Pemberdayaan Ibu Balita dalam Menyiapkan Makanan Bernilai Gizi Tinggi Berbasis Kearifan Lokal: Ubi Jalar dan Ikan Lele di Desa Mekar Agung Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak
Sari
ABSTRACT
Lebak Regency recorded a high stunting rate, including Mekar Agung Village, which identified 7 stunted toddlers. Suboptimal nutritional fulfillment is triggered by limited knowledge and skills of mothers in preparing varied food. On the other hand, local wisdom commodities such as sweet potatoes and catfish are highly abundant, affordable, and nutrient-dense but have not been optimally utilized. This community service activity aimed to empower mothers of toddlers through nutritional education and food processing training based on local ingredients to prevent stunting. This activity involved 10 mothers of toddlers in Mekar Agung Village as target partners, assisted by 3 midwifery students. The implementation methods included situation analysis, pre-test, nutritional education, hands-on practice in making varied menus (catfish nuggets, catfish rolade, purple sweet potato pudding), post-test, and regular monitoring-evaluation through home visits with the Village Midwife. The results showed a significant increase in the "Good" knowledge category from 20% during the pre-test to 90% after the post-test. Target partners also became 100% highly skilled in practicing filleting techniques, hygienic processing, and innovative menu packaging. The monitoring phase confirmed behavioral changes in mothers regarding daily menu diversification, leading to improved child food acceptance and a positive trend in toddler weight gain by an average of 0.2 kg to 0.5 kg. Community empowerment through the utilization of local wisdom foodstuffs effectively improves mothers' cognitive and psychomotor capacities and supports the nutritional status improvement of toddlers.
Keywords: Catfish, Local Wisdom, Nutrition, Stunting, Sweet Potato.
ABSTRAK
Kabupaten Lebak mencatat angka stunting yang tinggi, termasuk di Desa Mekar Agung yang mengidentifikasi adanya 7 balita stunting. Pola pemenuhan gizi yang tidak optimal dipicu oleh keterbatasan pengetahuan dan kemampuan ibu balita dalam mengolah makanan yang bervariasi. Di sisi lain, komoditas kearifan lokal seperti ubi jalar dan ikan lele sangat melimpah, murah, dan kaya gizi namun belum dimanfaatkan optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu balita melalui edukasi nutrisi dan pelatihan pengolahan makanan berbasis bahan lokal guna mencegah stunting. Metode: Kegiatan ini melibatkan 10 ibu balita di Desa Mekar Agung sebagai mitra sasaran serta didampingi oleh 3 mahasiswa kebidanan. Metode pelaksanaan mencakup analisis situasi, pre-test, edukasi pemahaman nutrisi, praktik langsung pembuatan variasi menu (nugget lele, rolade lele, puding ubi ungu), post-test, serta monitoring evaluasi berkala melalui kunjungan rumah bersama Bidan Pembina Desa. Hasil kegiatan menunjukkan lonjakan pengetahuan kategori "Baik" dari semula 20% saat pre-test menjadi 90% setelah post-test. Mitra sasaran juga 100% menjadi sangat terampil dalam mempraktikkan teknik fillet, pengolahan higienis, dan pengemasan inovasi menu. Tahap monitoring mengonfirmasi perubahan perilaku ibu dalam diversifikasi menu harian balita yang berdampak pada peningkatan daya terima anak dan tren kenaikan berat badan (BB) balita rata-rata sebesar 0,2 kg hingga 0,5 kg. Pemberdayaan masyarakat secara mandiri melalui pemanfaatan bahan pangan kearifan lokal efektif meningkatkan kapasitas kognitif dan psikomotorik ibu serta mendukung perbaikan status gizi anak balita.
Kata Kunci: Gizi, Ikan Lele, Kearifan Lokal, Stunting, Ubi Jalar.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Sa’adah RW, Silvia S. Modifikasi Labu Kuning (Curcubita moschata) pada Permen Gummy Jelly sebagai Camilan Tinggi Vitamin A untuk Anak Stunting. Amerta Nutr. 2022;6(1SP):266–74.
Darawati M, Yunianto AE, Doloksaribu TH, Chandradewi A. Formulasi food bar berbasis pangan lokal tinggi asam amino esensial untuk anak balita stunting. AcTion Aceh Nutr J. 2021;6(2):163.
Komariah M, Pratiwi ZS, Budhiyani H, Adithia A. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu. Sereal Untuk. 2020;8(1):51.
