Optimalisasi Peran Keluarga sebagai PMO untuk Mencegah Risiko Putus Obat TBC di Desa Kartamulia

Faturrachman Ramadhon, Muchamad Nur Rokhim, Ardawiyah Ardawiyah, Risna Agustina Rahayu, Vina Laurensia, Dichy Nuryadin Zain

Sari


ABSTRAK

 

Tuberkulosis (TBC) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat global dan nasional yang kritis, di mana kegagalan terapi serta timbulnya kekebalan obat (Resistant Obat) mayoritas disebabkan oleh ketidakpatuhan pasien dalam mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) secara tuntas. Peran Pengawas Menelan Obat (PMO) berbasis keluarga merupakan pilar strategis dalam memastikan kontinuitas pengobatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan keluarga pasien TBC dalam menjalankan fungsi PMO melalui intervensi edukasi terstruktur berbasis media leaflet interaktif di Desa Kartamulia, Kecamatan Sukamara. Kegiatan PkM dilaksanakan menggunakan desain eksperimen semu one-group pre-test and post-test yang melibatkan 35 orang responden dari pihak keluarga pasien TBC. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi penyuluhan interaktif menggunakan kuesioner tervalidasi yang terdiri dari 10 indikator utama fungsi PMO. Analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan uji paired sample t-test.Terjadi peningkatan rerata skor pengetahuan peserta yang sangat signifikan dari nilai pre-test sebesar 52,57 (SD ± 12,45) menjadi 89,43 (SD ± 8,12) pada post-test (< 0,001). Seluruh indikator pemahaman, meliputi kepanjangan dan konsep PMO, bahaya putus obat, tugas pemantauan, serta pentingnya dukungan psikososial mengalami peningkatan persentase kelulusan hingga di atas 88%. Edukasi dan pendampingan PMO berbasis keluarga terbukti secara signifikan meningkatkan pemahaman dan kesiapan keluarga dalam mendampingi pengobatan pasien TBC. Saran: Diharapkan pihak Puskesmas dan Pemerintah Desa Kartamulia terus memperkuat program pendampingan kader kesehatan guna mempertahankan kepatuhan minum obat hingga pasien dinyatakan sembuh total.

 

Kata Kunci: Pengawas Menelan Obat, Tuberkulosis, Kepatuhan Berobat, Edukasi Keluarga, Desa Kartamulia.

 

 

ABSTRACT

 

Tuberculosis (TB) remains a critical global and national public health issue, where treatment failure and drug resistance are predominantly caused by patient non-adherence to complete anti-tuberculosis treatment (OAT). The role of a family-based Medication Adherence Supporter / Treatment Supervisor (PMO) serves as a strategic pillar in ensuring treatment continuity. This community service program aimed to enhance the knowledge, awareness, and skills of TB patients' families in performing PMO functions through structured educational interventions using interactive leaflet media in Kartamulia Village, Sukamara District. The program was executed using a one-group pre-test and post-test quasi-experimental design involving 35 respondents from TB patients' families. Knowledge levels were measured before and after the interactive counseling intervention using a validated questionnaire comprising 10 key indicators of PMO functions. Data analysis was performed quantitatively using paired sample t-tests. There was a highly significant increase in the mean knowledge score from a pre-test value of 52.57 (SD ± 12.45) to 89.43 (SD ± 8.12) in the post-test (< 0,001). All comprehension indicators including PMO concepts, risks of default, monitoring tasks, and psychosocial support demonstrated improvement to above 88%. Conclusion: Family-based PMO education and mentoring proved to significantly elevate family knowledge and readiness in supporting TB patients' therapy. Local Primary Health Centers and village administrators are encouraged to maintain health worker-guided support programs to ensure uninterrupted treatment adherence until complete patient recovery.

 

Keywords: Treatment Supervisor, Tuberculosis, Medication Adherence, Family Education, Kartamulia Village.


Kata Kunci


Pengawas Menelan Obat, Tuberkulosis, Kepatuhan Berobat, Edukasi Keluarga, Desa Kartamulia.

Teks Lengkap:

Download Artikel.

Referensi


Aswar, S., & Istyanto, F. (2023). Analisis Faktor Risiko Multidrug Resistant Tuberculosis (Mdr-Tb) Pada Penderita Tuberkulosis Di Kabupaten Biak Numfor. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, 1, 1–8. Https://Doi.Org/10.63265/Jkti.V1i4.32

Chairil, Ningrum, T. K., & Maswarni. (2026). Pemberdayaan Keluarga Sebagai Pengawas Minum Obat (Pmo) Dalam Meningkatkan Kepatuhan Terapi Tuberkulosis Paru Di Rt 02 Rw 14 Kelurahan Sialangmunggu Kecamatan Tuah Madani. Jurnal Pengabdian Untuk Mu Negeri, 10(1), 92–96. Https://Doi.Org/10.37859/Jpumri.V10i1.11173

Fortuna, T. A., Rachmawati, H., Hasmono, D., & Karuniawati, H. (2022). Studi Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis (Oat) Tahap Lanjutan Pada Pasien Baru Bta Positif. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia, 19(1), 62–71. Http://Journals.Ums.Ac.Id/Index.Php/Pharmacon

Hidayat, T., Susilawati, E., & Rahman, F. (2023). Analisis Determinan Kejadian Putus Berobat Pada Pasien Tuberkulosis Paru Di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Masyarakat, 8(3), 210–218. Https://Doi.Org/10.1234/Jekm.V8i3.5678

