Penerapan Teknologi Indirect Bed Dryer untuk Peningkatan Produksi Kopra Putih dan Keberdayaan UMKM Berbasis Kelapa di Desa Mekar Karya Lampung Timur
Sari
ABSTRAK
Kelompok UMKM Mekar Jaya 4 di Desa Mekar Karya, Kabupaten Lampung Timur, belum memanfaatkan daging kelapa secara optimal akibat keterbatasan teknologi pengeringan, sementara metode pengasapan konvensional menghasilkan kopra bermutu rendah dan bernilai jual rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan keberdayaan mitra melalui penerapan teknologi indirect bed dryer berbasis biomassa, penguatan kapasitas produksi, dan pendampingan manajemen usaha secara partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi focus group discussion, rancang bangun teknologi, pelatihan operasional, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan teknologi pengering berhasil diterapkan dan dioperasikan mandiri oleh mitra, meningkatkan mutu kopra putih, kapasitas produksi dan manajemen, serta level keberdayaan mitra. Pemanfaatan sabut kelapa sebagai bahan bakar pengering turut mendukung pendekatan circular economy dan zero waste. Kegiatan ini menghasilkan model pemberdayaan berbasis teknologi tepat guna yang berpotensi direplikasi pada UMKM pengolahan kelapa di wilayah lain.
Kata Kunci: Kopra Putih, Indirect Bed Dryer, UMKM, Zero Waste, Pengabdian Kepada Masyarakat
ABSTRACT
Limited drying technology has constrained the utilization of coconut meat by the UMKM Mekar Jaya 4 group in Mekar Karya Village, East Lampung, while conventional smoking methods produce dark copra with unstable moisture content and low market value. This community empowerment program aimed to improve partner capacity through biomass-fueled indirect bed dryer technology, technical production training, and business management assistance using a participatory approach. The program was implemented through focus group discussions, technology design and deployment, training, and continuous mentoring and evaluation. Results showed successful implementation of the drying system, independent operation by the partners, improved uniformity of white copra quality, and increased empowerment levels in production and management aspects. The use of coconut husk waste as drying fuel also supports a circular economy and zero-waste approach. This program offers an integrative technology-based empowerment model with replication potential for coconut-processing MSMEs.
Keywords: White Copra, Indirect Bed Dryer, UMKM, Zero Waste, Community Empowerment.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Apriyanto, M., & Rujiah. (2019). Pengaruh Perendaman Larutan Sulfit dan Pengasapan Belerang Terhadap Mutu Kopra Putih di Kabupaten Indragiri Hilir. Jurnal Teknologi Pertanian, 8(2), 91–96.
Amperawati, S., Darmadji, P., & Santoso, U. (2012). Daya Hambat Asap Cair Tempurung Kelapa Terhadap Pertumbuhan Jamur Pada Kopra Selama Penjemuran Dan Kualitas Minyak Yang Dihasilkan. Jurnal Agritech, 32(02), 191–198.Agustini, V., & Rahman, A. (2014). Optimasi Suhu dan Waktu Pengeringan Kopra Putih Dengan Pemanasan Tidak Langsung (Indirect Drying). Agrointek, 8(2), 85–95.
Amperawati, S., Darmadji, P., & Santoso, U. (2012). Daya Hambat Asap Cair Tempurung Kelapa Terhadap Pertumbuhan Jamur Pada Kopra Selama Penjemuran Dan Kualitas Minyak Yang Dihasilkan. Jurnal Agritech, 32(02), 191–198.
Anna Astrid Susanti, & W, R. K. (2022). Outlook Komoditas Perkebunan Kelapa 2022. In A. A. S. Susanti & R. K. W (Eds.), Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Sekretariat Jenderal - Kementerian Pertanian. Kementerian Pertanian.
Apriyanto, M., & Rujiah. (2019). Pengaruh Perendaman Larutan Sulfit dan Pengasapan Belerang Terhadap Mutu Kopra Putih di Kabupaten Indragiri Hilir. Jurnal Teknologi Pertanian, 8(2), 91–96.
LPPM Institut Teknologi Sumatera. (2025). Pengembangan mesin pengering indirect bed dryer Desa Mekar Karya Lampung Timur [Video]. https://www.youtube.com/watch?v=c5avFKiY_h4
Tribun Lampung. (2025). Itera kembangkan mesin pengering kelapa indirect bed dryer untuk produksi kopra putih. https://lampung.tribunnews.com/bisnis/1197596/itera-kembangkan-mesin-pengering-kelapa-indirect-bed-dryer-untuk-produksi-kopra-putih
IDN Times Lampung. (2024). Mahasiswa ITERA manfaatkan limbah kelapa dengan inovasi Decober. https://lampung.idntimes.com/news/lampung/mahasiswa-itera-manfaatkan-limbah-kelapa-dengan-inovasi-decober-00-jf67w-drjtj6
J Deepa, P Rajkumar, T. A. (2015). Quality Analysis of Copra Dried at Different Drying Air Temperatures. International Journal of Agricultural Science and Research (IJASR), 5(4), 1–6.
