HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DAN JENIS KELAMIN DENGAN KECENDERUNGAN CONDUCT DISORDER PADA REMAJA

Kris Dwi Aprillia* -  Universitas Malahayati, Indonesia
Dewi Lutfianawati -  Universitas Malahayati, Indonesia
Junaidi Junaidi -  Universitas Malahayati, Indonesia

Supp. File(s): common.other

Abstrak

Studi ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dan jenis kelamin terhadap kecenderungan conduct disorder pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan pada 395 siswa SMA jurusan IPA dan IPS di kelas X, XI, dan XII di Bandar Lampung. Sebagai hasil dari cluster sampling, lima sekolah dipilih sebagai lokasi penelitian. Data dikumpulkan melalui skala kecenderungan conduct disorder, skala kontrol diri, dan data demografi jenis kelamin. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif antara kontrol diri dan jenis kelamin dengan kecenderungan conduct disorder pada remaja. Ini menunjukkan bahwa tingkat conduct disorder  siswa lebih rendah jika mereka memiliki kontrol diri yang lebih tinggi. Selain itu, hasil analisis simultan menunjukkan bahwa variabel kontrol diri dan jenis kelamin bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 16,3% dalam memprediksi kecenderungan conduct disorder. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan kemampuan kontrol diri dan perilaku prososial untuk mengurangi kecenderungan gangguan perilaku pada remaja.

 

Kata Kunci: Kontrol Diri, Jenis Kelamin, Kecenderungan Conduct Disorder, Remaja

 

Abstract

This study was conducted to investigate the relationship between self-control and gender in relation to the tendency towards conduct disorder in adolescents. The quantitative study was conducted on 395 secondary school students in the science and social studies streams in Years 10, 11, and 12 in Bandar Lampung. As a result of cluster sampling, five schools were selected as research sites. Data were collected using a conduct disorder tendency scale, a self-control scale, and demographic data on gender. Subsequently, the data were analysed using multiple regression. The results of the study indicate a negative relationship between self-control and gender and the tendency towards conduct disorder in adolescents. This suggests that the level of conduct disorder among students is lower if they possess higher levels of self-control. Furthermore, the results of the indicate that the variables of self-control and gender together contribute 16.3% to predicting conduct disorder tendencies. This study suggests the importance of developing self-control and prosocial to reduce conduct disorder tendencies among adolescents.

 