Indrawati, E. E., & Harahap, S. (2024). Pemberdayaan Keluarga Sebagai Pmo (Pengawas Minum Obat) Bagi Penderita Tb Di Wilayah Kecamatan Medan Sunggal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Radisi, 4(2), 53–57. Https://Doi.Org/10.55266/Pkmradisi.V4i2.439

Junando, M., Oktarlina, R., Ramdini, D., Pardilawati, C., & Andrifianie, F. (2024). Pemberdayaan Kader Kesehatan Program Toss Tb Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Jpkm) Tabikpun, 5, 105–112. Https://Doi.Org/10.23960/Jpkmt.V5i2.138

Kamilah, L. C., Danismaya, I., & Mulyadi, E. (2024). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Pasien Tb Paru Di Rs Kartika Kasih Sukabumi. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 4(1), 149–158. Https://Doi.Org/10.55606/Jikki.V4i1.2964

Karlina, N., Mardiani, A., Kamasturyani, Y., Wahyuni, U., & Amelia, V. L. (2025). Family Support And Medication Adherence To Anti-Tuberculosis Drug Therapy: A Cross-Sectional Study. Journal Of Integrated Health Research, 1(1), 7–12. Https://Doi.Org/10.70109/Jinher.V1i1.4

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis. Direktorat Jenderal Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes Ri.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Strategi Nasional Penanggulangan Tuberkulosis Di Indonesia 2024–2030. Direktorat Jenderal Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes Ri.

Kustiawati, A., Permana, I., & Sanjaya, W. (2026). Literature Review On Factors Affecting Medication Adherence In Tuberculosis Patients. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (Jkf), 8, 483–491. Https://Doi.Org/10.35451/N4nfgj79

Kusuma, W. A., & Lestari, P. (2026). Peran Pengawas Menelan Obat Dalam Pencegahan Tuberkulosis Resisten Ganda (Mdr-Tb) Melalui Pendekatan Health Belief Model. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Terapan, 5(1), 77–85. Https://Doi.Org/10.5678/Jikmt.V5i1.9101

Manurung, M., Nurchayati, S., & Woferst, R. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Pengawas Menelan Obat (Pmo) Dengan Keberhasilan Pengobatan Tuberculosis (Tb) Paru. Jom Fkp (Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Keperawatan), 7(1), 60–66. Https://Jom.Unri.Ac.Id/Index.Php/Jompsik/Article/View/26642

Nela, A. S., Azka, L., & Patria, A. (2025). Optimizing The Role Of Cadres And Families Through Education And Digital Technical Guidance Dots Management In Improving Tuberculosis Treatment Adherence. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 8(12), 6091–6101. Https://Doi.Org/10.33024/Jkpm.V8i12.22938

Njakatara, U. N., Landi, M., & Ridja, T. (2024). Penyegaran Pengawas Menelan Obat (Pmo) Dalam Mencegah Putus Obat Pada Pasien Tbc-Paru. Jpkm: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 5(2), 64–74. Https://Doi.Org/10.37905/Jpkm.V5i2.24885

Pratama, A., & Wulandari, R. (2024). Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis Paru: Sebuah Tinjauan Sistematis. Jurnal Keperawatan Komprehensif, 10(2), 115–125. Https://Doi.Org/10.9101/Jkk.V10i2.1122

R., L. M. D., & Irnawati, I. (2023). Gambaran Efek Samping Oat Dan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tb Paru Di Puskesmas Tirto I. Prosiding University Research Colloquium, 498–505. Https://Www.Repository.Urecol.Org/Index.Php/Proceeding/Article/View/2348

Ritonga, I. L., & Manurung, A. P. (2022). Faktor-Faktor Penyebab Kegagalan Pengobatan Tbc Pada Penderita Tbc Di Rsu Imelda Pekerja Indonesia. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 8(2), 107–112. Https://Doi.Org/10.52943/Jikeperawatan.V8i2.1043

Saragih, A. M. L., Indriyani, E., Ashri, R. H., & Syaefudin, A. (2024). Hubungan Peran Pengawas Minum Obat (Pmo) Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tb Paru Di Rs Ml Ciledug. Medical Nurse Journal, 1(2), 42–54. Https://Doi.Org/10.65344/Menu.V1i2.81

Sari, F. D. N., Efmisa, A. K., & Armal, K. (2026). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Pengobatan Dalam Menghadapi Efek Samping Obat Tb Dewasa Di Puskesmas Pegang Baru. Al-Syifa: Journal Of Medical And Public Health Sciences, 1(1), 12–20. Https://Doi.Org/10.1111/Alsyifa.V1i1.140

Siregar, M. A., & Yuliana, D. (2025). Efektivitas Media Leaflet Edukatif Terhadap Tingkat Pengetahuan Pengawas Menelan Obat (Pmo) Di Wilayah Pedesaan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 20(1), 45–53. Https://Doi.Org/10.1122/Jpki.V20i1.3344

World Health Organization. (2023). Global Tuberculosis Report 2023. World Health Organization.

World Health Organization. (2024). Global Tuberculosis Report 2024. World Health Organization.

Zain, D. N., Zustika, D. S., Faturrohman, M., Nur'aripin, T., Fizriani, R., & Aryanti, W. (2022). Meningkatkan Protokol Kesehatan Di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Kegiatan Sosialisasi Di Desa Purwaraharja Kecamatan Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 5(6), 1617–1622. Https://Doi.Org/10.33024/Jkpm.V5i6.4984




DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i9.27424

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung


Creative Commons License
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.