Lay, A., & Maskromo, I. (2016). Kinerja alat pengeringan kopra sistem oven skala kelompok tani dan karakteristik produk. Jurnal Buletin Palma, 17(2), 175–183.
Lubis, N., Rangkuti, K., & Hafidzun, M. (2025). Analisis Perbandingan Produktivitas Komoditi Kelapa di Indonesia dan Malaysia Comparative Analysis Of Coconut Commodity Productivity In Indonesia And Malaysia. 9(April), 86–94.
Credo, M., & Valmoria, R. (2019). Development and Performance Evaluation of an Indirect Heat Copra Dryer with Phase Changer. Recoletos Multidisciplinary Research Journal, 7(1), 27–36. https://doi.org/10.32871/rmrj1907.01.03
Mohanraj, M., & Chandrasekar, P. (2008). Comparison of drying characteristics and quality of copra obtained in a forced convection solar drier and sun drying. Journal of Scientific and Industrial Research, 67(5), 381–385.
Mokhamad Subehi, SP Sri Wahyuningsih, S. S. (2025). Analisis Kinerja Perdagangan Kelapa (S. S. Mokhamad Subehi, SP Sri Wahyuningsih (ed.); Vol. 15).
Mujumdar, A. S. (2014). Handbook of Industrial Drying, Fourth Edition. CRC Press.
Mustajib, M. I., & Burhan. (2014). Peningkatan Added Value Kopra Putih Dengan Metoda Indirect Drying. Agrointek, 8(1), 1–7.
Nowacka, M., Matys, A., & Witrowa-Rajchert, D. (2024). Innovative Technologies for Improving the Sustainability of the Food Drying Industry. Current Food Science and Technology Reports, 2(2), 231–239. https://doi.org/10.1007/s43555-024-00026-8
Prabhu, C. N., Dhanushkodi, S., & Sudhakar, K. (2025). Sustainable technology for coconut processing: Biomass-powered dryer and performance evaluation. Results in Engineering, 25(May 2024), 104361. https://doi.org/10.1016/j.rineng.2025.104361
Punchihewa, P. G., & Arancon, R. N. (1999). Coconut: Post-harvest Operations. Food and Agriculture Organization.
Rahmat, B., Solihah, D. H., Natawijaya, D., & Yulianto, Y. (2016). Efek Konsentrasi Asap Cair dan Waktu Perendamannya Terhadap Kualitas Kopra Putih. Jurnal Agrotek Tropika, 12(2), 259–269. https://doi.org/10.23960/jat.v13i4.9671
Rifaldi, Laapo, A., & Howara, D. (2025). Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usaha Kopra Putih Pada Industri Rumah Tangga Alam di Kota Palu. E-J. Agrotekbis, 13(April), 489–497.
Saediman, H., Irma, A., & Zani, M. (2023). Determinants of Value Added in Copra Production in Central Buton District of Southeast Sulawesi. International Journal of Research in Engineering, Science and Management, 6(1), 92–96. https://www.ijresm.com
Sahari, Y., Anuar, M. S., Nor, M. Z. M., Ghani, N. H. A., & Tahir, S. M. (2023). Progress, Trends and Development of Drying Studies on Coconut Kernel Products: A Review. Pertanika Journal of Science and Technology, 31(5), 2621–2644. https://doi.org/10.47836/pjst.31.5.30
Sambodo, L. A. A. T., Ardiansyah, I. H., Batubara, F. K., Ambiya, F., Sunarso, R. V. P., Adam, U. S., Ananda, M. F. N., Wardhani, G. R., Novitasari, C., & Kamin, Z. W. (2024). Peta Jalan Hilirisasi Kelapa 2025-2045 (L. A. A. T. Sambodo (ed.)). Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Swain, S. (2013). Performance Evaluation of Biomass Fired Dryer for Copra Drying: A Comparison with Traditional Drying in Subtropical Climate. Journal of Food Processing & Technology, 05(01), 1–5. https://doi.org/10.4172/2157-7110.1000294
DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i6.25829
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung

Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Panduan Penulisan





