GAMBARAN PERILAKU SEKSUAL PADA INDIVIDU LESBIAN DI LAPAS PEREMPUAN KELAS IIB JAMBI

Felia Siti Grishana* -  Program Studi Psikologi Universitas Jambi, Indonesia
Dessy Pramudiani -  Program Studi Psikologi Universitas Jambi, Indonesia
Fadzlul Fadzlul -  Program Studi Psikologi Universitas Jambi, Indonesia

Supp. File(s): common.other

Abstrak

Fenomena perilaku seksual sesama jenis di lingkungan lembaga pemasyarakatan perempuan masih menjadi isu sensitif dan kurang mendapatkan perhatian, terutama terkait bagaimana individu lesbian memenuhi kebutuhan emosional maupun seksual dalam situasi terbatas dan penuh pengawasan. Kondisi ini menunjukkan adanya permasalahan psikososial yang perlu dipahami secara mendalam oleh pihak pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku seksual pada individu lesbian di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Lima partisipan dipilih melalui teknik purposive sampling, setelah terlebih dahulu dilakukan identifikasi orientasi seksual menggunakan Skala Kinsey. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menghasilkan enam tema utama, yaitu identitas seksual, aktivitas seksual, dinamika hubungan, preferensi dan pembentukan pasangan, pengaruh lingkungan Lapas, dan aspek psikologis. Perilaku seksual tidak hanya muncul sebagai pemenuhan kebutuhan biologis, tetapi juga menjadi bentuk pencarian kasih sayang, dukungan emosional, dan keamanan di lingkungan tertutup. Penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika seksual di dalam Lapas merupakan bentuk strategi adaptasi yang kompleks terhadap tekanan psikologis dan keterbatasan interaksi sosial. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan pembinaan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kesejahteraan mental warga binaan.

 

Kata Kunci: Perilaku Seksual, Lesbian, Lapas Perempuan, Fenomenologi

 

Abstract

Same-sex sexual behavior in women’s correctional facilities remains a sensitive and under-researched issue, particularly regarding how lesbian inmates fulfill their emotional and sexual needs in a restricted and highly supervised environment. This condition indicates psychosocial challenges that require deeper understanding from correctional stakeholders. This study aims to describe the sexual behavior of lesbian inmates at the Class IIB Women’s Prison in Jambi. This research employed a qualitative phenomenological approach. Five participants were selected through purposive sampling, after first being identified as lesbian using the Kinsey Scale. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and were analyzed using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). The results revealed six major themes: sexual identity, sexual activities, relationship dynamics, partner preference and formation, influence of the prison environment, and psychological aspects. Sexual behavior was found not only as fulfillment of biological needs, but also as a means of seeking affection, emotional support, and security in a confined setting. The findings indicate that sexual dynamics in prison function as a complex adaptation strategy to psychological pressure and limited social interaction. This study provides implications for developing more inclusive rehabilitation policies that support inmates’ mental well-being.

 

