Septiariva, I. Y. (2022a). Pelatihan pengolahan sampah dengan metode Takakura dan pembuatan stringbag bagi kelompok anak usia dini di Desa Bukit Lawang, Sumatera Utara. International Journal of Community Service Learning, 6(3), 381–395.

Prayogo, W., Chairani, R., Telaumbanua, D. R., Fitria, N., Alam, F. C., Ikhwali, M. F., ... & Zamani, I. S. (2022b). The effects of community characteristics on solid-waste generation and management in the village (A case study: Kurandak, North Sumatra). Jurnal Presipitasi: Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 19(2), 303-315.

Prayogo, W., Marhamah, F., Fauzan, H. A., Azizah, R. N., & Va, V. (2021). Strategi pengendalian pencemaran industri untuk pengelolaan mutu air sungai dan tanah di DAS Diwak, Jawa Tengah. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 8(3), 123–132.

Putri, A., Ginting, A. N. B., Sutryani, D., & Ginting, R. (2026). Strategi komunikasi BPBD dalam penanganan bencana banjir Kampung Lalang Medan Sumatera Utara. Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika dan Komunikasi, 7(1), 210–217.

Syafitri, D., Ramadhan, H. Y., Aldifa, F. A., & Ginting, R. (2026). Konstruksi pesan kemanusiaan dan pemulihan psikososial pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam konten Instagram @aniesbaswedan. Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika dan Komunikasi, 7(1), 168–177.

World Health Organization (WHO). (2017). Guidelines for drinking-water quality (4th ed.). World Health Organization.

Wulandari, R., Iswara, A. P., Qadafi, M., Prayogo, W., Astuti, R. D. P., Utami, R. R., & Andhikaputra, G. (2024). Water pollution and sanitation in Indonesia: A review on water quality, health and environmental impacts, management, and future challenges. Environmental Science and Pollution Research, 31(58), 65967–65992.

Yanti, Y., Susanti, M. D., Sutarno, H. Y., Kaleka, Y. U., Suluh, M., Santos, E., ... & Garung, E. R. (2025). Pengembangan Kapasitas di Desa Lete Wungana, Kabupaten Sumba Barat Daya: Pelatihan Active Citizens untuk Pemberdayaan Masyarakat. Abdimas Galuh, 7(2), 1286-1293.

Yasir, M., & Saleh, M. (2026). Peran influencer Indonesia sebagai penggerak sosial dalam penanganan bencana alam di Sumatera (analisis dramaturgi). Jurnal Riksa Cendikia Nusantara, 2(1).

Zebua, I. S. A., Prabudi, B. A., & Nadia, M. (2026). Kegiatan psikososial kesehatan mental pada penyintas bencana banjir bandang di Aceh Tamiang. INOMATEC: Jurnal Inovasi dan Kajian Multidisipliner Kontemporer, 1(3).




DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i4.25352

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung


Creative Commons License
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.