Pengembangan Produk Getuk Kaya Protein sebagai Pencegah Stunting pada Anak Sedarnawati Yasni Guru Besar Tetap pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan , Fakultas Teknologi Pertanian – IPB university Abstrak. 2014;
Djonu A, Nursayam H, Boikh IL. Profil nutrisi dan analisis usaha produk nugget ikan lele pada UKM Rukun 201. J Bahari Papadak. 2021;2(2):212–6.
Afriani K, Permana AH, Widiana I, Agustin PA, Nurhalisa IA, Az Zahro H. Pembuatan Aneka Produk Olahan Pangan Berbahan Dasar Ikan Lele. J Pengabdi Masy AKA. 2022;2(1):30–4.
Rosidah. Potensi Ubi Jalar Sebagai Bahan Baku Industri Pangan. Teknobuga. 2014;1(1):44–52.
Taufan, Andi. Nendissa, J.I., Sinurat J., Bormasa, M.F., Tita, H.M.Y.T., Surya, A. D. Kearifan Lokal (Local Wisdom) Indonesia. Taufan A, editor. Bandung: Widina Media Utama; 2023.
Reskiaddin LO, Yulia Anhar2 V, Sholikah S, Wartono W. Tantangan Dan Hambatan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Daerah Semi-Perkotaan : Sebuah Evidence Based Practice di Padukuhan Samirono, Sleman Yogyakarta. J Kesmas Jambi. 2020;4(2):43–9.
Sari I, Novikasari L, Setiawati S. Peningkatan status gizi balita melalui pemberian daun Kelor(moringa oleifera l.) pada masa pandemi Covid19. Holistik J Kesehat. 2023;17(3):189–95.
Junus N, Mamu KJ. Pelatihan Pemanfaatan Buah Pisang Sebagai Makanan Pencegah Stunting Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Pedoman Gizi Seimbang di Desa Lamu. DAS SEIN J Pengabdi Huk dan Hum [Internet]. 2022;2(1):1–12. Available from: https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/dassein/article/view/12067
J RF, Huljannah N, Rochmah TN. Stunting Prevention Program in Indonesia: A SYSTEMATIC REVIEW. Media Gizi Indones. 2022;17(3):281–92.
Sanuri S. Pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal masyarakat dengan pendekatan outcome mapping. JPPM (Jurnal Pendidik dan Pemberdaya Masyarakat). 2020;7(2):101–14.
Amalia R, Khomsan A, Sukandar D. Hubungan pengetahuan gizi, pola asuh pemberian makan, dan kearifan lokal dengan status gizi balita. Jurnal Gizi dan Pangan. 2021;16(2):89–98.
Black RE, Heidkamp R, Sun Y, et al. Global prevalence of stunting and the crucial role of animal-source foods in toddler development. The Lancet Global Health. 2023;11(5):e672–e681.
Diana R, Adi AC, Rachmayanti RD. Pemanfaatan ikan lele (Clarias gariepinus) dalam diversifikasi pangan lokal sebagai upaya pemenuhan protein hewani balita. Media Gizi Indonesia. 2022;17(1):45–53.
Huffman SL, Harika RK, Eilander A, Osendarp SJ. Essential fats and proteins in catfish: A logic strategy for catching up growth in stunted children. Maternal & Child Nutrition. 2022;18(Suppl 1):e13290.
Lestari W, Margawati A, Rahfiludin MZ. Faktor risiko stunting pada anak umur 6-24 bulan di daerah komoditas pertanian dan perikanan lokal. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. 2023;19(3):112–121.
Neela S, Fanta SW. Review on nutritional composition of sweet potatoes and their role in combating micronutrient malnutrition in developing countries. Open Agriculture. 2020;5(1):47–58.
Rahayu S, Handayani S. Pemberdayaan ibu balita melalui kelas inovasi menu MP-ASI berbasis kearifan lokal di area rural. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan. 2024;15(2):134–142.
Sanyaolu A, Okorie C, Qi X, et al. Childhood stunting in developing countries: Governance, determinants, and effective community-based interventions. Frontiers in Public Health. 2023;11:108250.
Warsini S, Widaryanti R. Efektivitas pemberian biskuit ubi jalar ungu terhadap peningkatan berat badan dan status gizi balita. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. 2021;12(3):201–210.
World Health Organization. Global strategy on infant and young child feeding: Focus on local wisdom and community empowerment. Geneva: World Health Organization; 2021.
DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i10.26495
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung

Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Panduan Penulisan