Keywords: Sexual Behavior, Lesbian, Women’s Prison, Phenomenology

Supplement Files

Keywords : Perilaku seksual, Lesbian, Lapas Perempuan, Fenomenologi

  1. khmadi, Y. F. (2025). Mencengangkan! Populasi LGBT di Indonesia jadi yang terbesar ke-5 di dunia, ini data akuratnya. Radar Jember. https://radarjember.jawapos.com/internasional/796752633/mencengangkan-populasi-lgbt-di-indonesia-jadi-yang-terbesar-ke-5-di-dunia-ini-data-akuratnya
  2. Ardani, M. S. A., & Jarodi, O. (2023). Analisis Pemenuhan Kebutuhan Seksual Narapidana di Rutan Klas I Cipinang. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 12(02). https://doi.org/10.19109/intelektualita.v12i002.19824
  3. Azzahroh, P., Silawati, V., Zhau, W. Z., & Sopiatunnida, U. A. (2023). Analysis of Sexual Orientation among Adolescents in Tasikmalaya Regency. International Health Sciences Journal, 1(1), 20–31. https://doi.org/10.61777/ihsj.v1i1.33
  4. Baćak, V., Thurman, K., Eyer, K., Qureshi, R., Bird, J. D. P., Rivera, L. M., & Kim, S. A. (2018). Incarceration as a health determinant for sexual orientation and gender minority persons. American Journal of Public Health, 108(8), 994–999. https://doi.org/10.2105/AJPH.2018.304500
  5. Cook, C. C. H. (2020). The causes of human sexual orientation. Theology & Sexuality, 27(1), 1–19. https://doi.org/10.1080/13558358.2020.1818541
  6. Donohue, G., McCann, E., & Brown, M. R. (2021). Views and Experiences of LGBTQ+ People in Prison Regarding Their Psychosocial Needs: A Systematic Review of the Qualitative Research Evidence. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(17). https://doi.org/10.3390/ijerph18179335
  7. Hargiyati, I. A., Hayati, S., & Maidartati. (2016). Hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku seks pranikah pada remaja usia (15-18) tahun di SMA X Kabupaten Bandung. Jurnal Ilmu Keperawatan, 4(2). https://doi.org/10.31311/.v4i2.311
  8. Horley, J. (2019). Sexuality and Sexual Health in Prisons. Sexuality & Culture, 23(6), 1801–1817. https://doi.org/10.1007/s12119-019-09619-1
  9. Iskandar, R. A., & Rifani, D. N. (2023). Pola adaptasi penyimpangan seksual narapidana lesbian Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Jakarta. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, Dan Sains, 12(2). https://doi.org/10.19109/intelektualita.v12i002.19743
  10. Kemenkes RI. (2024). Memahami istilah LGBT lebih dalam. Kemenkes RI. https://www.alodokter.com/memahami-istilah-lgbt-lebih-dalam
  11. Kemur, C., Stefani, G., Tendean, L., & Rattu, A. J. M. (2019). Analisis Perilaku Pemenuhan Kebutuhan Seksual Penghuni Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Manado. Kesmas, 8(3), 35–49. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/23941.
  12. Kreager, D. A., Zhang, Y., Young, J. T., & Dillavou, J. (2024). Sexuality, social organization, and health in a women’s prison. Incarceration, 5, 1–21. https://doi.org/10.1177/26326663241246140
  13. Lpsos. (2023). Pride month 2023: 9% of adults identify as LGBT+. Ipsos Global Advisor. https://www.ipsos.com/en/pride-month-2023-9-of-adults-identify-as-lgbt
  14. Maeve, M.K. (1999). The social construction of love and sexuality in a women’s prison. ANS Advanced Nursing Science, 21(3), 46–65.
  15. Nurfinahati, N., Flisilia, F., & Wijaya, R. L. (2023). Lesbian, gay, bisexual, dan transgender dalam rekayasa sosial masyarakat Indonesia bersudut pandang ilmu kesehatan sosiologi. Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 1(10), 740–745. https://doi.org/10.55904/nautical.v1i10.455
  16. Nursana, V. S. (2018). Hubungan Lama Masa Pidana dengan Masalah Orientasi Seksual pada Narapidana di lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong. Universitas MUhammadiyah Jakarta.
  17. Oktavia, R. N., & Susilo, R. (2025). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Perempuan Suka Perempuan Pada Narapidana Perempuan di Lembaga Permasyarakatan Kelas IIb Cilacap. Jurnal Ners, 9(4), 5874–5880. https://doi.org/10.31004/jn.v9i4.48902
  18. Rachmayanthy, R., Equatora, M. A., & Tando, C. E. (2023). Prevention of Lesbian Cases in Indonesia Correctional Institutions: Sociolegal Approach. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 17(2), 197–208. https://doi.org/10.30641/kebijakan.2023.v17.197-208
  19. Rahayu, M., Dermawan, M. K., Susanti, V., & Hamzah, I. (2023). Lesbian convict in women’s prison: a description of rational choice. Exima Journal, 11(1), 11–23. https://doi.org/10.47577/eximia.v11i1.281
  20. Rahmawati, I., & Yusuf, A. (2023). Relasi emosional sesama narapidana perempuan: Antara dukungan psikologis dan stigma sosial. Empati: Jurnal Psikologi, 12(3), 250–262. https://journal.unnes.ac.id/sju/index/login?source=%2Fsju%2Findex.php%2Fempati%2Farticle%2Fview%2F69471
  21. Sarwono. (2010). Psikologi Remaja. Rajawali Pers.
  22. Sugiarto, S., Hanafi, P., & Berliana, N. (2019). Hiv/Aids Prevention Behavior in the Community of Men Who Have Sex With Men and Influencing Factors. Jurnal Riset Kesehatan, 8(2), 5–10. https://doi.org/10.31983/jrk.v8i2.5336

Open Access Copyright (c) 2026 Jurnal Psikologi Malahayati
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.