Edukasi Pemanfaatan Bunga Telang (Clitoria ternatea) dan Sereh (Cymbopogon citratus) sebagai Upaya Terapi Komplementer Diabetes Melitus dan Hipertensi di Desa Margahayu
Sari
ABSTRAK
Diabetes melitus dan hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan memerlukan pengelolaan jangka panjang, perubahan gaya hidup, serta literasi kesehatan masyarakat yang memadai. Pemanfaatan tanaman herbal sebagai terapi komplementer menjadi salah satu pendekatan yang aman, terjangkau, dan mudah diterapkan di tingkat rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat mengenai pemanfaatan bunga telang (Clitoria ternatea) dan sereh (Cymbopogon citratus) sebagai minuman herbal pendukung pengendalian diabetes melitus dan hipertensi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17 Mei 2026 di Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas masyarakat dan kader PKK setempat. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tekanan darah dan gula darah sewaktu, penyuluhan kesehatan, demonstrasi pembuatan minuman herbal, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil pemeriksaan menunjukkan 73,33% peserta memiliki tekanan darah normal dan 26,67% termasuk kategori hipertensi, sedangkan dari 24 peserta yang menjalani pemeriksaan gula darah sewaktu, 79,17% memiliki kadar normal dan 20,83% memiliki kadar tinggi. Sebelum edukasi, 70% peserta berada pada tingkat pengetahuan kurang. Setelah kegiatan, seluruh peserta (100%) menunjukkan sikap positif terhadap pemanfaatan tanaman herbal dan 96,67% peserta mampu mempraktikkan pembuatan minuman herbal dengan baik, serta seluruh aspek kegiatan memperoleh kategori kepuasan sangat baik. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bunga telang dan sereh sebagai terapi komplementer yang aman dan mudah diterapkan.
Kata Kunci: Bunga Telang, Sereh, Diabetes Melitus, Hipertensi, Terapi Komplementer.
ABSTRACT
Diabetes mellitus and hypertension are non-communicable diseases whose prevalence continues to rise and which require long-term management, lifestyle modification, and adequate community health literacy. The use of herbal plants as a complementary therapy is one approach that is safe, affordable, and easy to apply at the household level. This community service program aimed to improve the knowledge, attitudes, and skills of the community regarding the use of butterfly pea flower (Clitoria ternatea) dan sereh (Cymbopogon citratus) sebagai minuman herbal pendukung pengendalian diabetes melitus dan hipertensi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17 Mei 2026 di Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas masyarakat dan kader PKK setempat. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tekanan darah dan gula darah sewaktu, penyuluhan kesehatan, demonstrasi pembuatan minuman herbal, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil pemeriksaan menunjukkan 73,33% peserta memiliki tekanan darah normal dan 26,67% termasuk kategori hipertensi, sedangkan dari 24 peserta yang menjalani pemeriksaan gula darah sewaktu, 79,17% memiliki kadar normal dan 20,83% memiliki kadar tinggi. Sebelum edukasi, 70% peserta berada pada tingkat pengetahuan kurang. Setelah kegiatan, seluruh peserta (100%) menunjukkan sikap positif terhadap pemanfaatan tanaman herbal dan 96,67% peserta mampu mempraktikkan pembuatan minuman herbal dengan baik, serta seluruh aspek kegiatan memperoleh kategori kepuasan sangat baik. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bunga telang dan sereh sebagai terapi komplementer yang aman dan mudah diterapkan.
Keywords: Butterfly Pea Flower, Lemongrass, Diabetes Mellitus, Hypertension, Complementary Therapy.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
American Diabetes Association. (2025). Standards of Care in Diabetes—2025. Diabetes Care, 48(Suppl. 1).
Andriani, D. A., Astri, F. W., Amalia, R., Astuti, R. F., Boru, R. D., Adelia, K., ... & Setiawan, I. B. (2024). Penyuluhan dan Pendampingan Pembuatan Teh Bunga Telang dan Sereh Wangi Untuk Menurunkan Kadar Gula Darah Di Desa Bandar Dawung Tawangmangu. Jurnal Igakerta, 1(3), 15-19.
