Program Gawi Tuntas TB dalam Upaya Penguatan Kapasitas Kader TB dan Edukasi Berbasis Keluarga sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO) Efektif di Wilayah Kerja Puskemas Cempaka Kota Banjarbaru

Chrisnawati Chrisnawati, Irfan Maulana, Yohana Agustina Sitanggang, Ken Rangga Galang Adiantara, Rosni Yuniarti, Ririn Nurhidayayanti, Hidayah Putri, Rufaida Rufaida

Sari


ABSTRACT

 

The high incidence of tuberculosis in the Cempaka Community Health Center’s service area indicates the need to strengthen health education strategies that involve patients, families, and health volunteers in an integrated manner. The main problem faced is low patient adherence due to limited knowledge and social support during long-term treatment. Program of Gawi Tuntas Tuberculosis aims to improve the knowledge, awareness, motivation, and treatment adherence of tuberculosis patients through a participatory educational approach based on families and community health workers. This community service activity was conducted over one month through a series of stages, including a pre-test, interactive health education sessions on the basics of pulmonary TB, TB management and treatment, strengthening the role of families as Medication Adherence Monitors (MAMs), and the distribution of educational materials such as leaflets and pocket guides. This program focused on strengthening the role of families as Medication Adherence Monitors (MAMs) and empowering community health workers to provide motivational support and monitor patients throughout the treatment process. Success was evaluated by comparing pre-test and post-test scores and through participatory observation. Program implementation yielded significant results, with an increase in knowledge regarding the recognition and management of TB in more than 85% of participants. Additionally, participants’ ability to recognize clinical symptoms improved by up to 90%, and their understanding of specific treatment management increased from an average score of 40% to 70%. This program demonstrates that community-based participatory education is effective in improving health literacy and supporting treatment adherence among tuberculosis patients.

 

Keywords: Participatory Education, Family, Community Health Workers, Treatment Adherence, Tuberculosis.

 

  

ABSTRAK

 

Tingginya angka kejadian tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Cempaka mengindikasikan perlunya penguatan strategi edukasi kesehatan yang melibatkan pasien, keluarga, dan kader kesehatan secara terintegrasi. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya kepatuhan pasien akibat keterbatasan pengetahuan dan dukungan sosial selama masa pengobatan jangka panjang. Program Gawi Tuntas Tuberkulosis bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, motivasi, serta kepatuhan pengobatan pasien tuberkulosis melalui pendekatan metode edukasi partisipatif berbasis keluarga dan kader.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama satu bulan melalui serangkaian tahap yang meliputi pre-test, penyuluhan interaktif mengenai pengenalan penyakit TB paru, penatalaksanaan dan pengobatan TBC, penguatan peran keluarga sebagai Pengawas Minum Obat (PMO) serta pemberian media edukasi berupa leaflet dan buku saku. Program ini menitikberatkan pada penguatan peran keluarga sebagai Pengawas Minum Obat (PMO) dan pemberdayaan kader kesehatan untuk melakukan pendampingan motivasional serta pemantauan pasien selama proses pengobatan. Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui perbandingan skor pre-test dan post-testserta observasi partisipatif. Implementasi program menunjukkan hasil yang signifikan, yakni terjadi peningkatan pengetahuan mengenai pengenalan dan penatalaksanaan TBC pada lebih dari 85% peserta. Selain itu, kemampuan peserta dalam mengenali gejala klinis meningkat hingga 90%, dan terjadi eskalasi pemahaman mengenai penatalaksanaan pengobatan secara spesifik dari skor rata-rata 40% menjadi 70%. Program ini membuktikan bahwa sinergi edukasi partisipatif berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan mendukung kepatuhan terapi pasien tuberkulosis.

 

Kata Kunci: Edukasi Partisipatif, Keluarga, Kader, Kepatuhan Pengobatan, Tuberkulosis.


Kata Kunci


Edukasi Partisipatif, Keluarga, Kader, Kepatuhan Pengobatan, Tuberkulosis.

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Chavez-Rimache, L. (2023). Plos Global Public Health The Community As An Active Part In The Implementation Of Interventions For The Prevention And Care Of Tuberculosis : A Scoping Review. 1–16. Https://Doi.Org/10.1371/Journal.Pgph.0001482

Didi Suardi1*, Aisyah Defy R. Simatupang2, Martavevi Azwar3, Oom Komariyah4, Shofiah Tidjani5, Nur Jamaludin6, M. (2026). Peningkatan Kesadaran Phbs Dan Pencegahan Tuberkulosis Melalui Edukasi Dan Pendampingan Posyandu Di Desa Jambe, Tangerang. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 92–104. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.33024/Jkpm.V9i6.25633

Kemenkesri. (2025). Profil Kesehatan Indonesia 2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Muthia Deliana1*, Rima Novia Putri2, Romalina3, P. (2026). Optimalisasi Screening Ptm Dan Skrining Tbc Di Wilayah Kerja Puskesmas Kijang, Kabupaten Bintan Muthia. 9, 158–167. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.33024/Jkpm.V9i2.23755 Diterbitkan: 01 Februari 2026

Padilah. (2024). Edukasi Kesehatan Tentang Pencegahan Penyakit Tuberkulosis 1. 7(4), 591–596.

Pradipta, I. S., Idrus, L. R., Probandari, A., Lestari, B. W., Diantini, A., Alffenaar, J.-W. C., & Hak, E. (2021). Barriers And Strategies To Successful Tuberculosis Treatment In A High-Burden Tuberculosis Setting: A Qualitative Study From The Patient’s Perspective. Bmc Public Health, 21(1), 1903. Https://Doi.Org/10.1186/S12889-021-12005-Y

Rimadeni, Y., Aditama, W., Riani, E. O., Warnidar, E., & Ikhwan, M. (2026). Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Siaga Bencana Dalam Pengendalian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Rawan Bencana Di Desa Alue Deah Teungoh Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Yeni. 51–67. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.33024/Jkpm.V9i3.22662

Semiardji, A., Sunarsih, E., & Hasyim, H. (2026). Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Kepadatan Penghuni Rumah Terhadap Kasus Tuberkulosis Di Indonesia : Systematic Literature Review. 8(1), 44–58.

Susanto, W. H. A. (2025). Optimalisasi Peran Kader Pmo (Pengawasan Menelan Obat) Dalam Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Tuberkulosis Paru. 5(1), 28–41.

Susanto, W. H. A., Wospakrik, F., Iyai, M., & Srianingsih. (2024). Optimalisasi Peran Kader Pmo (Pengawasan Menelan Obat) Dalam Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Tuberkulosis Paru. Lentera (Jurnal Pengabdian), 5(1).

Tanimura, T., Jaramillo, E., Weil, D., & Raviglione, M. (N.D.). Financial Burden For Tuberculosis Patients In Low- And Middle-Income Countries: A Systematic Review. 1763–1775. Https://Doi.Org/10.1183/09031936.00193413

Who. (2025). Global Tuberculosis Report 2025. World Health Organization.




DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i10.26869

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung


Creative Commons License
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.