Cegah Stunting dengan Pemberian Edukasi Gizi dan Demonstrasi Makanan Kaya Protein Hewani Berbasis Pangan Lokal
Sari
ABSTRAK
Stunting adalah masalah pertumbuhan dan perkembangan pada anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, Kondisi ini membawa dampak buruk jangka panjang, baik bagi individu maupun masyarakat, berupa hambatan perkembangan fisik dan kognitif, penurunan produktivitas, serta peningkatan kerentanan terhadap penyakit degenerative. Pemenuhan gizi melalui optimalisasi lauk-pauk berbasis pangan lokal sangat disarankan untuk pencegahan stunting. Meningkatkan Pengetahuan dan keterampilan kader posyandu tentang stunting dan keterampilan mengolah makanan kaya protein hewani berbasis pangan lokal. Metode pengabdian kepada masyarakat yang diterapkan meliputi penyuluhan gizi dan demonstrasi pembuatan makanan kaya protein hewani berbasis pangan lokal sebagai upaya preventif stunting. Pemberian penjelasan teori dan praktik langsung pengolahan bahan pangan lokal menjadi menu tinggi protein hewani yang praktis, serta sesi dialog interaktif bersama peserta. Sebagai penunjang, digunakan media booklet untuk memperkuat pemahaman visual, kuesioner pre-test dan post-test untuk mengevaluasi perkembangan pemahaman sebelum dan sesudah edukasi. Terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat pengetahuan kader Posyandu antara sebelum dan setelah diberikan edukasi gizi, peningkatan nilai rata-rata dari 5,21 menjadi 6,47 bahwa intervensi edukasi gizi dan demonstrasi makanan kaya protein hewani berbasis pangan lokal memiliki efektivitas dalam meningkatkan pemahaman serta kapasitas kader terkait pencegahan stunting.Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berlangsung secara kondusif dan mendapat respons positif dari kader Posyandu. Intervensi berupa kombinasi edukasi gizi serta demonstrasi pengolahan makanan kaya protein hewani berbasis pangan lokal tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas dan pemahaman kader terkait pencegahan stunting.
Kata kunci: demostrasi, edukasi, protein hewani, stunting.
ABSTRACT
Stunting is a growth and development disorder in children caused by chronic malnutrition. This condition carries long-term adverse impacts for both individuals and society, resulting in physical and cognitive developmental delays, reduced productivity, and increased vulnerability to degenerative diseases. Meeting nutritional needs by optimizing local food-based side dishes is highly recommended for stunting prevention. This study aims to enhance the knowledge and skills of Posyandu cadres regarding stunting, as well as their skills in processing local food-based foods rich in animal protein. The community service method applied included nutritional counseling and cooking demonstrations of local food-based foods rich in animal protein as a preventive measure against stunting. The intervention consisted of theoretical explanations, hands-on practice in processing local food ingredients into practical high-animal-protein menus, and interactive dialogue sessions with the participants. To support the program, booklet media were utilized to reinforce visual understanding, while pre-test and post-test questionnaires were administered to evaluate changes in understanding before and after the education. There was a significant difference in the knowledge level of Posyandu cadres before and after the nutritional education. The increase in the average score from 5.21 to 6.47 indicates that the nutritional education intervention and the demonstration of local food-based foods rich in animal protein were effective in improving the understanding and capacity of cadres regarding stunting prevention. The implementation of this community service activity proceeded smoothly and received positive responses from the Posyandu cadres. The intervention, combining nutritional education and cooking demonstrations of local food-based foods rich in animal protein, proved effective in increasing the capacity and understanding of cadres regarding stunting prevention.
Keywords: Demonstration, Education, Animal Protein, Stunting.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Abidin, H., Kartini, A., & Margawati, A. (2021). Collaborative model as a training for increasing village health worker competency about complementary feeding. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 9(2), 198–207. https://doi.org/10.14710/jgi.9.2.198-207
Asnidar, A., Haerani, H., Sriyanah, N., & Suswani, A. (2022). Determinants of Stunting in Pre-School-Aged Children in Ujung Bulu Subdistrict. Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences, 3(1), 291–298. https://doi.org/10.37287/picnhs.v3i1.1233
Budi, R., Nur Rafi, A., Erlinda, P., Pavytha, V. I., Latifah, S. N., & Saifuddin, M. (2024). Edukasi dan demonstrasi MPASI untuk meningkatkan pemahaman kader posyandu dan ibu balita guna optimalisasi gizi anak di desa Pesawahan Probolinggo. As-Sidanah : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 345–361. https://doi.org/10.35316/assidanah.v6i2.345-361
