Penguatan Literasi Keuangan Berkelanjutan dan Skema Pembiayaan Sirkular dalam Program Revitalisasi Gang Perkotaan di Meruya Selatan Jakarta Barat
Sari
ABSTRAK
Pelaku usaha mikro di permukiman gang perkotaan menghadapi tiga defisit struktural: rendahnya literasi keuangan, ketiadaan sistem pencatatan usaha, dan keterputusan dari ekosistem pembiayaan formal; asesmen kebutuhan di Gang Rajawali, Meruya Selatan, Jakarta Barat menunjukkan skor literasi keuangan rata-rata hanya 34,2 dari 100, 89,4% warga mencampur keuangan usaha dan rumah tangga, serta 76,7% bergantung pada rentenir dengan bunga 10–30% per bulan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan, membangun disiplin pembukuan usaha mikro dan pemisahan keuangan usaha–rumah tangga, serta menginisiasi ekosistem pembiayaan sirkular berbasis komunitas. Program menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan experiential learning terhadap 30 peserta selama 12 bulan, meliputi pelatihan literasi keuangan dan buku kas (S-1), workshop harga pokok penjualan dan kartu stok (S-2), fasilitasi pembentukan dana bergulir komunitas (S-3), serta penyuluhan manajemen keuangan rumah tangga (S-4); efektivitas diukur melalui pre-test dan post-test 30 butir adaptasi SNLIK OJK yang dianalisis dengan paired-samples t-test dan N-gain. Skor literasi keuangan rata-rata meningkat dari 34,2 menjadi 61,5 (kenaikan 27,3 poin; p<0,001; N-gain 0,42 kategori sedang), 76,7% peserta mencapai kenaikan ≥20 poin, 83,3% aktif mengisi buku kas pada bulan ketiga, dan terbentuk satu kelompok dana bergulir dengan 14 anggota aktif serta akumulasi dana Rp7,98 juta dalam empat siklus dengan tingkat pengembalian pinjaman 100%. Model pemberdayaan yang mengintegrasikan literasi keuangan, praktik ekonomi sirkular, dan pembiayaan berbasis komunitas terbukti efektif meningkatkan kapasitas keuangan masyarakat gang perkotaan dan berpotensi direplikasi di kawasan serupa.
Kata Kunci: Keuangan Berkelanjutan, Ekonomi Sirkular, Usaha Mikro, Komunitas Perkotaan, Pembiayaan Berbasis Komunitas.
ABSTRACT
Micro-entrepreneurs in urban alley settlements face three structural deficits: low financial literacy, the absence of business record-keeping systems, and disconnection from formal financing ecosystems; a needs assessment in Gang Rajawali, South Meruya, West Jakarta revealed an average financial literacy score of only 34.2 out of 100, with 89.4% of residents mixing business and household finances and 76.7% relying on informal moneylenders charging 10–30% monthly interest. This community service program aimed to improve financial literacy, build bookkeeping discipline and business–household financial separation among micro-enterprises, and initiate a community-based circular financing ecosystem. The program employed Participatory Action Research (PAR) combined with experiential learning involving 30 participants over 12 months, comprising financial literacy and cash-book training (S-1), a cost-of-goods-sold and stock-card workshop (S-2), facilitation of a community circular fund (S-3), and household financial management counseling (S-4); effectiveness was measured through a 30-item pre-test and post-test adapted from the OJK SNLIK instrument, analyzed using paired-samples t-tests and N-gain scores. The average financial literacy score increased from 34.2 to 61.5 (a 27.3-point gain; p<0.001; N-gain 0.42, moderate category), 76.7% of participants achieved a ≥20-point increase, 83.3% actively maintained cash books by month three, and one circular fund group was established with 14 active members and an accumulated fund of IDR 7.98 million over four cycles with a 100% loan repayment rate. The empowerment model integrating financial literacy, circular economy practices, and community-based financing proved effective in strengthening the financial capacity of urban alley communities and is replicable in similar areas.
Keywords: Sustainable Finance, Circular Economy, Micro-Enterprises, Urban Communities, Community-Based Financing.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Annaba Lubis, S., Sinambela, A., Rika Adrilia Br Sitepu, C., Desiana Simangunsong, H., Febiola, L., Aulia Putri, N., Safira Husna, S., & Hidayat, N. (2026). Efektivitas Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (Kur) Oleh Pt. Bank Rakyat Indonesia Tbk Dalam Mendukung Umkm Tahun 2021-2024. Https://Doi.Org/10.63822/Dkjv8m66
Bank Indonesia. (2023). Laporan Kelembagaan Bank Indonesia 2023.