Fitria Syehrin Nabila, Dara Radhityaningtyas, Vincentia Chandra Yurisna, Fauzia Listyaningrum, N. A. (2022). Potensi Bunga Telang (Clitoria ternatea L .) Sebagai Antibakteri pada. Jurnal Ilmiah Teknologi Dan Industri Pangan, 7(1), 68–77.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Hipertensi. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Pengelolaan Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kemenkes RI.
Ningrum, W. A., Rahmasari, K. S., Waznah, U., Wirasti, W., Rachim, R. A., & Supriyanto, L. (2026). Edukasi pembuatan teh bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai minuman kesehatan pada ibu-ibu Aisyiyah Desa Bligorejo Pekalongan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(12). e-ISSN 2987-0135.
Ningsih, A. W., Ningrum, S., & Fathoni, M. (2025). Teh Herbal Inovatif: Solusi Sehat dan Bernilai Ekonomi. CV Eureka Media Aksara.
Notoatmodjo, S. (2022). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurdin, K. N., Rahmadhani, S., Putri, N., Amini, R., Hartini, P. T., & Hari, D. G. (2026). Implementasi pemanfaatan teh bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai solusi herbal dalam manajemen hipertensi dan gula darah. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 9(1), 68–74. e-ISSN 2655-5263.
Nurdin, K. N., Rahmadhani, S., Putri, N., Amini, R., Hartini, P. T., & Hari, D. G. (2026). Implementasi Pemanfaatan Teh Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Sebagai Solusi Herbal Dalam Manajemen Hipertensi Dan Gula Darah. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 9(1), 68-74.
PERKENI. (2025). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia 2025. Jakarta: PB PERKENI.
Pujianto, T., & Ulilalbab, A. (2025). Pelatihan Budidaya, Pasca Panen dan Pengolahan Bunga Telang pada Lansia dengan Penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus. Journal of Community Engagement and Empowerment, 7(2), 128-137.
Putri Ginaris, R., Andriani, D. A., Astri, F. W., Amalia, R., Astuti, R. F., Boru, R. D., Adelia, K., Wangi, E. S., Setiawan, I. B., & Pani. (2024). Pendampingan pembuatan teh bunga telang dan permen jelly sereh wangi sebagai terapi diabetes. Jurnal Igakerta, 1(3). E-ISSN 3048-4499.
Ramdhini, R. N. (2023). Standarisasi Mutu Simplisia dan Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L). Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 13(1), 32–38.
Sukmara, U. P. (2025). Meningkatkan kesadaran pencegahan penyakit tidak menular pada hipertensi dan diabetes melitus melalui edukasi di masyarakat. Jurnal Medika, 4(3), 436–441.
Wa Ode Yuliastri, Purnama, P., Yanti, F., Putra, E. D., Yati, M., Asri, N. A., & Aprianto, H. (2025). Edukasi pemanfaatan bunga telang (Clitoria ternatea) pada penderita hipertensi di Desa Bumi Indah, Kabupaten Konawe. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 6(2).
World Health Organization. (2023). WHO Global Report on Traditional and Complementary Medicine. Geneva: WHO.
Yuliani, D., Suprobo, M. D., Susilo, H., & Jaman, A. (2024). Pendampingan pembuatan teh bunga telang dan permen jelly sereh wangi sebagai terapi diabetes. Jurnal Igakerta, 1(3), 20-26.
Yuliastri, W. O., Purnama, P., Yanti, F., Putri, E. D., Yati, M., Asri, N. A., & Aprianto, H. (2025). A Edukasi Pemanfaatan Bunga Telang (Clitoria ternatea) pada Penderita Hipertensi di Desa Bumi Indah, Kabupaten Konawe. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 6(2), 524-529.
DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v9i9.27571
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Disponsori oleh : Universitas Malahayati Lampung dan DPW PPNI Lampung

Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Panduan Penulisan