Cahyaningrum, N. E., Mars, S. P., & Suratman. (2024). Factors Influencing the Incidence of Stunting in Children Aged 24-59 Months in the Work Area Muara Delang Health Center, Jambi. International Journal of Science and Society, 6(2), 174–185. https://doi.org/10.54783/ijsoc.v6i2.1112
Darni, J., & Wahyuningsih, R. (2024). Edukasi dan Demonstrasi Pembuatan Nugget Tutelor Berbahan Ikan Tuna, Tempe, Kelor sebagai Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(9), 4131–4139. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i9.16244
Darni, J., Yunita, S., Wahyuningsih, R., & Laraeni, Y. (2025). Assessing Food Security among Fisher Households in the Coastal Regions of Central and West Lombok, Indonesia. Nutrición Clínica y Dietética Hospitalaria, 45(4). https://doi.org/10.12873/454darni
Endrinikapoulos, A., Afifah, D. N., Mexitalia, M., Andoyo, R., Hatimah, I., & Nuryanto, N. (2023). Study of the importance of protein needs for catch-up growth in Indonesian stunted children: a narrative review. SAGE Open Medicine, 11, 205031212311655. https://doi.org/10.1177/20503121231165562
Hanifah, A. K., & Hartriyanti, Y. (2023). Efektivitas berbagai jenis metode pelatihan untuk meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam upaya pencegahan stunting pada balita. Journal of Nutrition College, 12(2), 121–134. https://doi.org/10.14710/jnc.v12i2.36823
Haryani, V. M., Putriana, D., & Hidayati, R. W. (2023). Animal-Based Protein Intake is Associated with Stunting in Children in Primary Health Care of Minggir. Amerta Nutrition, 7(2SP), 139–146. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i2SP.2023.139-146
Latuihamallo, A., Margawati, A., Mexitalia, M., Ediati, A., & Syauqy, A. (2022). Differences in Development and Diet of Stunting and Non-Stunting Children in the Rowosari Health Center Work Area, Semarang, Indonesia. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 10(2), 161–167. https://doi.org/10.14710/jgi.10.2.161-167
Lestiarini, S., & Sulistyorini, Y. (2020). Perilaku Ibu pada Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) di Kelurahan Pegirian. Jurnal PROMKES, 8(1), 1. https://doi.org/10.20473/jpk.V8.I1.2020.1-11
Lindawati, L., Susanto, H., Wahyuni, S., & Khasanah, N. N. (2025). The Impact of Nutritional Education Interventions on Maternal Knowledge, Self-Monitoring, and Stunting Prevention among Children Under Five: A Literature Review. Indonesian Journal of Global Health Research, 8(1), 323–332. https://doi.org/10.37287/ijghr.v8i1.670
Mulyaningsih, T., Mohanty, I., Widyaningsih, V., Gebremedhin, T. A., Miranti, R., & Wiyono, V. H. (2021). Beyond personal factors: Multilevel determinants of childhood stunting in Indonesia. PLOS ONE, 16(11), e0260265. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0260265
Niswah, U. K., & Anggraini, S. (2026). Dinamika Faktor Risiko Maternal dan Disparitas Wilayah terhadap Kejadian Stunting: Analisis Evidence-Based Data SSGI 2024. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(3), 325–332. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v4i3.1518
Onieva-Zafra, M. D., Fernández-Martínez, E., Abreu-Sánchez, A., Iglesias-López, M. T., García-Padilla, F. M., Pedregal-González, M., & Parra-Fernández, M. L. (2020). Relationship between Diet, Menstrual Pain and other Menstrual Characteristics among Spanish Students. Nutrients, 12(6), 1759. https://doi.org/10.3390/nu12061759
Parikh, P., Semba, R., Manary, M., Swaminathan, S., Udomkesmalee, E., Bos, R., Poh, B. K., Rojroongwasinkul, N., Geurts, J., Sekartini, R., & Nga, T. T. (2022). Animal source foods, rich in essential amino acids, are important for linear growth and development of young children in low‐ and middle‐income countries. Maternal & Child Nutrition, 18(1). https://doi.org/10.1111/mcn.13264
Pertiwi Purwa Asri, Yuliawati, Y., Rofana Aghniya, & Yetti Anggraini. (2026). Hubungan Riwayat Intervensi Gizi Spesifik Ibu Hamil dengan Stunting pada Balita di Puskesmas Banjarsari. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 799–812. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v5i2.7497
Resti, E., Wandini, R., & Rilyani, R. (2021). Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Kebidanan Malahayati, 7(2), 274–278. https://doi.org/10.33024/jkm.v7i2.4138
Sari, H. P., Natalia, I., Sulistyaning, A. R., & Farida, F. (2022). Hubungan Keragaman Asupan Protein Hewani, Pola Asuh Makan, dan Higiene Sanitasi Rumah dengan Kejadian Stunting. Journal of Nutrition College, 11(1), 18–25. https://doi.org/10.14710/jnc.v11i1.31960
Sindhughosa, W. U., & Sidiartha, I. G. L. (2023). Asupan protein hewani berhubungan dengan stunting pada anak usia 1-5 tahun di lingkungan kerja Puskesmas Nagi Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Intisari Sains Medis, 14(1), 387–393. https://doi.org/10.15562/ism.v14i1.1708
Wiyono, S., Muntikah, M., & Meilinasari, M. (2023). Suplementasi Makanan Tambahan Tinggi Protein Hewani, Kalsium Dan Zinc Pada Anak Umur 6-24 Bulan Sebagai Upaya Peningkatan Panjang Badan Anak. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 354–364. https://doi.org/10.33096/woh.vi.459
DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i10.26872
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung

Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Panduan Penulisan