Barus, E. P. B., Siahaan, A. M., & Sihombing, H. (2024). Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Kinerja Usaha Mikro Kecil (Umk) Di Kecamatan Berastagi. Akademik: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis, 4(1), 323–331. Https://Doi.Org/10.37481/Jmeb.V4i1.708
Hilmawati, M. R. N., & Kusumaningtias, R. (2021). Inklusi Keuangan Dan Literasi Keuangan Terhadap Kinerja Dan Keberlangsungan Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah. Nominal: Barometer Riset Akuntansi Dan Manajemen, 10(1), 135–152. Https://Doi.Org/10.21831/Nominal.V10i1.33881
Husnah, F., Susandini, A., & Hadyarti, V. (2025). The Influence Of Financial Inclusion, Financial Literacy And Digitalization On The Financial Performance Of Msmes In Pamekasan. Assets : Jurnal Ilmiah Ilmu Akuntansi, Keuangan Dan Pajak, 9(1), 15–29. Https://Doi.Org/10.30741/Assets.V9i1.1507
Kruahong, S., Tankumpuan, T., Kelly, K., Davidson, P. M., & Kuntajak, P. (2023). Community Empowerment: A Concept Analysis. Journal Of Advanced Nursing, 79(8), 2845–2859. Https://Doi.Org/10.1111/Jan.15613
Kusuma, M., Narulitasari, D., & Nurohman, Y. A. (2022). Inklusi Keuangan Dan Literasi Keuangan Terhadap Kinerja Dan Keberlanjutan Umkm Disolo Raya. Among Makarti, 14(2). Https://Doi.Org/10.52353/Ama.V14i2.210
Leatemia, S. Y. (2023). Pengaruh Literasi Keuangan Dan Inklusi Keuangan Terhadap Kinerja Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (Umkm). Ekonomi, Keuangan, Investasi Dan Syariah (Ekuitas), 4(4), 1152–1159. Https://Doi.Org/10.47065/Ekuitas.V4i4.3221
Lubis, E. F. M., & Nurhayati, N. (2024). Pengaruh Literasi Keuangan Dan Financial Technology Terhadap Kinerja Keuangan Umkm. Journal Of Business And Economics Research (Jbe), 5(2), 178–187. Https://Doi.Org/10.47065/Jbe.V5i2.5259
Macarthur Foundation, E. (2025). Towards A Circular Economy | Business Rationale For An Accelerated Transition | Ellen Macarthur Foundation.
Maharani, S., & Cipta, W. (2022). Pengaruh Literasi Keuangan Dan Inklusi Keuangan Terhadap Kinerja Usaha Mikro Di Desa Baktiseraga Kecamatan Buleleng. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 4(3).
Murtiningsih, D., & Caroline, R. T. M. (2024). Digitalisasi Umkm. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 7(3), 1387–1400. Https://Doi.Org/10.33024/Jkpm.V7i3.13861
Napitupulu, S., Tinggi, S., Miftahul, I. E., Devy, H., & Puspitasari, M. (2026). Accounting Practices And Financial Accountability In Tourism-Based Small And Medium Enterprises In Bali. 5(1), 50–61. Https://Myjournal.Or.Id/Index.Php/Jom
Puspitasari, D. M., & Bachtillah, A. (2024). Peningkatan Literasi Keuangan Bagi Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Di Kelurahan Srengseng Meruya Selatan. Madaniya, 5(1), 231–236. Https://Doi.Org/10.53696/27214834.738
Puspitasari, D. M., & Matsani, M. (2023). Pemberdayaan Pemulung Pancoran Barat Melalui Pelatihan Aneka Kreasi Daur Ulang. Madaniya, 4(2), 769–774. Https://Doi.Org/10.53696/27214834.462
Puspitasari, D. M., Nugroho, R. E., Widiyanti, W., & Sihite, J. (2025a). Empowering Indonesian Migrant Workers In Penang, Malaysia Through Financial Literacy And Micro-Enterprise Training. Iccd, 7(1), 942–946. Https://Doi.Org/10.33068/Iccd.V7i1.969
Puspitasari, D. M., Utami, E. M., & Amaliwiati, L. (2023). Islamic Financial Product Literacy In The New Normal Era. Kaibon Abhinaya : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 116–120. Https://Doi.Org/10.30656/Ka.V5i2.5005
Stephani, S. B., Arief, H., & Sulistyowati, N. (2022b). Pembentukan Dan Pendampingan Bank Sampah Menggunakan Sistem Manajemen Pendukung Keberlanjutan Di Meruya Selatan, Jakarta Barat. Batara Wisnu : Indonesian Journal Of Community Services, 2(1), 97–104. Https://Doi.Org/10.53363/Bw.V2i1.75
Utami, E. M., Amaliawiati, L., Komariah, S., Puspitasari, D. M., & Sinaga, O. (2021). The Analysis Of Optimal Portfolio Formation: The Evidence From Lq-45 During The Covid-19. Review Of International Geographical Education Online, 11(6).
Utami, E. M., Puspitasari, D. M., & Nursjanti, F. (2022). Peningkatan Kemampuan Perencanaan Keuangan Generasi Z Melalui Literasi Keuangan Dan Pengalaman Keuangan. Diklat Review : Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Pelatihan, 6(2), 142–150. Https://Doi.Org/10.35446/Diklatreview.V6i2.1104
Widyaningsih, E. N., & Widodo, H. (2024). Meningkatkan Kinerja Umkm: Dampak Dari Inklusi Keuangan Dan Literasi Keuangan. Jurnal Pemberdayaan Ekonomi Dan Masyarakat, 1(2), 17. Https://Doi.Org/10.47134/Jpem.V1i2.256
Wikurendra, E. A., Csonka, A., Nagy, I., & Nurika, G. (2024). Urbanization And Benefit Of Integration Circular Economy Into Waste Management In Indonesia: A Review. Circular Economy And Sustainability, 4(2), 1219–1248. Https://Doi.Org/10.1007/S43615-024-00346-W
Yandri, P., Budi, S., & Putri, I. A. P. (2023). Waste Sadaqah : A New Community-Based Waste-Management Practice In Java, Indonesia. Sustainability: Science, Practice And Policy, 19(1). Https://Doi.Org/10.1080/15487733.2023.2212510
DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i10.27029
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung

Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Panduan Penulisan





