Supp. File(s): Research Instrument
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL BERLEBIH DAN GEJALA GANGGUAN MENTAL PADA USIA DEWASA AWAL
Penggunaan media sosial berlebih berfokus pada kondisi individu yang menghabiskan sebagian waktunya untuk membuka media sosial. Hal itu disebabkan oleh pikiran serta keinginan tidak terkontrol sehingga, menyebabkan terganggunya aspek kehidupan. Dampak negatif yang timbul seperti, perubahan raut wajah, emosional hingga timbulnya gejala depresi serta kecemasan yang dinamakan sebagai gejala gangguan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial berlebih dengan gejala gangguan mental pada kelompok usia dewasa awal. Penelitian ini melibatkan pengguna media sosial dengan rentang usia 20-30 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner online yang berisi item Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21) untuk mengukur gejala gangguan mental dan Bergen Social Media Addiction Scale (BSMAS) yang digunakan untuk mengukur penggunaan media sosial berlebih. Analisis data dalam penelitian menggunakan pearson product moment untuk data yang berkontibusi normal dan spearman untuk data yang tidak berkontribusi normal. Menghasilkan adanya hubungan positif antar depresi dengan penggunaan media sosial berlebih (r = 0.427, p < 0.05), kecemasan dengan penggunaan media sosial berlebih (r = 0.238, p < 0.05) dan stres dengan penggunaan media sosial berlebih (r = 0.295, p < 0.05. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin individu menggunakan media sosial berlebih maka semakin meningkat gejala gangguan mental.
Supplement Files
Keywords : Penggunaan Media Sosial Berlebih, Gejala Gangguan Mental, Dewasa Awal
- Abi-Jaoude, E., Naylor, K. T., & Pignatiello, A. (2020). Smartphones, Social Media Use and Youth Mental Health. CMAJ : Canadian Medical Association Journal = Journal de l’Association Medicale Canadienne, 192(6), E136–E141. https://doi.org/10.1503/cmaj.190434
- Abidin, F. A. (2022). Literasi kesehatan mental dan status kesehatan mental dewasa awal pengguna media sosial. HIGEIA (Journal of public health research and development), 6(2).
- American Psychiatric Association. (2013). Desk Reference to The Diagnostic Criteria from DSM-5. In American Psychiatric Association Publishing. American Psychiatric Association Publishing. https://doi.org/10.5860/choice.51-1822
- Andreassen, C. S., & Pallesen, S. (2014). Social Network Site Addiction - an Overview. Current Pharmaceutical Design, 20(25), 4053–4061. https://doi.org/10.2174/13816128113199990616
- Andreassen, C. S., Torbjorn, T., Brunborg, G. S., & Pallesen, S. (2012). Development of a facebook addiction scale. Psychological Reports, 110(2), 501–517. https://doi.org/10.2466/02.09.18.PR0.110.2.501-517
- Azwar, S. (2021). Penyusunan Skala Psikologi (Edisi ke-3). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
- Azwar, (2017). Validitas dan Reliabilitas. Penerbit Pustaka Pelajar.
- Bintang, J. M. (2022). Pengaruh Sosial Media Pada Masa Dewasa Awal. PENSA : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 5(3), 1–9. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/pensa
- Data Reportal. (2023). Digital 2023: Indonesia. Data Reportal. Diakses pada 12 Maret 2024, https://datareportal.com/reports/digital-2023-indonesia
- Data Reportal. (2024). Digital 2024: Indonesia. Data Reportal. Diakses pada 12 Maret 2024, https://datareportal.com/reports/digital-2024-indonesia
- Fatahya, & Abidin, F. A. (2022). Literasi Kesehatan Mental dan Status Kesehatan Mental Dewasa Awal Pengguna Media Sosial. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 6(2), 165–175. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia
- Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS (Vol. 25). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
- Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
- Gunawan, H., Anggraeni, I., & Nurrachmawati, A. (2021). Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Kesehatan Mental Mahasiswa Pada Masa Pandemi Covid-19. Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 282–295. https://doi.org/10.58578/alsys.v4i5.3648
- Handikasari, R. H., Jusup, I., & Johan, A. (2018). Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Gejala Depresi Mahasiswa Kedokteran (Studi pada Mahasiswa Kedokteran Tingkat Akhir yang Menggunakan Kurikulum Modul Terintegrasi). Jurnal Kedokteran Diponegoro, 7(2), 919–934. https://doi.org/10.29103/jkkmm.v2i3.9930
- Kinanthi, M., Listiyandini, R. A., Amaliah, U., Ramadhanty, R., & Farhan, M. (2020). Adaptasi Alat Ukur DASS-21 Versi Indonesia pada Populasi Mahasiswa.
- Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. Springer Publishing Company.
- Latumahina, G. C. (2024). Hubungan antara fear of missing out (FoMO) dengan penggunaan media sosial berlebih
- Lovibond, P. F., & Lovibond, S. H. (1995). The Structure of Negative Emotional States: Comparison of The Depression Anxiety Stress Scales (DASS) with The Beck Depression and Anxiety Inventories. Behaviour Research and Therapy, 33(3), 335–343. https://doi.org/10.1016/0005-7967(94)00075-u
- Lubis, N. L. (2016). Depresi: Tinjauan Psikologis. In Kencana. Kencana.
- Maheswari, J., & Dwiutami, L. (2013). Pola Perilaku Dewasa Muda yang Kecenderungan Kecanduan Situs Jejaring Sosial. JPPP - Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 2(1), 51–62. https://doi.org/10.21009/jppp.021.08
- Nayla, M. R. (2024). Memahami Dampak Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa. JIMAD : Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan, 2(1), 44–56. https://doi.org/10.61404/jimad.v2i1.165
- Nevid, J. S., Rathus, S. A., & Greene, B. (1991). Abnormal Psychology. Prentice Hall.
- Nopriyanti, A., Amellia, A. Y., & Zeffira, L. (2024). Hubungan Intentitas Penggunaan Media Sosial dengan Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang Angkatan 2021. Nusantara Hasana Journal, 3(8), 43–46.
- Nurlina, M., Anggraini, A., & Meriyandah, H. (2022). Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial pada Tingkat Kecemasan Generasi Z Mahasiswa Keperawatan di Stikes Medistra Indonesia Tahun 2022. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendika, 1(1), 97–104. https://journal-mandiracendikia.com/jbmc
- Priest, R. (1994). Bagaimana Cara Mencegah dan Mengatasi Stres dan Depresi. Semarang Dahara Prize.
- Santrock, J. W. (2016). Adolescence. McGraw Hill Education.
- Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kualitatif, Kualitatif & RND. Bandung: Alfabeta.
- Trikandini, A., & Kurniasari, L. (2021). Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa UMKT. Borneo Student Research, 3(1), 614–619.
- We Are Social. (2022). Digital 2022: Another Year Of Bumper Growth. We Are Social. Diakses pada 12 Maret 2024, https://wearesocial.com/uk/blog/2022/01/digital-2022-another-year-of-bumper-growth-2/
- We Are Social. (2024). Digital 2024: Your Ultimate Guide To the Evolving Digital World. We Are Social. Diakses pada 11 Maret 2024, https://wearesocial.com/id/blog/2024/01/digital-2024/
- World Health Organization. (2024). Mental Health of Adolescents. World Health Organization. Diakses pada 27 Februari 2024, https://www.who.int//news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health/?gad_source=1&gclid=Cj0KCQiA5-uuBhDzARIsAAa21T-ULdpT1q8RLL0wvJFdMgij3aJadk0DIc4GFS3EHr9H3CfggyGmBcwaAmwZEALw_wcB
Copyright (c) 2026 Jurnal Psikologi Malahayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