Keywords: Self-Control, Gender, Tendency of Conduct Disorder, Adolescents

Supplement Files

Keywords : Kontrol Diri, Jenis Kelamin, Kecenderungan Conduct Disorder, Remaja

  1. APA. (2013). DSM-5: A collection of psychiatrist views on the changes, controversies, and future directions. In BMC Medicine (Vol. 11, Issue 1). https://doi.org/10.1186/1741-7015-11-202
  2. Azwar Saifuddin. (2012). Metode Penelitian Psikologi. Pustaka Belajar.
  3. Brady, D. I., Saklofske, D. H., Schwean, V. L., Montgomery, J. M., McCrimmon, A. W., & Thorne, K. J. (2014). Cognitive and emotional intelligence in young adults with Autism Spectrum Disorder without an accompanying intellectual or language disorder. Research in Autism Spectrum Disorders, 8(9), 1016–1023. https://doi.org/10.1016/j.rasd.2014.05.009
  4. Budiyono, A., & Faishol, L. (2020). Peran Pusat Informasi Konseling Remaja ( Pik-R ) Dalam Meningkatkan Kemampuan. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 1(02), 50–59.
  5. Dwilaksono, W., & Rahardjo, W. (2013). Kontrol Diri Dan Perilaku Seksual Permisif Pada Gay. Prosiding PESAT 5.
  6. Ghufron, M. N., & Risnawati, R. (2010). Teori-teori Psikologi. Ar-Ruzz Media.
  7. Grasmick, H. G., Tittle, C. R., Bursik, R. J., & Arneklev, B. J. (1993). Testing the Core Empirical Implications of Gottfredson and Hirschi’s General Theory of Crime. Journal of Research in Crime and Delinquency, 30(1), 5–29. https://doi.org/10.1177/0022427893030001002
  8. Hidayah, N. R. (2020). Kontrol Diri dan Konformitas Terhadap Kenakalan Remaja. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(4), 657. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v8i4.5571
  9. Hurlock, E. B. (2012). Psikologi Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (terjemahan). Erlangga.
  10. Karismatika, I. (2014). Terapi Kognitif Perilaku untuk Remaja dengan Gangguan Tingkah Laku. Jurnal Sains Dan Praktik Psikologi, 2(3), 296–301.
  11. Lazarus, R. S. (1976). Pattern Of Adjustment. Mc Graw-Hill.
  12. Lillig, M. (2018). Conduct disorder: Recognition and management. American Family Physician, 98(10), 584–592.
  13. Mahabbati, A. (2014). Pola Perilaku Bermasalah Dan Rancangan Intervensi Pada Anak Tunalaras Tipe Gangguan Perilaku (Conduct Disorder) Berdasarkan Fungsctional Behavior Assesment. Dinamika Pendidikan, 21(01), 1–21.
  14. Marsela, R. D., & Supriatna, M. (2019). Kontrol Diri: Definisi dan Faktor.
  15. Nock, M. K., Kazdin, A. E., Hiripi, E., & Kessler, R. C. (2006). Prevalence, subtypes, and correlates of DSM-IV conduct disorder in the National Comorbidity Survey Replication. Psychological Medicine, 36(05), 699. https://doi.org/10.1017/S0033291706007082
  16. Nursalbi, Y. (2018). Kecenderungan Gangguan Kepribadian Narsistik Pada Remaja Pengguna Instagram. 13–25.
  17. Podgurski, I., Lyons, J. S., Kisiel, C., & Griffin, G. (2014). Understanding Bad Girls: The Role of Trauma in Antisocial Behavior Among Female Youth. Residential Treatment for Children & Youth, 31(1), 80–88. https://doi.org/10.1080/0886571X.2014.880275
  18. Rakhmawati, D., Nashori, F., & Uyun, Q. (2021). Efektivitas Modifikasi Perilaku Melalui Teknik Token Ekonomi Untuk Menurunkan Perilaku Conduct Disorder pada Remaja Putri. Jurnal Psikologi TALENTA, 6(2), 22. https://doi.org/10.26858/talenta.v6i2.19891
  19. Rosdiana, P. (2021). Hubungan Antara Tingkat Kontrol Diri Dengan Kecenderungan Conduct Disorder pada Remaja Yang Tinggal di Pesantren. Diss. UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
  20. Santrock, J. W. (2007). Psikologi Pendidikan: Edisi Kedua.
  21. Singh, N. N., Lancioni, G. E., Singh Joy, S. D., Winton, A. S. W., Sabaawi, M., Wahler, R. G., & Singh, J. (2007). Adolescents With Conduct Disorder Can Be Mindful of Their Aggressive Behavior. Journal of Emotional and Behavioral Disorders, 15(1), 56–63. https://doi.org/10.1177/10634266070150010601
  22. Situngkir, R. B. G., & Wibowo, D. H. (2021). The Correlation Of Peer Conformity And Juvenile Delinquency. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 12(3), 400–405.
  23. Sugiyono, P. D. (2015). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif. In Bandung: Alfabeta.
  24. Susanti, I. G., & Wulanyani, N. M. S. (2019). Pengaruh dukungan sosial teman sebaya dan kontrol diri terhadap perundungan (bullying) pada remaja awal di Denpasar. Jurnal Psikologi Udayana 6.1, 182–192.
  25. Syaibani, R., Damayanti, N., & Hasanuddin, H. (2019). Hubungan Antara Dukungan Teman Sebaya Dan Kontrol Diri Dengan Kenakalan Remaja Sma Swasta Dharmawangsa. Proceeding: The Dream Of Millenial Generation To Grow.

Open Access Copyright (c) 2026 Jurnal Psikologi Malahayati
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.