Promosi Kesehatan Dalam Kesiapan Ibu Menghadapi Persalinan
Sari
Pendahuluan: Masa kehamilan trimester akhir merupakan periode penting yang membutuhkan kesiapan fisik dan psikologis ibu dalam menghadapi persalinan. Kurangnya pengetahuan tentang tanda-tanda persalinan, seperti kontraksi efektif, keluarnya lendir bercampur darah, pecahnya ketuban, serta perbedaan dengan kontraksi palsu, dapat menyebabkan keterlambatan dalam mengambil keputusan untuk mencari pertolongan. Selain itu, ketidakmampuan ibu dalam mengelola nyeri saat pembukaan sering menimbulkan kecemasan yang berlebihan dan dapat mempengaruhi proses persalinan. Di sisi lain, kurangnya pemahaman mengenai tanda bahaya kehamilan, seperti perdarahan, penurunan gerakan janin, dan gejala preeklamsia, berisiko meningkatkan kejadian komplikasi pada ibu dan janin. Oleh karena itu, diperlukan upaya Promosi Kesehatan berupa Penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan secara aman.
Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda persalinan, teknik pengendalian nyeri, dan tanda bahaya pada kehamilan trimester akhir.
Bahan dan Metode: Kegiatan Promosi Kesehatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan tatap muka langsung , kegiatan diawali dengan persiapan pembuatan leaflet, banner, dan penyusunan materi penyuluhan oleh Tim penyuluh. peserta penyuluhan adalah ibu hamil di PMB Bidan Wirahayu, dengan jumlah peserta 16 ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan di PMB Bidan Wirahayu, pada tanggal 28 April 2026 dengan menggunakan metode pemaparan materi dan diskusi interaktif. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengambilan data nilai pengetahuan peserta terkait Pentingnya Mengetahui Tanda-Tanda Persalinan, Manajemen Nyeri, dan Tanda Bahaya pada Kehamilan TM 3, baik sebelum maupun sesudah penyuluhan.
Hasil: Peserta penyuluhan berjumlah 16 ibu hamil di PMB Bidan Wirahayu. Sebelum penyuluhan, mayoritas memiliki pengetahuan kategori sedang (62,5%). Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan dimana sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kategori baik (93,8%). Hal ini menunjukkan adanya
peningkatan pemahaman ibu hamil terkait tanda-tanda persalinan, manajemen nyeri, dan tanda bahaya kehamilan..
Kesimpulan: Kegiatan penyuluhan kesehatan di PMB Bidan Wirahayu efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai tanda-tanda persalinan, manajemen nyeri saat pembukaan, serta tanda bahaya kehamilan trimester ketiga, yang ditunjukkan dengan peningkatan kategori pengetahuan dari sedang menjadi baik setelah penyuluhan.
Saran: Diharapkan kegiatan promosi kesehatan dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan guna meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan serta menurunkan risiko komplikasi.
Kata Kunci:Tanda Tanda Persalinan, Manajemen Nyeri, Tanda Bahaya Kehamilan Tm 3
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Badan Pusat Statistik. (2021). Hasil Sensus Penduduk 2020: Angka Kematian Ibu di Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Bohren, M. A., Hofmeyr, G. J., Sakala, C., Fukuzawa, R. K., & Cuthbert, A. (2017). Continuous support for women during childbirth. Cochrane Database of Systematic Reviews, (7).
Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2022). Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2022. Lampung: Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.
Kabakian-Khasholian, T., & Campbell, O. M. (2015). A simple way to increase service use: triggers of women’s use of maternal health services. BMC Pregnancy and Childbirth, 15(1), 1–10.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Rahmawati, R., & Sulastri, S. (2020). Efektivitas teknik relaksasi terhadap penurunan nyeri persalinan. Jurnal Kebidanan, 12(1), 10–18.
Sari, N., & Putri, A. (2020). Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan ibu hamil tentang persiapan persalinan. Jurnal Kesehatan, 12(2), 45–52.
Soekidjo Notoatmodjo. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan.Jakarta: Rineka Cipta.
World Health Organization. (2018). WHO recommendations: Intrapartum care for a positive childbirth experience. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2019). Maternal mortality. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2023). Trends in maternal mortality 2000–2020.Geneva: World Health Organization.
Wulandari, D., Sari, M., & Lestari, R. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil dengan deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Jurnal Kebidanan, 13(1), 23–30.
DOI: https://doi.org/10.33024/jpmpkm.v8i1.25811
DOI (PDF): https://doi.org/10.33024/jpmpkm.v8i1.25811.g15107
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Keapada Masyarakat Stat
JURNAL PERAK MALAHAYATI : Pengabdian Keapada Masyarakat
indexed by:
Universitas Malahayati
Mail : Jl. Pramuka No. 27, Kemiling, Kota Bandar Lampung
Telp : 085279526789
email: jurnalperak@malahayati.ac.id

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License






